Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Dua Organisasi Mahasiswa Terlibat Pertikaian Hingga Penganiayaan
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Dua Organisasi Mahasiswa Terlibat Pertikaian Hingga Penganiayaan
DaerahPendidikanZona Madura

Dua Organisasi Mahasiswa Terlibat Pertikaian Hingga Penganiayaan

admin 4 years ago 653 Views
Mahasiswa Sumenep saat membuat laporan Polisi

SUMENEP-Dua kubu organisasi besar mahasiswa di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur terlibat pertikaian hingga dugaan penganiayaan.

Dugaan penganiayaan tersebut ditengarai adanya ketersinggungan yang diduga dilakukan oleh beberapa aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep terhadap sejumlah Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga berujung Laporan Polisi.

Hal itu dibuktikan dengan surat Laporan Polisi dengan nomor LP/B/233/IX/202/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur.

Menurut Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Komisariat Paramadina Sumenep, Hodaivi mengatakan, kasus dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada hari Rabu 14 September 2022 sekira pukul 17.30 wib.

“Saat itu, aktivis PMII sedang mendatangi kantor Komisariat HMI di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep,kedatangan organisasi PMII tersebut dalam rangka membahas permasalahan yang terjadi pada hari Selasa  13 September 2022. Pada saat acara penyambutan mahasiswa baru di Kampus Unija Sumenep,  pelapor memainkan gas sepeda motor miliknya dengan tujuan untuk memeriahkan acara penyambutan mahasiswa tersebut,” jelas Hodaivi, Jumat (16/9/2022).

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
Didukung Dahlan Iskan, Hariyanto Resmi Maju Calon Ketua Umum DPN PERADI di Munas IV
Wanprestasi Berujung Penjara, Kuasa Hukum Soroti Penahanan Pedagang Kasur di Sidoarjo.

Saat itu di duga Kader dari organisasi PMII ada yang merasa tersinggung.“Saat pembahasan berlangsung  pukul 18.00 wib, Kader organisasi PMII meminta pelapor untuk minta maaf kepada organisasi PMII atas tindakan yang dilakukan saat acara penyambutan mahasiswa baru di Kampus Unija Sumenep,” tutur Hodaivi.

Atas permintaan itu, pelapor bersama organisasi HMI bersedia memenuhi permintaan tersebut dengan harapan antar organisasi ini bisa damai dan tidak ada permasalahan,Jumat (16/9/2022)

“Akan tetapi, di saat pelapor menyampaikan permintaan ma’afnya, tiba-tiba pembicaraan pelapor dipotong oleh inisial A dengan cara meneriaki pelapor,” paparnya.

Kemudian setelah itu, kata Hodaivi melanjutkan, inisial A langsung menendang dan memukul pelapor menggunakan kaki dan tangan kanan sehingga mengenai kepala pelapor.

“Pada saat pelapor ditendang, pelapor jatuh ke samping kanan, pada saat sudah terjatuh, pelapor diinjak-injak oleh inisial A bahkan diikuti anggota lain,”imbuhnya.

Mengetahui rekannya dipukul dan dikeroyok, kemudian Kader HMI bernama Joni berusaha untuk melindungi pelapor, namun pada saat Joni melindungi pelapor, Joni terkena pukul di bagian kepala, punggung, dan di pipi sebelah kiri.

“Selanjutnya,saat terjadi keributan, kemudian korban Firdaus Ahmad Faqih memvideokan kejadian tersebut, namun pada saat merekam kejadian, Faqih ketahuan oleh salah satu anggota organisasi PMII tersebut, sehingga Faqih dipukul yang mengenai kepala dan dicengkeram oleh salah satu anggota organisasi PMII yang tidak ketahui siapa yang melakukan dirinya namun hanya ingat dengan wajah yang memukul,” Ungkapnya.

Pertikaian yang memanas  tersebut sudah mulai kondusif dengan adanya perampasan Hp milik Faqih yang digunakan untuk merekam kejadian tersebut, dan hasil rekaman video disuruh hapus oleh anggota Organisasi PMII.

Saat situasi di dalam Kantor Komisariat sudah kondusif, tiba-tiba massa dari organisasi PMII yang berada di luar Kantor Komisariat memaksa masuk ke dalam Kantor dikarenakan ada yang memicu terjadinya keributan lagi, sehingga korban Miftahol Amir mencoba menghalangi massa dari organisasi PMII yang berada di luar Kantor Komisariat HMI untuk masuk ke dalam.

Namun pada saat Amir menghalangi dan berdiri di pintu, Ia dipukul oleh massa dari organisasi PMII tersebut, dan mengenai kepala bagian belakang, kemudian dari depan pun AMIR dipukul oleh inisial A tersebut mengenai atas pelipis, yang diikuti oleh salah satu anggota PMII dengan menendang, selanjutnya inisial A memukul AMIR lagi dan mengenai pipi sebelah kiri,” ulasnya.

“Pertikaian yang di warnai pemukulan dengan secara bersama mengakibatkan kubu organisasi HMII mengalami luka dan korban tersebut diantaranya

Miftahol Amir mengalami sakit di bagian kepala dan luka di bagian wajah

TAGGED: hmi, mahasiswa, pamekasan
admin September 17, 2022
Previous Article Gandeng Ojol Serta Hiburan Malam, Polisi Tekan Peredaran Narkoba
Next Article Polisi Akan Operasi Sikat Semeru 2022, ini Tanggal dan Sasaran

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

7 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

1 week ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago

Didukung Dahlan Iskan, Hariyanto Resmi Maju Calon Ketua Umum DPN PERADI di Munas IV

1 month ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?