Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: PT. Terminal Peti Kemas Berhasil Mencatat Kenaikan 6,11 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya.
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Bisnis dan Ekonomi > PT. Terminal Peti Kemas Berhasil Mencatat Kenaikan 6,11 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya.
Bisnis dan EkonomiTeknologiUncategorized

PT. Terminal Peti Kemas Berhasil Mencatat Kenaikan 6,11 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya.

Bcl 2 years ago 59 Views
Gambar Bongkar Muat Peti Kemas

Surabaya – Sepanjang tahun 2023, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berhasil mencatat kenaikan arus Petikemas sebesar 1.449.641 TEUs atau naik 6,11% dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut didapat dari kontribusi peti kemas internasional tercatat 1.375.927 TEUs dan peti kemas domestik sebesar 73.713 TEUs.
Mengawali tahun 2024, TPS sebagai salah satu anak usaha Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melayani sandar perdana kapal milik pelayaran Hapag-Lloyd, MV. Jakarta Express pada awal Januari 2024 ini. Kapal dengan panjang 260 meter dan kapasitas 4.672 TEUs ini melakukan bongkar muat pertamanya di Surabaya dengan tujuan Singapore.
Tidak hanya itu, pada bulan Januari 2024 ini, TPS menerima 3 kapal yang masing-masing dioperatori secara regular oleh RCL pada CS2/RCI service dengan kapal MV. Whutthi Bhum, kemudian OOCL dengan MV. Xin Yan Tai pada China 1/CIP 1 service dan Cosco yang mengoperatori MV Xin Qing Dao pada KCS/NIS 1 service. Join service tersebut dilakukan bersama dengan CNC (CMA CGM Group) untuk tujuan Philippine, China, transshipment Hong Kong, Singapore dan Malaysia.
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2023 sudah ada 8 servis baru yang dilayani melalui TPS, sehingga sangat berkontribusi dalam meningkatkan arus peti kemas TPS sepanjang tahun 2023. “Alhamdulillah awal tahun 2024, kami sudah menerima beberapa joining service melalui TPS, ini merupakan awal yang baik untuk merealisasikan target 2024”, ungkap Wahyu.
Sepanjang tahun 2023, TPS terus melakukan upaya transformasi dalam meningkatkan layanan bongkar muat melalui berbagai faktor pendukung, diantaranya perbaikan struktur akses jembatan, peninggian sebagian area penumpukan pada blok UV dan Karantina, hingga pemutakhiran system digitalisasi TPS yang terus dikembangkan demi memberikan jangkauan kemudahan bagi seluruh pelanggan TPS.
Selain itu, TPS juga mengembangkan system pemutakhiran TI yang mendukung perkembangan pelabuhan ke arah digital port terminal, mulai dari Container Damage Report (CDR) online, custom behandle management system (pengembangan sistem aplikasi untuk percepatan proses inspeksi Bea dan Cukai dengan menghilangkan sistem berlangganan TKBM diubah dengan sistem antrian) dan gate automation.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk upaya mewujudkan pelabuhan berkelanjutan, atau yang sering disebut sebagai “sustainable port”, yang merupakan konsep pengelolaan dan pengembangan pelabuhan yang mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi secara seimbang, guna menjaga keberlangsungan usahanya, TPS telah melakukan budidaya mangrove. Pada tahun 2023, TPS telah melakukan panen 10.200 bibit mangrove, dan awal tahun ini siap panen 4 ribu bibit mangrove.
Program penanaman seribu pohon di lingkungan TPS, dimana bibit pohon ini diperoleh dari kerjasama dengan perusahaan pengelola limbah melalui penukaran limbah B3 dengan bibit pohon, sehingga TPS mampu mengkonversi limbah B3 menjadi O2.
Program penghematan BBM pada beberapa alat bongkar muat di TPS, mulai dari optimalisasi hot seat change, optimalisasi penggunaan ITV, optimalisasi perencanaan operasional, termasuk inovasi pemasangan inverter pada RTG dan ITV.
Pada pertengahan tahun 2023 lalu, TPS juga mulai melakukan elektrifikasi alat pada RTG, dimana progress saat ini masih dalam tahap pembuatan jalur kabel listrik, sehingga ditargetkan elektrifikasi 30 unit RTG di TPS selesai di tahun 2025.
Sedangkan untuk rencana kerja tahun 2024, TPS akan melakukan integrasi system informasi TOS (Terminal Operation System) Nusantara yang terkoneksi dengan seluruh terminal di Indonesia yang dikelola oleh Pelindo. Sedangkan dari segi fasilitas, akan dilakukan pengerukan dermaga internasional yang rutin dilakukan setiap tahun, sedangkan dari segi alat, akan terus dilakukan maintenance pada alat, sehingga performa TPS akan tetap terjaga di 2024.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kami, baik untuk servis yang sudah ada saat ini maupun servis-servis baru berikutnya, sehingga kami optimis bahwa target di 2024 yakni sebesar 1,4 juta TEUs akan tercapai”, imbuh Wahyu.
Selain itu, TPS juga mencatat peningkatan kinerja bongkar muat, yakni pada angka 58 box/ship/hour, jauh di atas kinerja bongkar muat 48 box/ship/hour yang ditetapkan oleh Kementrian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak di Surabaya.

TAGGED: bongkar muat, Pelindo, petikemas, Surabaya
Bcl January 19, 2024
Previous Article Satpol PP Sita Puluhan Mihol dari Tiga Ruko di Surabaya Barat
Next Article Tingkat Kegemaran Membaca di Surabaya Tertinggi se-Jawa Timur
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Arus Penumpang PELNI Surabaya Lebaran 2026 Stabil, Logistik Didorong Diskon 20 Persen

2 weeks ago

Warga Warugunung Keberatan, Soroti Kontribusi Perusahaan hingga Pemasangan Tiang Listrik

2 weeks ago

Viral Mobil Dinas KPU Surabaya di Jombang Saat Lebaran, Komisioner Subairi Minta Maaf

3 weeks ago

Pengamanan Diperketat, Ribuan Wisatawan Padati THP Kenjeran Saat Libur Lebaran

4 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?