Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Kembangkan Ekosistem Smart City, Pemkot Surabaya Gandeng UNESCAP hingga Startup
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Bisnis dan Ekonomi > Kembangkan Ekosistem Smart City, Pemkot Surabaya Gandeng UNESCAP hingga Startup
Bisnis dan EkonomiPemerintahanTeknologi

Kembangkan Ekosistem Smart City, Pemkot Surabaya Gandeng UNESCAP hingga Startup

Irman 3 years ago 55 Views
Pemkot Surabaya Gandeng UNESCAP hingga Startup

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama United Nation Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) menggelar Matchmaking and Networking Event Smart City Innovation Lab (SCIL), di Ruang Nusantara Hotel J.W Marriot, Selasa (18/7/2023). Dalam kesempatan ini, Staf Ahli Wali Kota Surabaya, Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan M. Afghani Wardhana hadir mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, sebagai keynote speech.

Dalam kegiatan SCIL ini, pemkot bersama UNESCAP mengajak para pelaku startup asal Kota Pahlawan untuk turut serta mewujudkan Surabaya sebagai smart city. Di kesempatan ini juga, pemkot juga melibatkan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Staf Ahli Wali Kota Surabaya, Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan M. Afghani Wardhana mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari kolaborasi antara pemkot dengan pelaku startup, perguruan tinggi, UNESCAP dan UCLG ASPAC dalam mewujudkan Surabaya Smart City.

Dalam kesempatan ini, Afghani menyampaikan pesan Wali Kota Eri Cahyadi yang dirangkum menjadi beberapa poin. Diantaranya adalah, smart economy, smart mobility, smart governance, dan smart living and environment. Poin-poin tersebut merupakan inisiatif dan program unggulan yang telah dilakukan Pemkot Surabaya dalam mewujudkan smart city.

“Jadi hampir semua, baik itu pemerintah, baik itu masyarakatnya diharapkan bisa mengimplementasikan sebagai kota yang cerdas itu seperti apa dan Kota Surabaya menggandeng startup untuk berperan aktif mengedukasi ke seluruh lapisan masyarakat,” kata Afghani.

Bank Jatim Apex Padel League 2026 Resmi Digelar, Buka Jalan Atlet Muda Bersinar
Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

Dengan adanya kegiatan ini, Afghani mengatakan, Wali Kota Eri Cahyadi ingin berbagai program berbasis teknologi yang dijalan Pemkot Surabaya bisa berjalan sesuai visi tersebut. Dengan melibatkan pihak swasta dan perguruan tinggi, diharapkan bisa menggali potensi dan mengedukasi masyarakat dalam mewujudkan Surabaya sebagai smart city.

“Jadi tidak cukup sosialisasi dan edukasi itu dilakukan oleh pemkot saja, akan tetapi semua lapisan harus dilibatkan. Mulai dari startup, media, perguruan tinggi, hingga UCLG ASPAC juga dilibatkan sehingga bisa menjadi kekuatan dalam mewujudkan kota yang pintar dan cerdas,” katanya.

Di samping itu, Regional Manager UCLG ASPAC Helmi Abidin menerangkan, kegiatan Matchmaking and Networking Event Smart City Innovation Lab (SCIL) ini adalah untuk melakukan seleksi terhadap pelaku startup yang dilibatkan dalam pengembangan ekosistem dan mewujudkan Surabaya smart city. Sedangkan peran dari UCLG ASPAC, yakni sebagai penghubung antara Pemkot Surabaya dengan UNESCAP dalam mengembangkan ekosistem smart city.

Helmi menambahkan, tugas UCLG ASPAC dalam kesempatan ini tidak hanya menjadi penghubung antara Pemkot Surabaya dengan UNESCAP. Akan tetapi juga ikut mendukung pengembangan ekosistem smart city di Surabaya. “Kami juga mendukung implementasi secara langsung hasil pengembangan ekosistem setelah pemilihan startup secara langsung,” terang Helmi.

Helmi mengaku, UCLG ASPAC sebelumnya juga ikut serta dalam pengembangan ruang publik dan sebagainya di Kota Surabaya. Dalam seleksi kali ini ada 5 startup asal Indonesia yang berkesempatan ikut dalam pengembangan ekosistem smart city di Kota Surabaya, diantaranya adalah Cityplan, Surplus Indonesia, Jaramba, SMEs Pack, dan Buandisini.

“Itu merupakan salah satu bentuk Kota Surabaya dalam memanfaatkan jejaring internasional, baik itu level regional maupun global untuk mendukung pengembangan pembangunan di kota ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membantu Surabaya dalam menjawab tantangan ke depan,” pungkasnya. (irm)

TAGGED: Pemkot Surabaya
Irman July 18, 2023
Previous Article Goes to Puspaga Balai RW, Forum Anak Surabaya Sosialisasi Cegah Perundungan di Sekolah
Next Article Salah Satu Dewan Guru SMP N 03 Ulu Musi Dinilai Warga Jarang Masuk Sekolah
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Bank Jatim Apex Padel League 2026 Resmi Digelar, Buka Jalan Atlet Muda Bersinar

3 hours ago

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

5 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

7 days ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?