SAMPANG-Beredar Video viral mempertontonkan aksi para pemuda saling adu jotos di akhir acara Even besar Duareh Dumalem di Sampang dalam rangka pagelaran parade musik tradisional Daul Combo dan Daul Dug-dug hari ke 2 yang diselenggaran Bupati Sampang H. Slamet Junaidi membuat heboh anggota group WA, Bahkan dalam video tersebut para penonton yang didominasi oleh anak muda saling adu jotos hingga ada yang terpelanting pada, Minggu (30/04/2023).
Belakangan aksi adu jotos tersebut di ketahui terjadi di depan Bengkel Resmi Honda AHASS Jl. KH. Wahid Hasim Sampang, dalam video berdurasi 00:20 detik itu memperlihatkan Video Adu Jotos saat pukul 00:54 WIB.
Video tersebut ramai diperbincangkan di WhatsApp Grup (WAG) Kabupaten Sampang, menurut salah satu anggota group, (AI) kejadian tersebut terjadi karena saling senggol sehingga mengakibatkan salah paham antara dua belah kubu. Kemudian terjadilah tawuran seperti video yang beredar.
“Reng dimmah jiah Mak langka makesro remunah Bupati Sampang” ( Orang Mana itu Kok Bikin Ricuh Di acaranya Bupati Sampang) komentar salah satu anggota WAG.
“Se jellas Benni rengdelem Nom” (yang jelas bukan orang dalam Om) jawab teman yang juga anggota WAG.
Sebelumnya, pihak panitia sudah menghimbau kepada para penonton agar tidak saling berdesakan, namun masih saja membandel.
Sedangkan para aparat keamanan TNI/Polri sudah berjaga di atas panggung dan juga titik titik keluar masuk kendaraan, untuk mengamankan Acara tersebut, tapi masih saja terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Sekedar diketahui, Pagelaran Parade Musik tradisional Combodug merupakan event tahunan yang sejatinya rutin digelar setiap malam lebaran ketupat, namun telah vakum selama tiga tahun akibat Pandemi COVID-19, Dimana Start bertempat di Depan Taman Trunojoyo dan Finish Di Monumen Sampang.
Banyaknya peserta yang berpartisipasi, membuat panitia membagi dua hari dengan total Daul Combo 24 peserta di hari pertama dan Daul Dugdug 17 peserta di hari kedua.(*/min)

