Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Wanita 28 Tahun Diduga Dianiaya hingga Mentalnya Terganggu
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Kriminal > Wanita 28 Tahun Diduga Dianiaya hingga Mentalnya Terganggu
KriminalPeristiwa

Wanita 28 Tahun Diduga Dianiaya hingga Mentalnya Terganggu

admin 3 years ago 640 Views
Korban penganiayaan usai melapor ke Polsek Simokerto

SURABAYA– Diduga jadi korban penganiayaan antara juragan dan pembantunya, Faria Ulfa (28), akhirnya melapor ke Polisi.

Warga Jalan Donokerto Gang 11, Kelurahan Kapasan, kecamatan Simokerto Surabaya itu alami gangguan mental.

Keluarga dari korban Faria atau Ria dan Marnik tidak terima saudaranya diperlakukan seperti itu. “Kok sampai seperti itu, ini punya keluarga. Bukan seorang diri, jangan berbuat seenaknya,” kata Marnik, pada Sabtu (21/1/2023) pagi.

Akibat kejadian itu, korban terlihat terganggu mentalnya. Korban ini bekerja pada Yeni, tidak lain majikannya sendiri, yang beralamat di jalan Kapasan dalam 1 Nomor 11 Surabaya.

Dugaannya, kejadian tersebut, bermula dari perselisihan kerja penataan belinjo di rumah Yeni, jalan Kapasan dalam Gg 1 Nomor 11 Surabaya. Sehingga Ria dipukul Rini yang juga teman kerjanya, pada Rabu (18/1/2023) siang.

Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua
Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

“Dulu itu sebelum suami (Yeni) meninggal sudah berpesan jangan ada yang kerja disana, istri saya jahat,” ujar salah satu warga sekitar.

Ia juga menyaksikan sendiri, saat itu Ria membeli buah dengan keadaan wajah babak belur. Saat ditanya, Ria mengatakan bahwa dirinya dipukul juragannya.

“Pada, Jumat (20/1/2023) pagi, korban kesini beli buah, saat ditanya soal wajahnya yang babak belur, dirinya menjawab katanya dipukuli juragannya,” tambah warga.

Hal itu pun bukan diungkapkan oleh seorang saja, namun Ketua RT 1, RW 8 Kapasan Simokerto Surabaya, Mikel juga mengungkapkan bahwa Ria pernah di potong gundul oleh Juragannya sebelum Pandemi.

“Waktu itu sudah lama sebelum Pandemi rambutnya digunduli alasan ada kutu. Ya saya diamkan saja, karena anaknya kan mau saja. Seharusnya jangan digunduli itukan wanita, seharusnya dipotong laki ta bagaimana. Ya (Yeni) itu dikenal (jahat) oleh masyarakat,” ungkap Mikel.

Terpisah, saat dikonfirmasi Yeni selaku bosnya Ria membantahnya kalau dirinya tidak melakukan hal itu. “Dia itu ta bawa ke tukang potong, bukan saya sendiri yang potong. Dia (Ria) ikut saya gajian Rp. 750 ribu,” bantahnya.

Selain itu, atas informasi beredar bahwa Ria juga diduga pernah di siram Air panas oleh Yeni. Yeni juga membantahnya. “Siapa yang bilang, temukan saya. Ada buktinya gak,” ujar Yeni dengan nada tinggi.

Atas kejadian ini, Ria melapor di Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya. Dengan Surat Laporan Nomor TBL-B/19/I/SPKT/POLSEK SIMOKERTO/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.(*)

TAGGED: Penganiayaan, polseksimokerto
admin January 21, 2023
Previous Article Pemuda Pancasila Dukung Polisi Ungkap Kasus Pemukulan
Next Article Ayah Wali Kota Eri Cahyadi Wafat, Pesannya Sebelum Tutup Usia

Berita Lainnya

Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua

2 days ago

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

1 week ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

1 week ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?