Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Dibiarkan Terbengkalai, Itu Bisa Dimanfaatkan
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Bisnis dan Ekonomi > Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Dibiarkan Terbengkalai, Itu Bisa Dimanfaatkan
Bisnis dan EkonomiPemerintahanSosial Budaya

Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Dibiarkan Terbengkalai, Itu Bisa Dimanfaatkan

Irman 2 years ago 34 Views
Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Dibiarkan Terbengkalai

SURABAYA-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dimaksimalkan peruntukannya sebagai tempat ekonomi kerakyatan dan wisata. Contohnya, seperti waduk atau bozem yang berada di kawasan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, waduk di Kota Surabaya bukan cuma ada di kawasan Kecamatan Lakarsantri, namun juga ada di Kecamatan Tandes dan di kawasan lainnya. Oleh sebab itu, dia ingin, waduk-waduk itu tidak hanya difungsikan sebagai penampungan air, namun juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga Kota Surabaya.

“Itu tolong Bu Erna (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) nanti dikeruk dulu, yang Tandes dan Sumur Welut ini, nanti dibuat wisata. Saya bolak-balik bilang, kalau aset pemerintah itu jangan dibiarkan terbengkalai, itu bisa dimanfaatkan,” kata Wali Kota Eri saat meresmikan Balai RW 1 di Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (24/10/2023).

Wali Kota Eri menerangkan, ketika waduk-waduk itu dimanfaatkan sebagai tempat wisata, maka akan diberi fasilitas penunjang seperti perahu, taman bermain, dan lapak UMKM. Dengan begitu, dirinya yakin, perekonomian warga di sekitar waduk tersebut akan hidup.

“Itu lah yang namanya sinergi antara warga dengan pemerintahnya. Matur nuwun Pak RW dan LPMK sudah diberi informasi tentang itu (waduk), karena ini bisa dimanfaatkan, ayo gerakno, anggaran pemerintah gerakno nang kene (ayo digerakkan, anggaran pemerintah bisa digerakkan di sini),” ujarnya.

Pelindo Siaga Cuaca Ekstrem, Rumah Pompa Kalimas Disiapkan Antisipasi Banjir Rob
Kontes Batu Tembak di Bulan Ramadan, PBN Jadikan Ajang Silaturahmi Pecinta Batu Nusantara
Viral di Media Sosial, Polisi Tertibkan Kafe Pesisir Kenjeran yang Diduga Jual Miras saat Ramadan
DPRD Surabaya Dorong Penertiban Warung Remang-remang di Pesisir Suramadu Saat Ramadan
Ramadan Tak Digubris, Warung Remang-Remang di Pesisir Suramadu Tetap Buka dan Sajikan Pemandu Lagu

Di berbagai kesempatan sebelumnya, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu berkomitmen, bahwa masih belum ingin membangun sesuatu hal yang monumental di Kota Surabaya, sebelum warganya sejahtera. “Saya selalu bilang, bahwa aset pemerintah ini jangan dibiarkan untuk tidak termanfaatkan. Untuk menyelesaikan kemiskinan dan pengangguran tidak harus bekerja kantoran, tapi bagaimana bisa memanfaatkan aset yang ada di sini,” sampainya.

Bukan hanya waduk, dia mencontohkan seperti lahan tidur milik pemkot yang berada di belakang Balai RW 1, Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri. Di belakang Balai RW itu, terdapat lahan luas yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk menggerakkan perekonomian.

Dirinya ingin, lahan itu bisa digunakan untuk lapangan dan dilengkapi dengan taman bermain anak-anak. Selain itu, juga ada waduk kecil yang bisa digunakan sebagai tempat hiburan rakyat. “Jadi orang-orang bisa jualan, ini lah yang selalu saya minta kepada teman-teman di pemkot. Kenapa saya selalu meresmikan balai RW? Ya karena hal seperti ini, ketemu Pak RT, Pak RW, dan LPMK, sehingga saya bisa tahu, ternyata ada aset yang belum dimanfaatkan,” imbuhnya.

Pemanfaat lahan milik pemkot itu tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan perekonomian. Akan tetapi, juga untuk menghindari adanya penguasaan lahan oleh pihak lain atau dimanfaatkan oleh perseorangan untuk kepentingan pribadi.

“Karena masih ada yang berpendapat kalau tanah ini milik desa, tapi setelah ada aturan dari pemerintah maka itu adalah tanah milik pemkot. Saya kembalikan bahwa tanah ini milik pemkot, tapi kalau ada yang ingin memanfaatkan, harus dimanfaatkan oleh warga miskin, bukan dikuasai oleh satu atau dua orang tertentu. Maka saya tidak setuju,” pungkasnya. (irm)

TAGGED: Pemkot Surabaya
Irman October 25, 2023
Previous Article Lestarikan Budaya Lewat Festival Permainan Tradisional, Wali Kota Eri: Gerakan Kebersamaan dan Kekompakan Anak
Next Article Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Dukcapil Prima Award Kategori Kota Dengan Jumlah Penduduk Besar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Pelindo Siaga Cuaca Ekstrem, Rumah Pompa Kalimas Disiapkan Antisipasi Banjir Rob

14 hours ago

Kontes Batu Tembak di Bulan Ramadan, PBN Jadikan Ajang Silaturahmi Pecinta Batu Nusantara

2 days ago

Viral di Media Sosial, Polisi Tertibkan Kafe Pesisir Kenjeran yang Diduga Jual Miras saat Ramadan

3 days ago

DPRD Surabaya Dorong Penertiban Warung Remang-remang di Pesisir Suramadu Saat Ramadan

4 days ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?