Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: BNNK Surabaya dan LRPPN Gelar Istighosah dan Santunan Yatim dalam Peringatan HANI 2025
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Hukum > BNNK Surabaya dan LRPPN Gelar Istighosah dan Santunan Yatim dalam Peringatan HANI 2025
HukumKriminalPeristiwaSosial BudayaTNI Polri

BNNK Surabaya dan LRPPN Gelar Istighosah dan Santunan Yatim dalam Peringatan HANI 2025

Bcl 5 months ago 37 Views
BNNK Surabaya dan LRPPN Surabaya menggelar istighosah dan santunan anak yatim dalam rangka HANI 2025

Surabaya, seputarindonesia.net – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya bersinergi dengan Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Surabaya menggelar kegiatan istighosah dan santunan anak yatim. Acara yang sarat makna ini digelar pada Sabtu (5/7/2025), bertepatan dengan bulan Suro—bulan penuh berkah dan spiritualitas dalam penanggalan Jawa.

Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Hadir di antaranya perwakilan dari Yayasan Masjid Rahmat Surabaya dan sejumlah lembaga rehabilitasi lokal. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi simbol nyata komitmen kolektif dalam menyelamatkan generasi muda Surabaya dari ancaman narkoba.

Kepala BNNK Surabaya, Kombes Pol. Heru Prasetyo, S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif LRPPN dalam mengusung pendekatan spiritual dan sosial sebagai bagian dari upaya pencegahan dan rehabilitasi narkoba di tengah masyarakat.

“Meskipun metode seperti hipnoterapi belum sepenuhnya masuk dalam sistem rehabilitasi nasional, namun kami terbuka terhadap segala bentuk inovasi yang membawa dampak positif,” ungkap Kombes Heru.

Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa BNNK Surabaya mendorong pendekatan yang lebih restoratif dan humanis dalam penanganan penyalahguna narkoba.

Komplotan Pengeroyok Viral di Karah Surabaya Tertangkap, Berawal dari Pesta Miras dan Konvoi Cari Mangsa
Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan di Lantai Dasar Apartemen Grand Lagoon Dukuh Pakis
Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog
Skandal Pemulangan Tahanan Narkoba: Dana Sagita Bebas Kilat dari Rehabilitasi Diduga Lewat Transaksi Ratusan Juta!
Panas! Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo Dilaporkan ke BK atas Dugaan Pemalsuan Jabatan dan Back-up CEO RS Pura Raharja.

“Yang terpenting sekarang adalah menjauhi narkoba. Jika saat ini Anda masih menjadi penyalahguna, segera melaporkan diri ke BNNK Surabaya. Kami pastikan, jika Anda melapor secara sukarela, tidak akan kami proses secara hukum, melainkan akan kami rehabilitasi,” tegasnya.

Senada dengan hal itu, Ketua LRPPN-BI Kota Surabaya, Siswanto, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata dari komitmen bersama untuk memperluas akses rehabilitasi, terutama bagi para pecandu yang ingin berubah secara sukarela.

Peserta istighosah dan santunan anak yatim dalam rangka HANI 2025 oleh BNNK dan LRPPN Surabaya di bulan Suro

“Pendekatan berbasis kasih sayang dan spiritualitas menjadi kunci. Kami ingin penyalahguna tidak merasa dikucilkan, melainkan didukung untuk bangkit,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba di lingkungan masing-masing.

“Mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga ke depan acara seperti ini bisa dipersiapkan dengan lebih baik dan berdampak lebih luas,” tambah Siswanto.

Meskipun sederhana, kegiatan ini mengandung nilai kemanusiaan yang mendalam. Tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Melalui istighosah dan santunan ini, BNNK dan LRPPN menegaskan bahwa pendekatan spiritual dan empati sosial bisa menjadi solusi alternatif dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

“Semangat kepedulian ini menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang bersih dari narkotika,” tutup Siswanto.

TAGGED: bnnk, Lrppn, narkoba, rehabilitasi, santunan, Surabaya
Bcl July 5, 2025
Previous Article PCNU Surabaya 2024-2029 Resmi Dilantik,KH.IR. Masduki Toha Siap Sinergi dan Berkhidmat untuk Umat
Next Article Marak Penipuan di Marketplace Facebook, Polrestabes Surabaya Bekuk Pelaku Penipuan Bermodus Test Drive
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Komplotan Pengeroyok Viral di Karah Surabaya Tertangkap, Berawal dari Pesta Miras dan Konvoi Cari Mangsa

1 hour ago

Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan di Lantai Dasar Apartemen Grand Lagoon Dukuh Pakis

3 hours ago

Empat Hari Dapat Handangan Penertiban Tambang GB, Polres Buru undang 13 Aktivis Untuk Hadiri Dialog

7 hours ago

Skandal Pemulangan Tahanan Narkoba: Dana Sagita Bebas Kilat dari Rehabilitasi Diduga Lewat Transaksi Ratusan Juta!

7 hours ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?