Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Pemkot Surabaya Gerak Cepat Bantu Evakuasi Rumah Ambruk di Kapasari
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Pemerintahan > Pemkot Surabaya Gerak Cepat Bantu Evakuasi Rumah Ambruk di Kapasari
PemerintahanPeristiwaSosial Budaya

Pemkot Surabaya Gerak Cepat Bantu Evakuasi Rumah Ambruk di Kapasari

Irman 2 years ago 41 Views
Pemkot Surabaya Gerak Cepat Bantu Evakuasi Rumah Ambruk di Kapasari

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut prihatin atas ambruknya tiga bangunan persil No.63 A, B, dan C milik warga di Jalan Kapasari, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, kemarin (4/9/2023) malam. Pemkot Surabaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya lantas bergerak cepat membantu proses evakuasi bangunan di persil tersebut.

Kepala BPBD Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, kejadian tersebut diduga karena bangunan persil No.63 A, B, dan C itu kurang kokoh. Ketika petugas proyek melakukan penggalian saluran, lantas bangunan itu ambruk. Mendengar kabar tersebut, ia bersama jajarannya gerak cepat membantu proses evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tadi pagi baru dilaporkan melalui Command Center (CC) 112, saya terima berita itu sekitar jam 6.30 WIB. Setelah itu, teman-teman BPBD meluncur ke lokasi untuk proses evakuasi,” kata Rini, Selasa (5/9/2023).

Rini menyampaikan, BPBD Kota Surabaya lantas menutup rumah tersebut menggunakan terpal agar barang-barang pemilik persil tetap aman. “Sementara tadi diamankan, ditutup menggunakan terpal, karena barang-barangnya banyak ya. Sembari kami melakukan pembersihan,” ujarnya.

Rini memastikan, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau korban luka. Meskipun sempat ada satu orang di dalam bangunan, beruntungnya orang tersebut berhasil menyelamatkan diri. “Alhamdulillah nggak ada. Tadinya itu ada (orang) tidur di situ, di bangunan yang ambruk tidak terlalu parah, namun berhasil keluar,” imbuhnya.

DPD PSI Surabaya Takziah ke Rumah Duka Edy Suratno, Korban Kecelakaan Gondola saat Hujan Badai
The Westin Surabaya Gelar Wedding Fair ke-5, Hadirkan 150 Vendor dan Desainer Nasional
Strategi Penguatan Pendidikan Vokasi, Disdik Jatim Gulirkan 5 Mobile Training Unit Terintegrasi
Terombang-ambing di Lantai 26, Satu Pekerja Ascott Waterplace GugurApartemen Ascot PTC Surabaya Saat Hujan dan Angin Kencang.
Pekerja Tewas Terjebak Gondola di Apartemen Ascot PTC Surabaya Saat Hujan dan Angin Kencang.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, rumah yang ambruk tersebut disebabkan tidak memiliki pondasi yang kuat, sehingga ketika proses penggalian saluran, bangunan itu ambruk. Sebelum proses penggalian, pemilik persil dan kontraktor telah melakukan koordinasi agar tidak melakukan penggalian terlalu dekat dengan bangunan rumahnya.

Saran itu kemudian disetujui oleh pihak kontraktor sehingga jarak penggalian saluran pun mundur 20-30 cm dari rencana awal. “Pemilik persil sudah mengingatkan agar pengerjaan box culvert jangan terlalu dekat dengan bangunan rumah, karena posisinya tidak memiliki pondasi. Akhirnya, pengerjaan box culvert kemarin malam posisinya sedikit mundur 20-30 cm,” terang Adi.

Setelah itu, proses penggalian saluran dimulai. Namun sayang, tanah di depan persil No.63 A, B, dan C itu ambles sehingga menyebabkan rumah tersebut ambruk. “Nah, akhirnya terjadi sleding (ambles) hingga menyebabkan rumah tersebut ambruk,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, DSDABM Kota Surabaya bergerak cepat melakukan mediasi antara pemilik persil dan pihak kontraktor. Setelah dilakukan mediasi, kontraktor akan bertanggung jawab melakukan rekondisi bangunan di persil No.63 A, B, dan C tersebut.

“Akhirnya tadi pelaksana kontraktornya komitmen melakukan rekondisi. Pada prinsipnya, mereka (kontraktor) sudah bertanggung jawab. Secara prosedur sudah sesuai mekanisme pelaksanaan, jadi bukan karena kena pondasinya, tapi memang sejak awal kondisi rumah itu pondasinya tidak ada, akhirnya tanahnya itu nggeret (lengser),” paparnya.

Adi menambahkan, kontrak pengerjaan box culvert sudah dilakukan sejak Juni 2023 lalu. Pengerjaan box culvert tersebut mulai dikerjakan dari Jalan Gembong hingga ke Jalan Kapasari. “Kemungkinan pengerjaanya akan selesai akhir November atau awal Desember 2023 mendatang,” pungkasnya. (irm)

TAGGED: Pemkot Surabaya
Irman September 6, 2023
Previous Article Libatkan Stakeholder dalam Program Orang Tua Asuh, Kota Surabaya Sukses Tekan Kasus Stunting
Next Article Anas Karno dorong moderenisasi Posyandu
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

DPD PSI Surabaya Takziah ke Rumah Duka Edy Suratno, Korban Kecelakaan Gondola saat Hujan Badai

21 hours ago

The Westin Surabaya Gelar Wedding Fair ke-5, Hadirkan 150 Vendor dan Desainer Nasional

2 days ago

Strategi Penguatan Pendidikan Vokasi, Disdik Jatim Gulirkan 5 Mobile Training Unit Terintegrasi

2 days ago

Terombang-ambing di Lantai 26, Satu Pekerja Ascott Waterplace GugurApartemen Ascot PTC Surabaya Saat Hujan dan Angin Kencang.

3 days ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?