Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Pemkot Surabaya Perkuat Pendidikan Karakter Pancasila pada Anak
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Pemerintahan > Pemkot Surabaya Perkuat Pendidikan Karakter Pancasila pada Anak
PemerintahanPendidikan

Pemkot Surabaya Perkuat Pendidikan Karakter Pancasila pada Anak

Irman 3 years ago 29 Views
Walikota Surabaya ErI Cahyadi

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen dalam memperkuat pendidikan karakter dengan menanamkan ideologi Pancasila pada anak. Karenanya, pemkot kembali menggelar silaturahmi bersama para tenaga pendidik keagamaan yang dikemas dalam acara Kumpul Akrab Tenaga Pendidikan Keagamaan (KURMA) Tahun 2023, di Convention Hall, Kamis (23/2/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, serta turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya KH Pardi.

Pada silaturahmi ketiga kali ini, Pemkot Surabaya mengundang para tenaga pendidik keagamaan di wilayah Surabaya Selatan. Yakni, sebanyak 1.700 tenaga pendidik keagamaan yang diharapkan bisa mencetak generasi yang berakhlak mulia.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi karena Pemkot Surabaya harus hadir untuk mengedukasi. Alhamdulilah Kepala Kemenag Kota Surabaya KH Pardi juga hadir, sehingga kami berharap dari agama apapun itu pada waktu memberikan pelajaran keagamaan maka berikan rasa toleransi yang tinggi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Tak hanya itu saja, Wali Kota Eri Cahyadi juga meminta para tenaga pendidik keagamaan untuk membantu anak-anak memahami ajaran kitab suci sesuai dengan kepercayaan yang dianut.

Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog
Panas! Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo Dilaporkan ke BK atas Dugaan Pemalsuan Jabatan dan Back-up CEO RS Pura Raharja.
Kapal Meratus Line Angkut 1.140 Ton ‘Emas Hitam’ Ilegal, Dokumen Lolos Karena Ceroboh!
Mediasi Soal Tambang Emas Gunung Botak Buntu: Masyarakat Adat Tuntut Penyelesaian Hak Lahan
Tak Mempan Mediasi Sekolah, Siswa SMP Korban Bully di Wonokromo Trauma Berat, Minta Pindah ke SMPN 48.

“Jangan menghafalkan saja tetapi juga tahu artinya, sehingga bisa menjalankan dalam kehidupannya. Saya berharap toleransi tetap bisa dijaga. Dan kita tetap mempertahankan NKRI ideologi Pancasila tanpa ada ideologi yang lainnya,” tegasnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya KH Pardi mengatakan, pihaknya mendukung langkah Pemkot Surabaya dalam memberikan penguatan kepada para tenaga pendidik keagamaan di Kota Pahlawan.

“Karena itu bagi kami semua, program Pak Wali harus kita dukung untuk mewujudkan karakter anak Surabaya yang berakhlak. Kami akan terus menanamkan perilaku keagamaan dan mengedepankan akhlakul karimah. Ini tidak hanya pada satu agama saja, tetapi untuk semua agama,” kata KH Pardi.

Oleh sebab itu, pihaknya juga terus melakukan monitoring. Sebab, tujuan utama adalah untuk mewujudkan Kota Surabaya memiliki rasa toleransi, rukun, damai, aman, dan nyaman.

“Kami punya 8 penyuluh di masing-masing kecamatan sebagai ujung tombak. Karena ini adalah program yang luar biasa, semua guru agama bersama-sama untuk mendukung dalam mewujudkan pemahaman keagamaan dan pelaksanaan perilaku keagamaan,” ujarnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh menjelaskan, melalui kegiatan Kurma tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menginginkan adanya pendidikan karakter anak yang mengedepankan perilaku keagamaan. Sebab, pemkot memiliki beragam program pendidikan non formal untuk memenuhi aspek religi keagamaan, akademis, dan pengembangan talenta anak.

“Teman-teman TPQ dan Sekolah Minggu ini adalah pendidikan non formal, diharapkan bisa memenuhi aspek religi. Selain kegiatan ini, ada pula program Sekolah Arek Suroboyo (SAS) yang juga menanamkan tiga aspek, seperti religi agama, akademis, dan talenta,” pungkasnya. (irm)

Irman February 24, 2023
Previous Article Pemkot Surabaya Jadikan Pasar Kembang Pusat Grosir Jajanan Tradisional
Next Article Konsolidasi Barisan Aktivis Madura N.G.O Kabupaten Sampang
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog

7 hours ago

Panas! Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo Dilaporkan ke BK atas Dugaan Pemalsuan Jabatan dan Back-up CEO RS Pura Raharja.

1 day ago

Kapal Meratus Line Angkut 1.140 Ton ‘Emas Hitam’ Ilegal, Dokumen Lolos Karena Ceroboh!

1 day ago

Mediasi Soal Tambang Emas Gunung Botak Buntu: Masyarakat Adat Tuntut Penyelesaian Hak Lahan

1 day ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?