Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Pahlawan di Bojonegoro, Diabadikan dalam Nama Jalan dan Fasilitas Umum
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Pahlawan di Bojonegoro, Diabadikan dalam Nama Jalan dan Fasilitas Umum
DaerahPemerintahan

Pahlawan di Bojonegoro, Diabadikan dalam Nama Jalan dan Fasilitas Umum

admin 3 years ago 640 Views

BOJONEGORO– Nama-nama para pahlawan di Kabupaten Jojoba diabadikan menjadi nama jalan. R Ngastasio Kertonegoro, nama panggung pemerhati sejarah asal Bojonegoro duduk di salah satu warkop tengah kota Bojonegoro.

Ia membawa setumpuk literatur sambil bercerita kisah kepahlawanan di Bojonegoro pada eranya. Sampai kapanpun, November akan tetap menjadi bulan pengingat kisah pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Seakan juga momentum pas untuk merefleksikan pahlawan lokal Bojonegoro.

Ditemani secangkir kopi khotok, Ngastasio menceritakan nama-nama tokoh pahlawan Bojonegoro yang diabadikan. Baik melalui nama jalan maupun fasilitas lainnya. Seakan membawa siapa saja yang ikut mendengar, turut membayangkan apa yang dialami masa itu.

Sebanyak 13 nama muncul dalam perbincangan tentang sejarah ini. Ngastasio memejamkan mata, mengingat sambil mengurut jalan dan beberapa fasilitas publik bernamakan pahlawan sesuai denah kota sebagaimana hasil pengamatannya.

Nama-nama pahlawan tersebut di antaranya Letjen H. Soedirman (diabadikan menjadi nama stadion), Dr.R. Sosodoro Djadikoesoemo (diabadikan menjadi nama rumah sakit), dan Tumenggung Sosrodilogo (diabadikan menjadi nama jembatan).

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

Sementara beberapa tokoh pahlawan yang diabadikan menjadi nama jalan di antaranya Lettu Soejitno, Lisman, Lettu Suwolo, Kopral Kasan, Serma Maun, Sersan Darsi, Letda Suradji, Serma Abdullah, Letda Mustajab, dan Kapten Martono.

Beberapa nama tersebut tercantum di buku Sejarah Kabupaten Bojonegoro, Menyingkap Kehidupan dari Masa ke Masa yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bojonegoro tahun 1988. Sementara beberapa nama pahlawan yang diabadikan menjadi nama jalan diterangkan melalui Buku Sejarah Perjuangan TRIP Bojonegoro. Mengisahkan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dalam Perang Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sering kali saya berbincang dengan anak muda bahkan yang sudah berumur tapi belum tahu kisah-kisah perjuangan pahlawan Bojonegoro. Padahal tempat tinggalnya di jalan tersebut. Melalui perbincangan ini, mudah-mudahan semakin banyak warga Bojonegoro yang tahu kisah-kisah kepahlawanan yang sudah diabadikan pemerintah melalui nama jalan maupun infrastruktur publik,” ujar pria yang juga pendiri Fanpage Facebook Bojonegoro Tempoe Doloe ini.

Letjen H. Soedirman misalnya. Nama yang diabadikan menjadi stadion sepak bola di Bojonegoro di Jalan Lettu Suwolo. Pahlawan ini lahir di Desa Ngringinrejo. Dia adalah komandan Brigade Ronggolawe (1948-1952). Pahlawan nasional dan tokoh sentral dalam usahanya mempertahankan Bojonegoro dari Belanda.

“Lettu Suwolo juga tergabung di Brigade Ronggolawe. Gugur saat kontak senjata dengan tentara Belanda di Desa Kendal Utara Ngumpakdalem,” terangnya sambil sesekali menyeruput kopi.

Kisah patriotik juga berasal dari para pejuang TRIP. Diabadikan menjadi Jalan Lisman. Pelajar berusia 18 tahun yang gugur saat membawa amunisi peluru. Sementara pahlawan yang di abadikan menjadi Jalan Serma Abdullah dan Jalan Kopral Kasan, gugur dan senjatanya terampas. Terjadi saat serangan keenam pada tanggal 2, malam 3 Agustus 1949.

“Saat itu mempertahankan Bojonegoro dari serangan Belanda, gugur di daerah Temayang. Beserta delapan pejuang lainnya, Serma Abdullah gugur dan diabadikan menjadi nama jalan di Desa Pacul. Sementara Kopral Kasan diabadikan menjadi nama Jalan di Banjarejo,” jelasnya sambil memperlihatkan literatur bertuliskan delapan pejuang yang gugur kala itu.

Beberapa nama tokoh pahlawan ini tentu hanya sebagian. Masih banyak tokoh-tokoh lain yang tentunya mengandung histori kepahlawanan. Seperti Sersan Darsi, yang diabadikan menjadi nama jalan di Banjarejo.

Ngastasio menceritakan, di sekitar Pacinan Karangpacar Bojonegoro sebuah peluru mengenai kepala dan Sersan Darsi gugur saat perjalanan menuju Komando Batalyon.

“Itulah beberapa kisah tokoh-tokoh pejuang lokal yang namanya diabadikan. Baik untuk infrastruk

TAGGED: Bojonegoro
admin November 25, 2022
Previous Article Isu Jual Beli Pasar Tradisional 17 Agustus Pamekasan
Next Article Cengengesan, Tersangka ini Saat Ditanya Kapolsek

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

4 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

6 days ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

2 weeks ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?