<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Seputar Indonesia</title>
                <atom:link href="https://seputarindonesia.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://seputarindonesia.net/</link>
                <description>Bukan sekadar media berita, tetapi menjadi ruang pencatat perjalanan bangsa dalam mencatat kebijakan, kekuasaan, kegagalan, harapan, dan suara rakyat yang sering terabaikan.</description>
                <lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2026 16:26:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://seputarindonesia.net/</generator>
                <image>
                    <url>https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Seputar Indonesia</title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8192-midea-resmikan-ac-pro-shop-kelima-di-surabaya-perkuat-layanan-dan-penjualan-bersama-ufo-elektronika</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8192-midea-resmikan-ac-pro-shop-kelima-di-surabaya-perkuat-layanan-dan-penjualan-bersama-ufo-elektronika</guid>
                    <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 16:26:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &ndash; Midea Electronics Indonesia terus memperluas jangkauan bisnisnya di Tanah Air dengan menghadirkan jaringan penjualan dan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Midea AC Pro Shop kelima di Kota Surabaya yang menggandeng UFO Elektronikasebagai mitra strategis.</p>
<p>Peresmian yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) itu digelar di Jl. Gubeng Kertajaya XI No. 10, Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dan dihadiri jajaran manajemen Midea Electronics Indonesia, di antaranya Vice President Michael Adisuhanto, Head of Sales Residential Air Conditioner Ighvar Rabbighfirly, serta Branch Manager Surabaya Hans Christian Herjanto.</p>
<p>Vice President Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, mengatakan pembukaan Midea AC Pro Shop merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan akses produk dan layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Peresmian Midea AC Pro Shop bersama UFO Elektronika merupakan salah satu langkah strategis kami untuk semakin mendekatkan produk dan layanan Midea kepada masyarakat. Melalui Midea AC Pro Shop, kami tidak hanya menghadirkan rangkaian produk AC berkualitas dengan teknologi terkini, tetapi juga layanan konsultasi serta purna jual yang profesional. Kami optimis kehadiran Midea AC Pro Shop akan semakin memperkuat posisi Midea sebagai salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia untuk solusi pendingin udara,&rdquo; ujar Michael.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan AC Pro Shop tidak hanya menjadi tempat penjualan produk, tetapi juga pusat informasi dan konsultasi bagi konsumen dalam memilih sistem pendingin udara yang sesuai dengan kebutuhan hunian maupun usaha.</p>
<p>Sementara itu, Head of Sales Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Ighvar Rabbighfirly, berharap kehadiran gerai terbaru tersebut mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih lengkap bagi pelanggan.</p>
<p>&ldquo;Kami berharap Midea AC Pro Shop UFO Elektronika dapat menjadi pusat solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan produk AC Midea sekaligus memperoleh layanan konsultasi, instalasi, hingga purna jual yang terpercaya,&rdquo; katanya.</p>
<p>Sebagai salah satu merek elektronik global, Midea terus mengembangkan konsep AC Pro Shop sebagai pusat solusi tata udara yang menghadirkan berbagai pilihan produk pendingin udara dengan teknologi modern, desain yang mengikuti perkembangan zaman, serta didukung tenaga penjualan yang kompeten.</p>
<p>Melalui konsep tersebut, pelanggan diharapkan tidak hanya memperoleh produk berkualitas, tetapi juga mendapatkan rekomendasi yang tepat sesuai kebutuhan, mulai dari penggunaan rumah tangga hingga kebutuhan komersial.</p>
<p>Direktur Utama PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFO Elektronika), Poedji Harixon, menyambut positif kolaborasi yang terjalin dengan Midea. Menurutnya, pembukaan Midea AC Pro Shop kelima di Surabaya akan semakin memudahkan masyarakat memperoleh produk AC berkualitas beserta layanan pendukungnya.</p>
<p>&ldquo;Kami percaya kehadiran Midea AC Pro Shop akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya dalam memperoleh produk AC berkualitas beserta layanan yang lengkap. Kami mengundang masyarakat untuk mengunjungi Midea AC Pro Shop UFO Elektronika dan menemukan berbagai pilihan AC Midea yang sesuai dengan kebutuhan rumah maupun bisnis,&rdquo; tutup Poedji.</p>
<p>Dengan bertambahnya jaringan Midea AC Pro Shop di Surabaya, Midea optimistis dapat memperkuat posisinya di pasar pendingin udara nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen melalui dukungan jaringan distribusi dan layanan purna jual yang semakin luas.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/img7363.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Teknologi]]></category><category><![CDATA[Bisnis dan ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8191-residivis-kembali-edarkan-sabu-satresnarkoba-polres-pelabuhan-tanjung-perak-bongkar-modus-ranjau-di-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8191-residivis-kembali-edarkan-sabu-satresnarkoba-polres-pelabuhan-tanjung-perak-bongkar-modus-ranjau-di-surabaya</guid>
                    <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:08:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &nbsp;&ndash; Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Surabaya kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan seorang pria berinisial TWS(29), warga Jalan Bratang, Surabaya, yang diduga menjadi kurir sabu dengan sistem ranjau.</p>
<p>Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan yang dilakukan petugas berdasarkan informasi terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Surabaya. TWS diamankan pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah rumah di kawasan Jalan Sidosermo.</p>
<p>Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 12 paket sabu dengan berat bruto sekitar 12,18 gram. Selain barang bukti narkotika, turut disita sebuah kotak telepon seluler dan satu unit ponsel yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi dalam menjalankan aksinya.</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan mengarah pada keterlibatan seorang pemasok berinisial KING yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).</p>
<p>&ldquo;Pengendali memerintahkan tersangka mengambil sejumlah paket sabu dari lokasi tertentu, kemudian mendistribusikannya kembali dengan metode ranjau di beberapa titik sesuai petunjuk yang diberikan melalui aplikasi komunikasi. Saat proses tersebut berlangsung, anggota kami berhasil melakukan penangkapan sehingga seluruh paket dapat diamankan,&rdquo; jelas AKP Adik Agus Putrawan.</p>
<p>Menurutnya, lokasi peletakan paket sabu tersebar di sejumlah kawasan di Surabaya, di antaranya Jalan Jemur Sari, Jalan Margorejo, Jalan Pucang, hingga Jalan Deltasari.</p>
<p>Dari hasil penyidikan sementara, tersangka mengaku menerima imbalan uang sebesar Rp20 ribu untuk setiap paket yang berhasil ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan. Selain itu, ia juga memperoleh sebagian sabu sebagai bentuk kompensasi yang kemudian digunakan untuk konsumsi pribadi.</p>
<p>&ldquo;Motif ekonomi menjadi salah satu faktor, namun tersangka juga mengaku kembali terjerumus karena memperoleh narkotika secara cuma-cuma. Hal inilah yang sedang kami dalami untuk mengungkap jaringan di atasnya,&rdquo; ujar AKP Adik Agus Putrawan.</p>
<p>Penyidik juga menemukan fakta bahwa TWS bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Ia merupakan residivis perkara penyalahgunaan narkotika pada 2023 dan telah menjalani hukuman penjara selama dua tahun enam bulan. Setelah bebas, tersangka diduga kembali bergabung dengan jaringan yang dikendalikan oleh KING.</p>
<p>Atas perbuatannya, TWS dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>
<p>Hingga kini, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak masih melakukan pengembangan guna memburu KING serta mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan peredaran sabu tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/img7264-compressed.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Kriminal]]></category><category><![CDATA[Tni polri]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8190-kasus-arisan-bodong-rp8-miliar-mandek-korban-desak-polrestabes-surabaya-segera-tahan-terlapor</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8190-kasus-arisan-bodong-rp8-miliar-mandek-korban-desak-polrestabes-surabaya-segera-tahan-terlapor</guid>
                    <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &ndash; Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan arisan dengan total kerugian mencapai sekitar Rp8 miliar yang menyeret sekitar 100 korban menuai sorotan. Para korban mempertanyakan lambatnya proses penyidikan di Polrestabes Surabaya setelah laporan yang semula dibuat di Polda Jawa Timur dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.</p>
<p>Salah satu korban, DJ Serin Amelia, mengaku kecewa karena hingga kini perkara yang telah bergulir selama hampir 4 bulan berjalan tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Bahkan, setelah pelimpahan perkara dari Polda Jatim, menurutnya penanganan kasus terkesan berjalan lambat.</p>
<p>Berdasarkan dokumen Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang diterima redaksi, laporan polisi tersebut dibuat di Polda Jawa Timur pada 2 April 2026 terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP. Selanjutnya, penanganan perkara dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.</p>
<p>&ldquo;Sudah sekitar empat bulan sejak dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya, tetapi kami sebagai korban merasa kasus ini seperti mandek. Kami hanya berharap ada kepastian hukum,&rdquo; ujar Serin kepada wartawan.</p>
<p>Dalam perkara tersebut, nilai kerugian yang dialami para korban bervariasi. Serin Amelia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp300 juta, korban bernama Tiara sebesar Rp48 juta, sedangkan Ayu Adelia mengalami kerugian sekitar Rp191 juta. Secara keseluruhan, kerugian yang dialami sekitar 100 korban diperkirakan mencapai Rp8 miliar.</p>
<p>Para korban menyebut arisan tersebut dikelola oleh seorang manajer bernama Anita, sementara sosok Kartika juga dilaporkan sebagai pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.</p>
<p><br />Menurut Serin, penyidik telah melayangkan panggilan kedua kepada pihak terlapor. Pada hari ini, sebanyak lima orang anggota arisan juga menjalani pemeriksaan sebagai saksi guna melengkapi berkas penyidikan.</p>
<p>Meski demikian, Serin mengaku menyayangkan pernyataan penyidik yang menyebut perkara tersebut belum memenuhi unsur untuk dilakukan penahanan terhadap Kartika maupun manajernya.</p>
<p>&ldquo;Kami sangat menyayangkan pernyataan penyidik yang mengatakan belum memenuhi unsur untuk dilakukan penahanan. Padahal, setahu kami terlapor baru diperiksa satu kali. Kami sebagai korban berharap ada langkah hukum yang lebih tegas agar memberikan rasa keadilan,&rdquo; kata Serin.</p>
<p><img src="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/foto-terlapor-kartika.jpeg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah anggota arisan mengaku masih sering melihat Kartika beraktivitas di sejumlah tempat hiburan malam di Surabaya, sementara kewajiban untuk mengembalikan dana para anggota belum juga dipenuhi.</p>
<p>&ldquo;Kami sering mendapat informasi dan ada yang melihat langsung Kartika masih datang ke beberapa club malam di Surabaya. Sementara uang para member belum dikembalikan. Kondisi ini membuat para korban semakin resah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Para korban berharap penyidik Polrestabes Surabaya dapat mempercepat proses penyidikan, mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh korban yang telah menunggu perkembangan kasus selama berbulan-bulan.</p>
<p><br />Hingga berita ini diterbitkan, Polrestabes Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyidikan, alasan belum dilakukannya penahanan terhadap pihak yang dilaporkan, maupun target penyelesaian perkara tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/img7243-compressed.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[foto korban penipuan arisan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Kriminal]]></category><category><![CDATA[Hukum]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8189-polres-pelabuhan-tanjung-perak-bantah-isu-dua-tersangka-narkoba-dibebaskan-dan-tuduhan-uang-rp70-juta</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8189-polres-pelabuhan-tanjung-perak-bantah-isu-dua-tersangka-narkoba-dibebaskan-dan-tuduhan-uang-rp70-juta</guid>
                    <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 13:43:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &ndash; Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi yang menyebut dua tersangka kasus narkotika berinisial A dan R telah dibebaskan hanya beberapa hari setelah diamankan. Polisi memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan kedua tersangka hingga kini masih menjalani proses hukum.</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, SH., MH., mengatakan bahwa kedua tersangka saat ini masih ditahan di Rumah Tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia menegaskan proses penyidikan terus berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>&ldquo;Status kedua tersangka tetap ditahan di Rutan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Proses hukum berjalan penuh sesuai regulasi perundang-undangan yang berlaku. Fakta di lapangan tidak ada pembebasan dalam hitungan hari seperti yang diisukan,&rdquo; tegas AKP Adik Agus Putrawan.</p>
<p>Menurutnya, kabar yang beredar mengenai pembebasan kedua tersangka hanyalah opini yang tidak didasarkan pada fakta.</p>
<p>&ldquo;Sekali lagi saya tegaskan, kedua tersangka masih berada di dalam tahanan. Informasi yang menyebut mereka bebas adalah tidak benar. Ini murni opini tanpa dasar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Selain membantah isu pembebasan tersangka, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga menepis rumor yang menyebut adanya transaksi uang sebesar Rp70 juta untuk menghentikan proses hukum perkara tersebut.</p>
<p>AKP Adik Agus Putrawan menegaskan tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan meminta setiap pihak yang menyampaikan informasi kepada publik untuk mengedepankan bukti yang sah.</p>
<p>&ldquo;Tuduhan uang Rp70 juta itu sama sekali tidak benar. Melempar tuduhan ke publik wajib berbasis bukti yang akurat. Jangan membangun opini menyesatkan yang bertujuan mencoreng institusi penegak hukum,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh insan pers agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.</p>
<p>Menurutnya, pemberitaan yang tidak didahului proses konfirmasi kepada pihak terkait berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Konfirmasi adalah pilar penting agar berita utuh. Jangan sampai ruang publik dijejali asumsi seolah-olah itu fakta,&rdquo; ucapnya.</p>
<p>Menutup keterangannya, AKP Adik Agus Putrawan mengajak media untuk terus mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, serta memenuhi unsur 5W+1H dalam setiap pemberitaan. Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjung Perak terbuka terhadap media yang membutuhkan informasi resmi terkait penanganan perkara.</p>
<p>&ldquo;Kepolisian membuka pintu informasi seluas-luasnya, namun menolak keras segala bentuk jurnalisme spekulatif. Klarifikasi resmi ini diterbitkan sebagai hak jawab sekaligus jaminan bahwa penegakan hukum kasus narkotika di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak berjalan bersih, transparan, dan akuntabel,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/49fed378-641b-42f1-89b4-7bbfde803417-compressed.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Kriminal]]></category><category><![CDATA[Tni polri]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Permintaan Penghapusan Konten Menyasar Produk Jurnalistik Dinilai Tidak Boleh Dilakukan Sembarangan]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8188-permintaan-penghapusan-konten-menyasar-produk-jurnalistik-dinilai-tidak-boleh-dilakukan-sembarangan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8188-permintaan-penghapusan-konten-menyasar-produk-jurnalistik-dinilai-tidak-boleh-dilakukan-sembarangan</guid>
                    <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan penghapusan k]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA &ndash; Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan penghapusan konten yang menyasar produk jurnalistik dinilai tidak boleh dilakukan sembarangan karena berpotensi berbenturan dengan kemerdekaan pers dan hak publik memperoleh informasi.</p>
<p>Persoalan tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk "Penghapusan Konten Digital vs Kemerdekaan Pers" yang digelar Rumah Literasi Digital (RLD) bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya dan Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) di Hanaka Social Space, Surabaya, Jumat (10/7/2026).</p>
<p>Web Development Rumah Literasi Digital, Fatchur Rohman, mengatakan reputasi digital kini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penilaian masyarakat terhadap seseorang atau lembaga melalui hasil pencarian di internet.</p>
<p>Menurut dia, pengelolaan reputasi sebaiknya dilakukan dengan cara yang etis, seperti memperkuat konten positif atau mengajukan permohonan kepada redaksi sesuai prosedur yang berlaku, bukan meminta pihak ketiga menghapus pemberitaan.</p>
<p>"Pengelolaan reputasi digital seharusnya dilakukan melalui mekanisme yang benar, bukan dengan intervensi terhadap karya jurnalistik. Pihak di luar ekosistem pers tidak semestinya menentukan nasib sebuah berita tanpa melalui proses keredaksionalan," ujar Fatchur saat memaparkan materi Reputasi Digital, Hak Individu dan Tantangan Jurnalistik di Era Digital.</p>
<p>Ia juga mengingatkan adanya praktik pelaporan kepada penyedia layanan web hosting yang berpotensi membuat situs media ditangguhkan meski konten yang dipersoalkan merupakan produk jurnalistik.</p>
<p>Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Ketua Tim Tata Kelola Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jatim, Aulia Bahar Purnama, menjelaskan permintaan penghapusan informasi di ruang digital memiliki mekanisme berbeda, bergantung pada jenis kontennya.</p>
<p>Menurut dia, permintaan penghapusan data pribadi tidak dapat disamakan dengan penghapusan karya jurnalistik yang diatur melalui ketentuan khusus dalam Undang-Undang Pers.</p>
<p>"Dalam konteks pemberitaan pers, mekanismenya berbeda. Penyedia hosting tidak memiliki kewenangan menghapus berita tanpa melalui prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang mengatur kerja pers," katanya.</p>
<p>Aulia menambahkan, pemberitaan memang bisa berdampak pada reputasi seseorang. Namun berita juga berfungsi sebagai dokumentasi sejarah, kontrol sosial, dan referensi bagi masyarakat sehingga keberadaannya memiliki nilai kepentingan publik.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan Ketua Forum Pemimpin Redaksi SMSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat. Ia menegaskan kemerdekaan pers dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>
<p>"Dalam jurnalistik tidak dikenal sensor, pemberedelan, maupun penghapusan berita di luar mekanisme yang telah diatur. Intervensi terhadap konten jurnalistik tanpa rekomendasi Dewan Pers berpotensi mengganggu kebebasan pers," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo, Harliantara, menilai literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat memahami perbedaan antara hak atas privasi, hak memperoleh informasi, dan fungsi pers dalam negara demokrasi.</p>
<p>Ia menjelaskan karakter media digital membuat informasi tersimpan dalam waktu lama dan mudah ditemukan kembali melalui mesin pencari. Karena itu, masyarakat perlu memahami mekanisme penyelesaian sengketa informasi secara tepat.</p>
<p>"Literasi digital harus terus diperkuat agar masyarakat memahami posisi hak atas informasi, hak privasi, dan fungsi pers dalam kehidupan demokrasi. Semua itu perlu ditempatkan secara seimbang sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.</p>
<p>Direktur Rumah Literasi Digital, Andika Ismawan, mengatakan berkembangnya ruang digital memunculkan tantangan baru dalam menyeimbangkan hak individu atas reputasi dengan kepentingan publik terhadap informasi.</p>
<p>Menurut dia, sengketa pemberitaan semestinya diselesaikan melalui hak jawab, hak koreksi, atau mekanisme di Dewan Pers sebagaimana diatur dalam UU Pers.</p>
<p>Andika juga mengingatkan bahwa tindakan mengakses sistem elektronik media tanpa hak maupun mengubah atau menghapus informasi elektronik dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).</p>
<p>"Kami ingin masyarakat memahami bahwa sengketa pers memiliki mekanisme penyelesaian tersendiri. Hak individu tetap harus dihormati, tetapi jangan sampai mengorbankan kemerdekaan pers maupun integritas arsip informasi publik," ujar Andika.</p>
<p>Diskusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyelesaian sengketa pers sehingga perlindungan hak individu tetap berjalan seiring dengan penghormatan terhadap kemerdekaan pers dan kepentingan publik atas informasi.</p>
<p>Kesuksesan Jagongan Bareng RLD ini terselenggara atas kolaborasi RLD, PFI Surabaya, dan Forkom Jurnalis Nahdliyin, dengan dukungan PTPN I Regional 5, PT Jaya Sejati Logistik, PT Solusi Cipta Reka, Hanaka Social Space, Aipel Computer, Mulyadi & Partners Law Firm, Pecel Pincuk Syafira, serta Bengkel Mobil Newfast.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/rumah-literasi-digital.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Rumah Literasi Digital]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Mas Rio]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, Teknologi AI hingga 3D Printing Ramaikan Pameran Industri Grafika Terbesar di]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8187-surabaya-printing-expo-2026-resmi-dibuka-teknologi-ai-hingga-3d-printing-ramaikan-pameran-industri-grafika-terbesar-di</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8187-surabaya-printing-expo-2026-resmi-dibuka-teknologi-ai-hingga-3d-printing-ramaikan-pameran-industri-grafika-terbesar-di</guid>
                    <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, Teknologi AI hingga 3D Printing Ramaikan Pameran Industri Grafika Terbesar di Indonesia Timur]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &nbsp;&ndash; Industri percetakan nasional terus menunjukkan geliat positif di tengah pesatnya transformasi digital. Hal itu terlihat dari dibukanya Surabaya Printing Expo (SPE) 2026, pameran industri grafika terbesar di kawasan Indonesia Timur yang resmi digelar di Grand City Convention Center, Surabaya, Rabu (8/7/2026).</p>
<p>Memasuki penyelenggaraan yang ke-19, pameran yang diinisiasi Krista Exhibitions Group ini berlangsung hingga 11 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 150 perusahaan dari dalam dan luar negeri, termasuk 10 pelaku UMKM, serta menargetkan kunjungan 15.000 pengunjung dari berbagai sektor industri.</p>
<p>Ajang business to business (B2B) tersebut menjadi wadah strategis bagi produsen, distributor, desainer grafis, pelaku usaha, hingga profesional industri percetakan untuk memperluas jaringan bisnis, menjalin kemitraan, sekaligus mengenal perkembangan teknologi terbaru yang kini mengubah wajah industri grafika.</p>
<p>CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Surabaya memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan nasional sehingga dinilai tepat menjadi tuan rumah penyelenggaraan pameran grafika berskala internasional.</p>
<p>&ldquo;Surabaya Printing Expo 2026 kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku industri grafika. Kami ingin mempertemukan teknologi, inovasi, dan para pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing industri percetakan Indonesia di tengah percepatan transformasi digital,&rdquo; ujar Daud dalam sambutannya saat Opening Ceremony.</p>
<p>Menurut Daud, meningkatnya kebutuhan industri manufaktur, kemasan, periklanan, hingga ekonomi kreatif menjadi peluang besar bagi industri percetakan untuk terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>&ldquo;Harapan kami, pameran ini bukan hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi katalis lahirnya kolaborasi baru, investasi, transfer teknologi, serta inovasi yang mampu membawa industri grafika nasional semakin kompetitif di pasar global,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/6f9e77bf-df23-42f3-87ee-cb076cf50733-compressed.jpeg" alt="" width="100%" height="auto" /><br />Berbagai inovasi teknologi menjadi daya tarik utama dalam Surabaya Printing Expo 2026. Pengunjung dapat menyaksikan secara langsung demonstrasi mesin digital printing, offset printing, UV printing, hingga teknologi 3D printing dan web-based printing system yang menawarkan kecepatan produksi, efisiensi biaya, serta kualitas hasil cetak yang semakin presisi.</p>
<p>Sejumlah produsen mesin dan penyedia solusi percetakan dari berbagai negara juga menampilkan teknologi otomasi terbaru yang mendukung proses produksi berbasis digital, sekaligus memberikan gambaran arah perkembangan industri grafika global di masa depan.</p>
<p>Tak hanya menghadirkan pameran produk dan teknologi, SPE 2026 juga menjadi pusat edukasi melalui berbagai seminar dan workshop yang mengangkat isu-isu strategis industri kreatif.</p>
<p>Salah satu agenda unggulan adalah workshop &ldquo;Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif&rdquo;. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses desain, menghasilkan produk kreatif, hingga membuka peluang bisnis baru di era digital.</p>
<p>Selain itu, seminar bertajuk &ldquo;Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif & Kemasan Produk&rdquo; memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya inovasi desain kemasan, penguatan identitas merek (branding), serta strategi meningkatkan nilai tambah produk agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026, Krista Exhibitions berharap industri percetakan Indonesia semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing.</p>
<p>Pameran ini terbuka bagi pelaku industri, pemilik usaha, UMKM, desainer grafis, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ingin melihat secara langsung perkembangan teknologi percetakan modern dan menjalin jejaring bisnis dengan para pelaku industri dari berbagai daerah maupun mancanegara.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/img7053-compressed.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, Teknologi AI hingga 3D Printing Ramaikan Pameran Industri Grafika Terbesar di]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Teknologi]]></category><category><![CDATA[Bisnis dan ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pelindo TPK Kenalkan Dunia Pelabuhan Sejak Dini, 555 Anak Rebut 50 Kuota Portground Vol.1]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8186-pelindo-tpk-kenalkan-dunia-pelabuhan-sejak-dini-555-anak-rebut-50-kuota-portground-vol1</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8186-pelindo-tpk-kenalkan-dunia-pelabuhan-sejak-dini-555-anak-rebut-50-kuota-portground-vol1</guid>
                    <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:56:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[pelindo-tpk-portground-vol1-terminal-petikemas-surabaya-edukasi-anak]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, Seputarindonesia.net &ndash; Minat anak-anak untuk mengenal dunia kepelabuhanan ternyata sangat tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya pendaftar kegiatan Portground Vol.1 yang diselenggarakan PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) di Terminal Petikemas Surabaya, Senin (6/7/2026). Dari kuota yang hanya tersedia untuk 50 peserta, sebanyak 555 anak dari berbagai daerah di Jawa Timur tercatat mendaftarkan diri.</p>
<p>Program edukasi tersebut menjadi salah satu upaya Pelindo TPK mengenalkan fungsi strategis pelabuhan kepada generasi muda melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan terminal peti kemas. Tidak hanya itu, kegiatan juga diperkaya dengan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.</p>
<p>Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan Portground merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap pentingnya peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&ldquo;Pembentukan awareness sejak dini adalah investasi jangka panjang. Melalui Portground, kami ingin mengajak anak-anak melihat langsung aktivitas di pelabuhan, memahami bagaimana barang-barang yang mereka gunakan sehari-hari dapat sampai ke berbagai daerah, serta menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kepelabuhanan. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Menurut Widyaswendra, tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator bahwa edukasi kepelabuhanan memiliki daya tarik yang besar. Karena itu, Pelindo TPK berkomitmen menghadirkan program edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat dengan pendekatan yang interaktif, sederhana, dan menyenangkan.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak mengunjungi area operasional Terminal Petikemas Surabaya untuk melihat secara langsung proses bongkar muat peti kemas, mengenal alat-alat berat, hingga memahami bagaimana pelabuhan menjadi simpul utama distribusi logistik nasional.</p>
<p>Pelindo TPK juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya untuk memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sejak usia dini. Kepala BNN Kota Surabaya, Heru Prasetyo, menegaskan bahwa pembentukan karakter anak harus dibarengi dengan pemahaman mengenai bahaya narkoba sebagai implementasi program nasional ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba).</p>
<p>"Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta berani menolak hal-hal negatif. Melalui kegiatan seperti Portground ini, edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih ringan, menyenangkan, dan mudah diterima,&rdquo; kata Heru.</p>
<p>Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya turut memberikan pembelajaran mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.</p>
<p>Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya, Nadya Sukma Batubara, mengatakan anak-anak perlu memahami langkah-langkah dasar penyelamatan diri agar tidak panik ketika menghadapi situasi darurat.</p>
<p>&ldquo;Keselamatan adalah pengetahuan dasar yang penting dimiliki oleh setiap anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan langkah-langkah sederhana terkait kesiapsiagaan, apa yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat, serta pentingnya tidak panik dan mengikuti arahan petugas,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Bagi para peserta, pengalaman berkunjung ke terminal peti kemas menjadi momen yang berkesan. Salah satunya dirasakan Raff Yehezkiel Hutapea, siswa SD Bunga Bangsa Surabaya.</p>
<p>&ldquo;Saya senang bisa melihat pelabuhan dari dekat. Jadi tahu kalau terminal peti kemas itu besar sekali dan banyak barang dikirim lewat kapal,&rdquo; ungkap Raff.</p>
<p>Apresiasi juga datang dari orang tua peserta, Lysa Octaviani. Menurutnya, Portground menjadi alternatif kegiatan liburan sekolah yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi anak.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini menjadi pengalaman yang baik untuk mengisi liburan anak secara produktif. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar hal baru tentang pelabuhan, tentang bahaya narkotika dan keselamatan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak anak mengenal dunia pelabuhan,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Melalui Portground Vol.1, Pelindo TPK berharap mampu membangun kedekatan antara dunia kepelabuhanan dengan masyarakat sejak usia dini sekaligus menumbuhkan generasi yang memiliki wawasan logistik, peduli terhadap keselamatan, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/img6997.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Anak-anak peserta Portground Vol.1 mengikuti edukasi kepelabuhanan di Terminal Petikemas Surabaya. Program yang digelar PT Pelindo Terminal Petikemas bersama BNN Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya ini mengenalkan dunia pelabuhan, bahaya narkotika, serta]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Liburan]]></category><category><![CDATA[Sosial budaya]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Siap Digelar, Dorong Transformasi Industri Percetakan Nasional]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8185-surabaya-printing-expo-2026-siap-digelar-dorong-transformasi-industri-percetakan-nasional</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8185-surabaya-printing-expo-2026-siap-digelar-dorong-transformasi-industri-percetakan-nasional</guid>
                    <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 18:04:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Siap Digelar, Dorong Transformasi Industri Percetakan Nasional]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &ndash; Industri percetakan di Jawa Timur terus menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya aktivitas sektor manufaktur, industri kemasan, ekonomi kreatif, hingga pesatnya perkembangan UMKM dan perdagangan digital. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk berinvestasi pada teknologi percetakan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.</p>
<p>Melihat potensi tersebut, Krista Exhibitions Group kembali menggelar Surabaya Printing Expo (SPE) 2026, pameran industri percetakan terbesar di kawasan Indonesia Timur yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-19. Pameran akan berlangsung pada 8&ndash;11 Juli 2026 di Grand City Convention Center Surabaya.</p>
<p>CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Surabaya Printing Expo diharapkan menjadi momentum penting bagi pelaku industri untuk mempercepat transformasi teknologi sekaligus memperluas jaringan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan pasar.</p>
<p>&ldquo;Penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini, menawarkan solusi produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan,&rdquo; ujar Daud dalam konferensi pers.</p>
<p>Ia menambahkan, pertumbuhan industri percetakan saat ini tidak terlepas dari implementasi transformasi digital melalui program Making Indonesia 4.0, yang mendorong peningkatan efisiensi proses produksi sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.</p>
<p>Pada penyelenggaraan tahun ini, Surabaya Printing Expo menghadirkan lebih dari 150 peserta, termasuk 10 pelaku UMKM, dengan target kunjungan mencapai 15.000 pengunjung selama empat hari pelaksanaan.</p>
<p>Berbagai inovasi teknologi akan ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari mesin digital printing, offset printing, UV printing, 3D printing, hingga web-based printing system yang menawarkan proses produksi lebih cepat, presisi, dan hemat biaya. Teknologi tersebut dipamerkan oleh berbagai perusahaan dan merek ternama dari dalam maupun luar negeri sebagai gambaran arah perkembangan industri percetakan menuju era digital dan otomatisasi.</p>
<p>Selain menjadi ajang pameran teknologi, Surabaya Printing Expo 2026 juga menjadi wadah kolaborasi antara produsen, distributor, pelaku usaha, desainer grafis, akademisi, hingga profesional industri untuk memperluas peluang investasi dan kerja sama bisnis di sektor percetakan.</p>
<p>Penyelenggaraan SPE 2026 turut mendapat dukungan dari Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) yang menaungi sekitar 600 perusahaan grafika di 23 provinsi di Indonesia. Dukungan tersebut semakin memperkuat posisi Surabaya Printing Expo sebagai salah satu agenda strategis dalam pengembangan industri percetakan nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.</p>
<p>Tidak hanya menghadirkan pameran, SPE 2026 juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop yang membahas perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga strategi peningkatan daya saing industri.</p>
<p>Salah satu agenda unggulan adalah workshop bertajuk &ldquo;Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif&rdquo; yang mengupas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses desain produk kreatif.</p>
<p>Selain itu, seminar &ldquo;Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif & Kemasan Produk&rdquo; akan membahas strategi pengembangan usaha melalui inovasi desain, penguatan branding, serta optimalisasi kemasan produk agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global.</p>
<p>Rangkaian seminar tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM, industri kreatif, desainer, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ingin memperluas wawasan mengenai perkembangan industri percetakan dan ekonomi kreatif berbasis teknologi.</p>
<p>Kesuksesan penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 didukung oleh berbagai kementerian, asosiasi, dan institusi, di antaranya Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, KADIN Jawa Timur, KADIN Kota Surabaya, PPGI, serta ASPERAPI.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan pameran ini, Surabaya diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri percetakan dan grafika di Indonesia, sekaligus menjadi pintu pengembangan pasar industri percetakan di kawasan Indonesia Timur.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/cd4f7b2d-8319-4c9d-ba3d-4734099fbbeb-compressed.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Surabaya Printing Expo 2026 Siap Digelar, Dorong Transformasi Industri Percetakan Nasional]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Teknologi]]></category><category><![CDATA[Bisnis dan ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Diduga Curi Lombok, Warga di Kedung Cowek Hajar Bajing Loncat hingga Kritis]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8184-diduga-curi-lombok-warga-di-kedung-cowek-hajar-bajing-loncat-hingga-kritis</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8184-diduga-curi-lombok-warga-di-kedung-cowek-hajar-bajing-loncat-hingga-kritis</guid>
                    <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 17:45:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Saat ini pelaku masih di rawat medis di IGD RSU Soewandi dan belum bisa dimintai keterangan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, SeputarIndonesia.net- Pelaku bajing loncat dikeroyok masa di depan Jl. Kedung Cowek no.47 sekitaran Roti Mox, pada Kamis (2/7/2026) pukul 22.00 wib.&nbsp;</p>
<p>Diketahui, bajing loncat tersebut mencuri sayuran diatas mobil pick up dan kini dirawat instensif di Rumah Sakit (RS) Soewandi Surabaya.&nbsp;</p>
<p>Aksi pencurian yang gagal dan pelaku diketahui seorang diri dan dihajar warga itu, diceritakan oleh</p>
<p>Saksi disekitar lokasi, Pak Nur penjual warkop samping tempat kejadian perkara (TKP) menceritakan jika ada truck dan mobil yang berhenti dan parkir di jalur roda empat. Satu truck bak dan satu lagi pick up yang muatan sayur sayuran.</p>
<p>Pengemudi truck bak dan pick up muatan sayur sedang istirahat di warung kopi, tidak lama sang supir pick up mengejar pelaku yang diketahui sedang mengambil beberapa kantong karung berisi sayur.&nbsp;</p>
<p>"Setahu saya, sopirnya sempat lari mengejar pelaku dan berhasil menangkap di putar balik jalan untuk keluar motor. Sopir itu meminta bantuan para penguna jalan untuk menyeret pelaku ke depan Ruko Roti Mox," katanya.</p>
<p>Didepan ruko tersebut pelaku diduga dihajar mengunakan kayu dan benda keras lainya.</p>
<p>Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari IPDA Amirudin membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan terhadap pelaku pencurian itu.</p>
<p>"Saat ini pelaku masih di rawat medis di IGD RSU Soewandi dan belum bisa kita minta keterangan. Pelaku ini mencuri sayuran jenis lombok, dan hingga saat belum ada korban yang melaporkan ke Polsek Tambaksari," jelasnya Jumat (3/7/2026).&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/pelaku.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Diduga pelaku pencurian]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Mas Rio]]></dc:creator><category><![CDATA[Kriminal]]></category><category><![CDATA[Hukum]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BNN RI Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Modus Impor Kontainer Pertama di Indonesia]]></title>
                    <link>https://seputarindonesia.net/news-8183-bnn-ri-gagalkan-penyelundupan-337-ton-cannabis-buds-di-gresik-modus-impor-kontainer-pertama-di-indonesia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://seputarindonesia.net/news-8183-bnn-ri-gagalkan-penyelundupan-337-ton-cannabis-buds-di-gresik-modus-impor-kontainer-pertama-di-indonesia</guid>
                    <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:29:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[BNN RI Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Modus Impor Kontainer Pertama di Indonesia]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA,Seputarindonesia.net &ndash; Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali mencetak pengungkapan besar dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika. Bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur, aparat berhasil membongkar penyelundupan sebanyak 3,37 ton kuncup bunga ganja (cannabis buds) yang diduga masuk ke Indonesia melalui jalur impor resmi menggunakan kontainer.</p>
<p>Kasus yang diungkap pada Rabu (1/7/2026) tersebut disebut sebagai yang pertama di Indonesia, karena jaringan narkotika internasional memanfaatkan mekanisme kepabeanan dan perdagangan legal sebagai kedok untuk menyelundupkan narkotika dalam jumlah sangat besar.</p>
<p>Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa dari operasi gabungan tersebut petugas berhasil menyita barang bukti seberat 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton bruto serta mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam proses importasi ilegal tersebut.</p>
<p>&ldquo;Ini merupakan pengungkapan dengan modus yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Para pelaku memanfaatkan jalur perdagangan internasional dan sistem kepabeanan resmi untuk memasukkan cannabis buds ke Indonesia melalui kontainer. Modus seperti ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan adanya perubahan pola kejahatan narkotika lintas negara,&rdquo; ujar Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.</p>
<p>Pengungkapan bermula dari informasi intelijen mengenai pengiriman sejumlah kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju sebuah gudang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.</p>
<p>Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan analisis dokumen kepabeanan, pemetaan jaringan, hingga pengawasan terhadap proses distribusi barang sejak tiba di pelabuhan hingga lokasi tujuan.</p>
<p>Tim gabungan akhirnya melakukan operasi serentak di sejumlah wilayah, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat empat kontainer yang digunakan sebagai sarana penyelundupan. Para pelaku menerapkan dua metode penyamaran berbeda, yakni menyembunyikan cannabis buds di dalam sekitar 500 koper, serta menyelipkannya di antara barang impor berlabel produk lateks agar tidak menimbulkan kecurigaan saat pemeriksaan.</p>
<p>Hasil penyidikan sementara mengarah pada keterlibatan dua warga negara asing yang diduga menjadi pengendali jaringan dari luar negeri, masing-masing warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J.</p>
<p>BNN RI masih terus menelusuri aliran dana, perusahaan yang diduga dijadikan kedok importasi, hingga kemungkinan adanya pengiriman narkotika lain menggunakan pola serupa.</p>
<p>Penyidik juga menduga ribuan kilogram cannabis buds tersebut akan diproses menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) yang selanjutnya digunakan sebagai bahan baku cairan rokok elektronik atau vape.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menilai keberhasilan operasi gabungan ini tidak hanya menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah fantastis, tetapi juga menyelamatkan jutaan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.</p>
<p><img src="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/b728fb43-6ecc-45cc-81ab-376939731213-compressed.jpeg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p><br />&ldquo;Dari hasil perhitungan, penyitaan ini diperkirakan mampu melindungi sekitar 10,1 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, negara juga berhasil menghindari kerugian ekonomi yang nilainya diperkirakan mencapai Rp4,585 triliun,&rdquo; kata Djaka.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengawasi lalu lintas barang dari luar negeri, terutama terhadap komoditas impor yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyelundupan narkotika.</p>
<p>BNN RI menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna memutus jaringan narkotika internasional dan mengantisipasi berkembangnya modus operandi baru yang semakin canggih.</p>
<p>Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa sindikat narkotika internasional terus berupaya mencari celah melalui sistem perdagangan legal. Karena itu, pengawasan terhadap aktivitas impor dan distribusi barang dinilai harus semakin diperketat untuk mencegah Indonesia menjadi sasaran peredaran narkotika skala internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://seputarindonesia.net/po-content/uploads/202607/401eb82d-30e0-4196-bd6c-a961ade0ebca.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BNN RI Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Modus Impor Kontainer Pertama di Indonesia]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bcl]]></dc:creator><category><![CDATA[Kriminal]]></category><category><![CDATA[Hukum]]></category></item></channel></rss>