Surabaya,Seputarindonesia.net – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat hiburan malam terus diperkuat. Ketua Rumah Rehabilitasi LRRPN BI, Prof Siswanto, bersama Tim WRC (Walet Reaksi Cepat) Birendra Rahmat Fathoni hadir langsung memberikan edukasi bahaya narkoba kepada karyawan tempat hiburan malam New Kim di Jalan Raya Kalibokor, Surabaya, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Dalam sesi edukasi tersebut, Prof Siswanto memaparkan dampak penyalahgunaan narkoba dari sisi kesehatan, hukum, hingga sosial. Ia menegaskan bahwa dunia hiburan malam kerap menjadi sasaran peredaran gelap narkoba karena tingginya tekanan kerja, jam operasional malam hari, dan lingkungan yang dinilai permisif.
“Sekali mencoba, bisa jadi awal dari kehancuran karir, keluarga, dan masa depan. Pekerja hiburan harus berani katakan tidak,” ujar Prof Siswanto di hadapan para peserta.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, Prof Siswanto juga menjelaskan ciri-ciri awal pengguna, modus peredaran di tempat hiburan malam, hingga langkah pertolongan pertama apabila ditemukan rekan kerja yang terindikasi menggunakan narkoba.
Materi disampaikan dengan pendekatan realita lapangan, termasuk kisah nyata sejumlah korban penyalahgunaan narkoba yang kini menjalani rehabilitasi di LRRPN BI. Edukasi tersebut bertujuan agar para pekerja memahami bahwa narkoba bukan gaya hidup, melainkan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan.
Sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, manajemen New Kim bersama LRRPN BI dan Tim WRC Birendra turut menggelar tes urine mendadak terhadap para karyawan. Pemeriksaan dilakukan secara ketat guna memastikan objektivitas hasil tes.
Langkah tersebut menjadi bagian dari standar operasional prosedur (SOP) internal New Kim dalam menjaga integritas usaha hiburan malam yang sehat dan aman.
Dari hasil pemeriksaan, sejumlah karyawan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dan bersih dari narkotika maupun penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Manajemen New Kim, Adam, menyatakan dukungan penuh terhadap program pencegahan narkoba yang dijalankan bersama BNN, LRRPN BI, dan WRC Birendra.
“Kami ingin memastikan New Kim bukan hanya tempat hiburan, tapi juga tempat kerja yang sehat dan aman. Tes urine akan kami lakukan rutin, dan edukasi seperti ini akan menjadi agenda berkala,” tutur Adam.
Sementara itu, penggiat anti narkoba WRC Birendra Pusat, Rahmat Fathoni atau yang akrab disapa Bang Oni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menanggulangi bahaya narkoba, khususnya di lingkungan hiburan malam.
Menurutnya, kegiatan serupa juga akan diperluas ke lingkungan pendidikan guna meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba.
“Selain mendukung program pemerintah dalam penanggulangan narkoba di dunia hiburan malam, kami juga akan melakukan kegiatan serupa di lingkungan sekolah,” ujar Bang Oni kepada awak media.
Kolaborasi antara LRRPN BI, Tim WRC Birendra, dan pelaku usaha hiburan malam ini diharapkan menjadi contoh bagi tempat hiburan lain di Surabaya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba.
Dengan edukasi yang berkelanjutan serta pengawasan yang konsisten, dunia hiburan malam dinilai tetap dapat beroperasi secara sehat tanpa terkontaminasi peredaran narkoba. LRRPN BI dan WRC Birendra juga membuka layanan pendampingan serta rehabilitasi secara sukarela dan rahasia bagi masyarakat yang membutuhkan.

