Gondol Mixer, Maling ini Satroni Masjid Baiturrahman

seputarindonesia.net

Seputarindonesia.net II SURABAYA-Aksi pencurian di area masjid kembali terjadi di kota Surabaya. Beberapa peralatan elektronik digondol pelaku hingga aktifitas ibadah sempat terganggu.

Pencurian alat elektronik berupa mixer itu terjadi di Desa kuwukan RT 3 RW 6 Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Surabaya tepatnya masjid Baiturrahman Gang 3 pada, Sabtu tanggal 21 Mei 2022 sekitar pukul 11.15 WIB.

Baca juga: Diduga Curi Lombok, Warga di Kedung Cowek Hajar Bajing Loncat hingga Kritis

Takmir Masjid Abah Akir selaku Pelapor menerangkan jika, tindak pencurian dengan pemberatan yang terjadi di dalam masjid Baiturrahman Gang 3 dan beberapa alat elektronik diembat maling.

"Saya sudah membuar laporan resmi ke Polsek Lakarsantri, Surabaya," katanya kepada media ini sembari menunjukkan bukti laporan, Senin (23/5/2022).

Menurut keterangan korban diketahui, barang elektronik milik masjid berupa dua unit mixer inventaris telah hilang dicuri maling.

Aksi nekat maling itu terekam oleh kamera CCTV di area masjid. Dalam rekaman terdapat satu orang laki-laki yang diduga mencuri dua unit mixer dan membawa keluar area masjid dengan dimasukkan ke dalam tas ransel warna hitam.

Baca juga: Ditreskrimum Polda Jatim Sebut Ungkap Kasus 3C Bulan Juni 2026 Meningkat

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian di atas 6 juta rupiah dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lakarsantri, Polrestabes Surabaya.

"Kejadian ini yang ketiga, dulu pernah ada sepeda hilang. Pada bulan puasa kemarin juga ada pencurian tabung gas dilokasi sama," tambah korban.

Korban berharap, atas kejadian tersebut polisi berhasil mengungkap dan menangkap siapa pelakunya sebab di area masjid kerap kali terjadi pencurian.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Kelurahan Jeruk Dampingi Kelompok Tani, Dukung Optimalisasi Lahan dan Lomba Ketahanan Pangan

Terpisah, ketika media ini mengkonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Bambang membenarkan adanya pencurian dan korban sudah membuat laporan.

"Iya ada laporan, tapi pelakunya belum diketahui," singkat Iptu Bambang.(*)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru