Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Sentra Perajin Doran di Sugihwaras Sejak 1980, Manfaatkan Jati Unggul Asal Bojonegoro
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Sentra Perajin Doran di Sugihwaras Sejak 1980, Manfaatkan Jati Unggul Asal Bojonegoro
DaerahOtomotif

Sentra Perajin Doran di Sugihwaras Sejak 1980, Manfaatkan Jati Unggul Asal Bojonegoro

admin 4 years ago 54 Views
Sentra perajin Doran di Sigihwaras

Seputarindonesia.net || Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro tak hanya dikenal dengan minyak dan gas bumi (migas) saja. Tapi juga terkenal dengan beragam kerajinan dari kayu jati. Tak hanya menjadi furnitur, jati juga dimanfaatkan untuk membuat doran atau tangkai cangkul. Bahkan, para perajinnya telah berkecimpung selama 42 tahun.

Bunyi ketukan kapak terdengar konstan. Tampak seorang laki-laki mengayunkan kapak perlahan. Membentuk gelondongan kayu jati berukuran sedang menjadi pola doran. Semua pengerjaan masih manual.

Sementara satu orang lainnya, mengoperasikan ketam, mesin penghalus kayu. Suaranya menggaung di tempat produksi yang bercampur dengan ternak sapi. Tempat sederhana berlantai tanah yang memuat tumpukan doran yang masih setengah jadi. Tangkai-tangkai cangkul itu tertumpuk dengan rapi.

Sutiono (39), pemuda asal Dusun Kedondong, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro mulai menekuni pembuatan doran pacul dari kayu jati sekitar tahun 2005. Hanya saja, sesepuh di sana sudah sejak 1980-an.

Penjualan pun dilakukan bekerja sama dengan para tengkulak dan memanfaatkan media sosial Facebook Doran Jati Perlahan, usaha doran asal Sugihwaras ini merambah ke digital. Sebab, jika tidak mengikuti zaman, usaha pun akan tertinggal.

Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog
Mediasi Soal Tambang Emas Gunung Botak Buntu: Masyarakat Adat Tuntut Penyelesaian Hak Lahan
Manajemen Ibiza Club Temui Keluarga MRY, Berjanji Kooperatif Sampai Pelaku Segera Ditangkap.
Program Bahan Pangan di Banyuwangi Disalurkan, H. Sumail Abdullah dan Kader Gerindra Turut Menyerahkan
Isu Pemakzulan Menggema, Gus Yahya Tegaskan: Saya Tidak Akan Mundur dari Ketua Umum PBNU

“Untuk bahannya kami beli dari tetangga desa. Lalu baru kami buat doran jati,” ujarnya.

Profesi Sutiono tak hanya sebagai perajin doran pacul. Ia kerap turun ke sawah. Hanya saja, para perajin yang juga berprofesi sebagai petani ini pun terimbas pandemi Covid-19. Sehingga penjualan produk sempat terguncang. Untuk itu, dia berharap kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.

“Dalam sehari, saya paling banyak membuat doran jati 40 batang. Perajin doran pacul di tempat kami yang tersisa dan masih aktif produksi ada 15 KK karena faktor lanjut usia,” ujarnya Senin (30/5/2022).

Pembelinya, lanjut dia, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Lamongan, dan Gresik. Ketahanannya pun hingga 2 tahun. Harga grosir pasaran Rp 6 ribu. Sementara jika ecer Rp 10 ribu per doran jati.

Sutiono berharap agar usaha asal desanya terus berkembang dan mengharapkan dukungan dari pemdes hingga pemerintah kabupaten untuk membantu kendala utamanya terkait pemodalan. Sebab, menurut Sutiono, usaha doran jati terbilang musiman.

“Kalau petani mau ngarap sawah baru ramai pembeli. Kalau sudah itu sepi lagi. Entar masuk tanam, baru ramai lagi. Sehingga kami membutuhkan modal untuk bertahan dalam mencukupi kebutuhan kami. Semoga usaha kami diperhatikan dengan pemerintah,” pungkasnya. (Eko).

 

Editor/Publisher: Bairi.

admin May 30, 2022
Previous Article Kapolri Berikan Penghargaan ke Atlet Polri yang Sumbang Medali untuk Indonesia di Sea Games
Next Article Deklarasikan Perang Melawan Narkoba, Sinergi P4GN dan Kanwil Kemenkumham Jatim
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog

7 hours ago

Mediasi Soal Tambang Emas Gunung Botak Buntu: Masyarakat Adat Tuntut Penyelesaian Hak Lahan

1 day ago

Manajemen Ibiza Club Temui Keluarga MRY, Berjanji Kooperatif Sampai Pelaku Segera Ditangkap.

5 days ago

Program Bahan Pangan di Banyuwangi Disalurkan, H. Sumail Abdullah dan Kader Gerindra Turut Menyerahkan

1 week ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?