Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Kominfo Bareng Dokter Spesialis Anak Lewat SAPA! Sosialisasi Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Kominfo Bareng Dokter Spesialis Anak Lewat SAPA! Sosialisasi Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan
DaerahPemerintahan

Kominfo Bareng Dokter Spesialis Anak Lewat SAPA! Sosialisasi Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan

admin 4 years ago 737 Views
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dokter spesialis anak dari RSUD Kepohbaru dan RS Aisyiyah Bojonegoro

BOJONEGORO– Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dokter spesialis anak dari RSUD Kepohbaru dan RS Aisyiyah Bojonegoro melalui SAPA! (SELAMAT PAGI) Malowopati FM edisi Jumat (22/07/2022) sosialisasikan pentingnya Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Dipandu penyiar Lia Yunita, siaran ini dapat diikuti secara live YouTube kanal Malowopati Radio dan interaksi langsung melalui nomor WhatsApp 08113322958.

Dr. Suhasta Nova,Sp.A., spesialis anak RSUD Kepohbaru mengungkapkan hal yang harus dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu menjaga kesehatan dan nutrisi ibu hamil, memberikan stimulasi, memberikan nutrisi yang tepat, menjaga anak dari infeksi, dan istirahat yang cukup.

Dia menjelaskan pada usia 0-18 tahun terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang merupakan ciri khas anak. Usia 1.000 hari pertama kehidupan (0-2 tahun) merupakan fase emas sekaligus fase kritis. Disebut fase emas karena terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat terutama pada otak sekitar 80%. Selain itu, fase kritis karena jika salah dalam pengasuhan anak maka pertumbuhan otak akan terhambat. “Otak penting karena merupakan pusat dari segala aktivitas organ tubuh yang lainnya,” tandasnya.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dan nutrisi ibu hamil. Ibu hamil harus rutin periksa kehamilan minimal 6 kali selama kehamilan dan minimal 2 kali pemeriksaan oleh dokter pada trimester 1 dan 3 (2x TM1, 1x TM2, 3x TM3). Berikutnya makan gizi seimbang (1 porsi lebih banyak daripada sebelum hamil), menjaga pola hidup bersih dan sehat (hindari merokok, alkohol), melakukan aktivitas fisik dengan memperhatikan kondisi ibu dan keamanan janin, istirahat cukup (6-7 jam/hari), serta menghindari stres berlebihan.

Dia juga menjelaskan cara memberikan stimulasi anak yaitu dengan interaksi 2 arah, menghindari penggunaan handphone, televisi, atau laptop pada anak usia < 2 tahun. Untuk anak usia 2-6 tahun maksimal 1 jam, anak usia 6-12 tahun maksimal 1,5 jam, untuk usia 12-18 tahun maksimal 2 jam, serta memberikan stimulasi dengan penuh kasih sayang.

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung
Siomay Diduga Basi Dibagikan ke Siswa SDN Sukomanunggal 3, Program MBG Tuai Kritik
Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua
Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

Lebih lanjut dr. Suhasta menunjukkan cara agar berhasil dalam memberikan ASI pada anak adalah dengan melakukan inisiasi dini. Tidak memberikan minum atau makanan yang lain pada anak usia sampai 6 bulan, kecuali ada indikasi khusus yang ditentukan oleh dokter.

“Susui bayi sesering mungkin 8-12 kali dan setiap kali bayi menginginkan, susui sampai payudara terasa kosong lalu pindah ke payudara yang lain. Menyusui selama 15-20 menit pada tiap payudara, susui anak dalam kondisi yang menyenangkan, nyaman dan penuh kasih sayang, hindari stress berlebihan, dan ibu harus makan makanan dengan gizi seimbang,” tuturnya.

Menurut dia, cara memberikan nutrisi yang tepat pada anak adalah memberikan ASI eksklusif pada usia 6 bulan dan ASI bisa dilanjutkan sampai usia 2 tahun dengan pemberian MP (Makanan Pendamping) ASI. “Berikan MP ASI sesuai jumlah, jenis, dan jadwal, serta berikan MP ASI sesuai dengan aturan makan,” imbuhnya.

Cara memberikan MP ASI sesuai jumlah, jenis, dan jadwal adalah sebagai berikut :

1. Usia 6-8 bulan sebanyak 1/2 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 2-3 kali sehari dengan makanan ringan 1-2x (200 kkal) + ASI;

2. Usia 9-11 bulan sebanyak 1/2 – 3/4 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 3-4 kali dengan selingan 1-2 kali (300 kkal) + ASI;
3. Usia 12-23 bulan sebanyak 3/4 – 1 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 3-4 kali dengan selingan 1-2 kali (500 kkal) + ASI.

Dr. Suhasta juga menyarankan agar orang tua memberikan makan sesuai jumlah, jenis dan jadwal. Memberikan makanan dengan sabar, telaten dan penuh kasih sayang. Hindari kegiatan lain saat makan seperti memberikan handphone, televisi, mainan, mengajak jalan-jalan, karena hal ini menyebabkan anak tidak sadar bahwa saat itu dia dalam posisi makan. Jangan pula memaksa ana

TAGGED: Bojonegoro, Kominfo
admin July 23, 2022
Previous Article Ini Oknum yang Mengaku Wartawan Ditangkap Polres Pamekasan Karena Pemerasan
Next Article Disambut Antusias Warga, BINDA Jatim Dan Dinkes Bojonegoro Terus Genjot Vaksinasi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung

6 hours ago

Siomay Diduga Basi Dibagikan ke Siswa SDN Sukomanunggal 3, Program MBG Tuai Kritik

1 week ago

Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua

1 week ago

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?