SEPUTARINDONESIA.NET,SUMENEP-
Terkait persoalan direktur PT. Sumekar Line, Forum Mahasiswa kangayan kepung dan melakukan aksi di depan kantor Bupati Sumenep Madura Jawa Timur.
Salah satu massa aksi, Moh. Ari Hasan menegaskan, bahwa persoalannya adalah ada pimpinan PT Sumekar Line yang dinilai Gagal total dalam tingkat pelayanan publik, khususnya masyarakat kepulaan Kangayan.
Masih Ari Hasan, jika dinilai gagal PT. Sumekar Line yang bergerak yang di transportasi milik daerah maka wajib di bubarkan
Lebih lanjut Hasan Massa aksi dari forum Mahasiswa Kangayan sempat terjadi gesekan dengan petugas keamanan dari polres Sumenep, sehingga berdampak pagar milik Pemkab Sumenep, roboh dan rusak
“Aksi kali ini, dengan maksud dan tujuan hanya ingin bertemu dengan orang nomor satu (Bupati Sumenep), akan tetapi tidak keluar untuk menemui para demonstran,” terangnya.
Walaupun dibawah terik matahari para aksi terus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait Badan usaha milik Pemkab Sumenep, PT Sumekar Line yang bergerak di transportasi wajib di bubarkan, karena selama ini tidak berfungsi sebagai mana mestinya,
“Masyarakat kepulauan khususnya kepulauan kangayan banyak yang terlantar hendak mau balik ke kampung halaman nya kalau hanya ada satu kapal yang beroperasi, ini seharusnya jadi atensi pemerintah daerah kabupaten Sumenep, jangan cuma berpangku tangan lalu membirakn begitu saja,” imbuhnya.
Sementara itu, Humas Polres Sumenep Widiarti mengatakan, Pengamanan Unras dari Aliansi Majelis Pemuda Revolusi ( MPR ) dan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kangean (AMMK) ke Kantor Bupati Sumenep dengan pers pam 164 orang
“Kami memasang pagar kawat berduri demi keamana dan ketertiban dalam penyampaian aspirasi,” pungkasnya.(*/hen)

