Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Pembangunan Dranase Molor, Rawan Manipulasi Data
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Pembangunan Dranase Molor, Rawan Manipulasi Data
DaerahPemerintahan

Pembangunan Dranase Molor, Rawan Manipulasi Data

Sabairi 3 years ago 62 Views
Skertaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Agoeng Pradsojo

SURABAYA  – Belum selesainya pembangunan Drainase di beberapa titik di Surabaya yang seharusnya rampung pada 15 Desember 2022, membuat warga kota surabaya belum bisa aman dari rutinitas banjir.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi DPRD Kota Surabaya Agoeng Prasodjo menyoroti kinerja para kontraktor.

“Nanti akan kita tanyakan lagi sejauh mana pengerjaan di lapangan kok bisa belum selesai,” kata Agoeng, Rabu (14/12/2022)

Ditanya soal sanksi, Agung menjelaskan, kalau memang tidak sesuai SPK bisa diblacklist. Tapi untuk pekerjaan yang tidak sesuai jadwal pengerjaannya bisa kena denda atau sanksi lainnya.

“Artinya kan tidak profesional ini, diblacklist aja,” ujar Agung.

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

Agoeng mengatakan bahwa pekerjaan drainase yang belum sesuai itu terkesan tidak profesional dan terkesan asal-asalan.

“Seharusnya kan ada perencanaan dan pengawasan jelas,” tutur Agoeng.

Senada dengan itu, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati, dalam keterangan pers, Rabu (14/12/2022) mengatakan, dalam hal ini warga kota Surabaya sudah Dirugikan.

Molornya pekerjaan tersebut menurut Aning, karena terhambat oleh utilitas dari instansi lain, utamanya tiang listrik dari PLN.

Aning Rahmawati memaparkan saat ini pengerjaannya masih sekitar 80 %, ada 9 titik, gagal dikerjakan, karena kontraktor blacklist ada 2 titik, dan di bawah 80% ada 12 titik.

“Ini semua tentunya sangat disayangkan, PLN sebagai pemilik utilitas harusnya mempunyai manajemen yang lebih rapi dan terukur dalam penanganan utilitas sehingga tidak merugikan warga Surabaya,” ujar Aning.(lam)

Sabairi December 14, 2022
Previous Article Bersih Bersih Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan
Next Article Kemenkumham Masuk 3 Terbaik Badan Publik Informatif Kategori Kementerian
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

5 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

6 days ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

2 weeks ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?