Warga RT 02 RW 07 Tubanan Baru Adakan Kerja Bakti Massal

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga RT 02 RW 07 Tubanan Baru Adakan Kerja Bakti Massal
Warga RT 02 RW 07 Tubanan Baru Adakan Kerja Bakti Massal

i

SURABAYA-Program kerja bakti massal "Surabaya Bergerak" terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) dan warga, baik di kawasan perkampungan maupun perumahan. Salah satunya seperti yang dilakukan masyarakat Tubanan Baru, Kelurahan Karang Poh, Kecamatan Tandes, Surabaya.

Ketua RW 07 Tubanan Baru, Angga Tria Wardhana mengatakan, semua warga mulai dari RT 01 sampai 04 Tubanan Baru sangat antusias mengikuti kerja bakti massal ini. Mengingat, sudah lama kerja bakti tidak dilakukan.

"Alhamdulillah di massa kepimpinan ketua RT dan RW yang baru ini warga sangat antusias sekali mengikuti kerja bakti massal yang memang menjadi progam pemerintah kota Surabaya," ungkapnya, Minggu (15/1/2023).

Angga menyebutkan, ada beberapa titik fokus yang menjadi pusat pekerjaan kerja bakti. Mulai dari saluran air yang tidak lancar hingga menjadi genangan ketika turun hujan.

"Juga membersihkan ban-ban bekas yang berpotensi menjadi sumber penyakit, serta juga lahan fasum yang nantinya pemanfaatanya bisa di gunakan oleh RT masing-masing," jelasnya.

Dirinya menambahkan, kerja bakti seperti ini akan terus digalakkan khususnya di Tubanan Baru, yang tentunya juga meminta suport dari pemerintah kota Surabaya untuk masalah penanganan pembuangan sampah seusai pembersihan.

"Alhamdulillah pemkot sangat membantu dalam setiap kegiatan di Tubanan Baru ini seperti menyediakan kantong sampah bekas kotoran seusai kerja bakti," imbuhnya.

Ketua RT 02 Tubanan Baru, Guntur Deni Pramurti menambahkan, warga sangat antusias melakukan kerja bakti. Untuk masalah fokus khusus warga RT 02 yakni membersihkan lahan fasum yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi warga yang mempunyai mobil namun belum ada garasi.

"Jadi untuk kerja bakti saat ini kami warga RT 02 fokus pembersihan lahan fasum untuk dimanfaatkan menjadi parkiran mobil," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, program "Surabaya Bergerak" ini bukan hanya berdampak pada lingkungan. Akan tetapi, juga berdampak pada kepedulian dan kepedulian dengan sesama.

“Jadi di dalam program ini masyarakat saling gotong royong membersihkan lingkungannya, mereka peduli satu sama lain agar terhindar dari musibah. Karena membersihkan lingkungan itu butuh kesadaran dari diri masing-masing warga Surabaya,” kata Hebi.

Hebi mengungkapkan, secara tidak langsung warga yang berpartisipasi dalam kegiatan ini telah membantu pemkot dalam membersihkan saluran drainase untuk mencegah terjadinya genangan. “Sebenarnya fokus utamanya itu pembersihan saluran air. Namun, ada juga warga yang melakukan perantingan, mengumpulkan barang bekas, dan sebagainya. Kemudian kita bantu fasilitasi pengangkutan,” ungkapnya.

Program yang sudah berjalan selama dua bulan terakhir, titik paling banyak yang mengikuti pada hari ini. Sebelumnya, tiap minggu paling banyak 80 titik RT yang berpartisipasi dalam “Surabaya Bergerak”. “Bahkan, waktu itu ada yang ikut namun tidak daftar. Nah itu justru menyulitkan kami dalam pengangkutan hasil kerja bakti,” lanjutnya.

Untuk mempermudah pemkot mengangkut sampah yang dihasilkan dalam kerja bakti, ia mengimbau kepada masing-masing Ketua RT untuk mendaftar melalui website terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memudahkan DLH dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya mengangkut sampah hasil kerja bakti.

“Jadi paling tidak daftar dulu, biar kami tahu titik jemputnya agar tidak ada sampah yang terlantar di pinggir jalan. Selain itu, kami juga bisa memberi jadwal tiap minggu, agar tidak bersamaan kerja baktinya sehingga sampah itu bisa terangkut semua,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Tragedi di Rungkut! Bocah Down Syndrome Tewas, Polisi Periksa Dua Anak Tetangga…

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Dari Gus Kikin hingga Kiai Sepuh Kediri, Ini Momen Silaturahmi Kapolri di Tebuireng…

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…