Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Pemuda Pancasila Surabaya Kecam Keras Konten Isu SARA, Desak Pelaku Dibawa ke Ranah Hukum
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Hukum > Pemuda Pancasila Surabaya Kecam Keras Konten Isu SARA, Desak Pelaku Dibawa ke Ranah Hukum
HukumPeristiwaSosial Budaya

Pemuda Pancasila Surabaya Kecam Keras Konten Isu SARA, Desak Pelaku Dibawa ke Ranah Hukum

Bcl 5 months ago 62 Views

Surabaya,Seputarindonesia.net – Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Surabaya, H Baso Juherman, merespons keras unggahan akun Instagram @viralofjustice yang menimbulkan polemik dan perdebatan sengit di kalangan warganet. Konten tersebut, yang diklaim sebagai pesan gerakan #forjustice yang lahir di Surabaya, dinilai memicu isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) serta merusak keharmonisan kota.
​
​Baso Juherman menegaskan bahwa Surabaya adalah kota multietnis yang tidak boleh dijadikan arena provokasi. Ia menekankan peran Surabaya sebagai kota perjuangan dan pusat ekonomi.
​“Jangan rasis, ini kota bisnis, kota ekonomi, tempat berbagai suku berjuang pada 10 November,” ungkap Baso, mengingatkan akan sejarah dan karakter kota Pahlawan.
​Unggahan yang disorot tersebut memuat tulisan yang intinya menyebut misi gerakan #forjustice adalah “mengembalikan hak, harkat, dan martabat orang Surabaya terutamanya orang Jawa.” Pesan inilah yang dianggap sebagian warganet memicu kontra dan isu sensitif terhadap warga pendatang.
​
​Pemuda Pancasila Surabaya secara tegas mendesak agar akun-akun yang diduga memproduksi konten pemicu isu SARA segera ditindaklanjuti, bahkan siap membawanya ke ranah hukum.
​“Kalau ada akun begitu, ya, laporkan. Atau kita yang akan laporkan ke Cyber Crime Polda Jatim untuk menelusuri siapa di balik ini,” ujar Baso, menunjukkan keseriusan organisasinya dalam menjaga kondusivitas kota.
​Menurut Baso, pernyataan yang memecah belah justru mengganggu harmoni yang telah lama terjaga di Surabaya. Ia menyebut bahwa warga Surabaya merasa resah dengan upaya adu domba tersebut.
​“Kita ini warga Surabaya risih, yang begini ini mengadu domba anak Surabaya, merusak persatuan yang sudah adem ayem,” tambahnya.

​Sebagai kota metropolitan, Pemuda Pancasila menilai Surabaya adalah rumah bersama, tempat seluruh masyarakat berkarya dan mengembangkan perekonomian tanpa sekat suku atau kelompok tertentu.
​“Surabaya kota metropolitan. Tidak boleh ada perbedaan dijadikan alat provokasi,” tegas Baso.
​Baso Juherman menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh warga Surabaya menginginkan kota ini maju, aman, dan sejahtera ekonominya. Oleh karena itu, pihak-pihak yang sengaja memainkan isu SARA di Surabaya diminta angkat kaki demi menjaga masa depan kota.

TAGGED: Baso suherman, hukum, Pemuda pancasila, Sara
Bcl November 26, 2025
Previous Article Konflik Internal Memuncak, PBNU Nyatakan KH Yahya Cholil Staquf Tak Lagi Jabat Ketua Umum
Next Article Pengunjung Diskotek Ibiza Tewas Bersimbah Darah di Kepala, Diduga Akibat Botol
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Polrestabes Surabaya Junjung Prosedur Hukum, Tiga Pria Diduga Konsumsi Narkotika Dipulangkan

19 hours ago

Dari Jatim ke Istana, DPRD Jawa Timur Pastikan Aspirasi May Day Diterima Prabowo Subianto

23 hours ago

Saham Anjlok Drastis, Direktur PT Harum Resource Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polisi

1 day ago

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung

3 days ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?