Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Event IFRC Bawa UMKM Banyuwangi Laris Manis
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Event IFRC Bawa UMKM Banyuwangi Laris Manis
Daerah

Event IFRC Bawa UMKM Banyuwangi Laris Manis

Red.01 seputar indonesia 3 years ago 281 Views

BANYUWANGI – Pelaku UMKM Banyuwangi ketiban gawai meski bukan hari libur.

Ya, operator tambang emas PT Bumi Suksesindo menjadi tuan rumah dalam ajang Indonesian Fire & Rescue Challenge (IFRC) Ke-19.

Event IFRC ini bukan hanya melambungkan nama Banyuwangi, Jawa Timur, disektor keselamatan pertambangan. Tapi juga membawa berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM di destinasi Pantai Pulau Merah.

Dagangan mereka laris manis. Dan tentunya keuntungan pelaku UMKM yang didominasi masyarakat lokal, meningkat.

Maklum, PT Bumi Suksesindo (PT BSI) selaku tuan rumah event sengaja memilih tempat wisata di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tersebut sebagai salah satu venue perlombaan. Maka jangan heran, meski bukan dihari libur atau akhir pekan, pantai dengan gugusan pulau ini terlihat ramai pengunjung.

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
Wanprestasi Berujung Penjara, Kuasa Hukum Soroti Penahanan Pedagang Kasur di Sidoarjo.
Perang Dingin Memuncak! Bupati Sidoarjo Balas Laporkan Rahmat Muhajirin ke Polda Jatim Terkait Penggelapan SHM.

Dan wisatawan yang datang bukan hanya warga lokal. Tapi dari seantero Nusantara. Yakni anggota 24 tim rescue peserta IFRC beserta keluarga.

Kondisi ini berimbas pula pada penghasilan para pelaku UMKM. Khususnya mereka yang menjajakan souvenir dan kuliner. Seperti yang diakui oleh Nur Hayati, pelaku UMKM santap tradisional diarea destinasi Pantai Pulau Merah.

“Jadi lebih ramai sehingga ada peningkatan penghasilan. Kopi dan makanan lebih banyak yang beli,” katanya, Selasa (15/11/2022).

Hal yang sama juga disampaikan Siti Rahayu, pemilik cafe Pandan Arum. Menurutnya sejak jelang pelaksanaan IFRC ke-19, pengunjung tempat usahanya selalu ramai.

“Kami senang sekali. Kami berharap bisa sering ada event kayak gini, sehingga usaha kami terus laris,” ungkapnya.

Direktur PT BSI, Riyadi Effendi menyampaikan, sebagai tuan rumah IFRC ke-19 sekaligus pelaku investasi di Banyuwangi, pihaknya berkomitmen untuk mendukung program pemerintah daerah. Salah satunya dalam pengembangan sektor pariwisata.

Sebagai bukti kesungguhan, dalam ajang IFRC ke-19, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini memilih sejumlah tempat wisata ikonik Bumi Blambangan sebagai venue. Salah satunya destinasi Pantai Pulau Merah.

Harapannya, para peserta yang hadir dari seluruh Indonesia dapat mengenal lebih dekat lokasi-lokasi wisata di Banyuwangi.

“Ada empat venue perlombaan. Site PT BSI, Pantai Pulau Merah, Pantai Marina Boom Banyuwangi dan Gedung Wanita Banyuwangi,” kata Teddy, sapaan akrab Riyadi Effendi.

“Selain itu, para peserta juga akan kita ajak keliling sejumlah destinasi wisata unggulan di Banyuwangi,” imbuhnya.

Teddy bercerita, awalnya kegiatan IFRC akan diadakan di dalam site PT BSI. Namun, melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi dari berbagai daerah, perusahaan pun menambah jumlah venue untuk acara tersebut.

“Kami melihat potensi pariwisata di Banyuwangi ini sangat besar, termasuk salah satunya di Pantai Pulau Merah yang terletak dekat dengan lokasi site PT BSI. Pantai ini sangat indah dan sering dikunjungi masyarakat lokal, nasional, bahkan wisatawan asing,” bebernya.

Sebagai gambaran, IFRC ke-19 diikuti oleh 24 tim rescue perusahaan pertambangan dari seluruh Indonesia. Acara ini merupakan wadah saling belajar dan berbagi ilmu rescue tingkat lanjut serta teknologi dan kerja sama untuk mencegah korban jiwa dan cidera dalam melakukan operasi penyelamatan.

Salah satu tujuan IFRC adalah untuk mempromosikan pencegahan cidera, melalui edukasi dan kesiapsiagaan bagi semua tim dengan memperkenalkan serta membangun konsep tingkat nasional dan internasional.

“Kami berharap ajang IFRC ke-19 akan memberikan dampak positif bagi Banyuwangi, salah satunya agar wisata dan budayanya semakin dikenal di tingkat nasional. Selain itu, para tamu dan peserta memperoleh kesan positif tentang Banyuwangi, sehingga bisa kembali lagi di lain waktu,” tuturnya.

Adapun, acara IFRC ke-19 resmi dimulai pada hari Selasa, 14 November 2022 hingga sepekan ke depan dan ditutup pada 22 November 2022. Perusahaan berharap acara ini juga mampu mendorong geliat perekonomian masyarakat lokal di sekitar daerah wisata yang sempat terpuruk karena hantaman pandemi Covid-19. (*)

Red.01 seputar indonesia November 15, 2022
Previous Article Didukung PT BSI, Wisata Ikonik Banyuwangi Jadi Venue Event IFRC
Next Article Siswa SMKN Se-Bojonegoro Terus Berinovasi Ciptakan Alat
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

4 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

5 days ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago

Wanprestasi Berujung Penjara, Kuasa Hukum Soroti Penahanan Pedagang Kasur di Sidoarjo.

1 month ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?