Surabaya, Seputarindonesia.net — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal keluarga besar Pengadilan Tinggi Surabaya yang digelar pada Senin (07/04/2026). Tradisi tahunan pasca Idulfitri ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus refleksi spiritual bagi jajaran peradilan di Jawa Timur.
Kegiatan tersebut diisi tausyiah oleh KH Muasta’in Syafi’ie yang mengangkat tema “Bersihkan Hati untuk Kebersamaan”. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Idulfitri sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Menurutnya, kebersihan hati merupakan fondasi utama dalam membangun kerja sama dan harmoni, khususnya di lingkungan institusi penegak hukum yang dituntut menjunjung tinggi keadilan dan integritas.
Acara halal bihalal ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pegawai peradilan se-Jawa Timur, termasuk Kepala Pengadilan Tinggi Surabaya, para ketua pengadilan negeri, serta aparatur peradilan lainnya. Kehadiran lintas satuan kerja tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antar aparat penegak hukum di wilayah Jawa Timur.
Kepala Pengadilan Tinggi Surabaya, Sujatmiko S.H., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna yang lebih mendalam.
“Setelah berpuasa, kita mendapatkan kondisi fisik yang lebih sehat dan dorongan spiritual yang lebih kuat. Ini seperti baterai yang kembali terisi, sehingga kita siap meningkatkan produktivitas dalam bekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat Idulfitri harus diwujudkan dalam peningkatan kinerja, khususnya dalam penanganan perkara yang tepat waktu, peningkatan kualitas putusan, serta penguatan integritas di lingkungan peradilan.
Momentum halal bihalal ini diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh jajaran peradilan di Jawa Timur untuk semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

