Surabaya,Seputarindonesia.net – Aksi vandalisme menyasar armada Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik-Lamongan saat melintas di Jalan Raya Daendels, tepatnya di area Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Kamis (15/1/2026) pagi. Sebuah bus dengan kode lambung JTM 404 menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal (OTK) hingga mengakibatkan kaca samping retak. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, mengonfirmasi insiden tersebut. Berdasarkan data dari kamera pengawas, pelaku diduga merupakan orang yang sama yang telah melakukan aksi serupa sebelumnya.
“Iya, sudah ada laporan. Bahkan, pelemparan terjadi dua kali dan sepeda motornya sama. Semua sudah terekam kamera Trans Jatim,” tegas Nyono.
Peristiwa bermula sekitar pukul 06.16 WIB. Saat itu, bus yang mengangkut 18 penumpang sedang melaju dari arah Gresik menuju Terminal Paciran, Lamongan, dengan kecepatan stabil 48 km/jam.
Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat bus hendak mendahului sebuah truk. Tiba-tiba, dari arah berlawanan, seorang pengendara motor melempar batu ke arah badan bus.
“Yang rusak kaca sebelah kanan di barisan kedua atau ketiga penumpang. Saat kejadian, bus melaju wajar. Tiba-tiba pengendara roda dua dari arah berlawanan melempar batu,” ungkap Rofiq.
Meski hantaman batu menyebabkan kaca retak cukup parah, Dishub Jatim memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penumpang, pramugara, maupun pramudi dilaporkan dalam kondisi aman tanpa luka sedikitpun.
Untuk menjamin kenyamanan, operasional bus segera dilakukan penanganan darurat:
Evakuasi: 18 penumpang langsung dipindahkan ke armada bus berikutnya untuk melanjutkan perjalanan ke Lamongan.
Laporan Polisi: Pihak operator telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Manyar dengan menyertakan bukti rekaman CCTV.
“Kami sudah mengantongi rekaman CCTV yang menunjukkan dengan jelas aksi pelaku. Kasus ini sudah kami koordinasikan dengan pihak kepolisian untuk tindak lanjut hukum,” pungkas Rofiq.

