Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Panen Kedelai Bersama Kementerian Pertanian di Bojonegoro
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > Panen Kedelai Bersama Kementerian Pertanian di Bojonegoro
DaerahPemerintahan

Panen Kedelai Bersama Kementerian Pertanian di Bojonegoro

Sabairi 4 years ago 48 Views
Panen Kedelai bersama Kementrian Pertanian di Bojonegoro

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memulai gerakan merdeka panen kedelai bersama Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Kementerian Pertanian Republik Indonesia Yuris Tianto. Panen kedelai ini digelar di Dusun Bogo Putih, Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo, Rabu (24/8/2022)

Hadir di acara tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro mewakili Bupati Bojonegoro, Direktur AKABI, Kepala DKPP, Camat Sumberrejo, Bulog, Forkopicam, serta para kades. Selain itu juga para penyuluh pertanian serta para petani penerima bantuan APBN se-Kecamatan Sumberrejo dan Kelompok Tani Makmur Satu Desa Tlogohaji.

Dalam kegiatan ini, semua turun ke sawah untuk memanen kedelai varietas Anjasmoro bersama para petani.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Kementerian Pertanian Republik Indonesia Yuris Tianto memaparkan arahan presiden terkait bidang pertanian. Diantaranya dalam mengembangkan komoditas prioritas, seperti padi, jagung, kedelai maupun komoditas pertanian lainnya. Hal ini sebagai bentuk mengurangi impor.

Yuris memaparkan ada lima resep sukses dalam berbisnis kedelai. Pertama, akurat lahan dan petani. Kedua akurat sarana produksi. “Dalam hal ini yang memiliki 80 persen daya tumbuh,” katanya.

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

Ketiga, akurat budidaya, mulai dari teknologi dan pembekalan yang baik. Sebab, ilmu saat ini sudah mudah untuk dicari lewat media manapun. Keempat, akurat siklus usaha.

Yuris menerangkan, setelah penanaman kedelai, sudah memastikan siapa yang akan membeli hasil panen, misal Bulog. “Kelima soal harga. Mari kita lakukan bersama-sama. Harus semangat. Dengan semangat baru kita bisa mandiri dan meningkatkan produktifitas kedelai,” terangnya.

Masih dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Helmi Elisabeth mengatakan, pada 2022, Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten penerima bantuan benih khususnya kedelai. Kegiatan dalam rangka meningkatkan produksi dan produktifitas tanaman aneka kacang dan umbi utamanya kedelai. Berbagai upaya dilakukan salah satunya melalui penyaluran bantuan pemerintah pusat berupa sarana produksi untuk budidaya kedelai.

“Bantuan yang telah tersalurkan terdiri dari benih 50 kg, pupuk NPK non subsidi 45 kg, pupuk hayati cair 3 liter, dan pestisida 2 liter untuk setiap hektarnya,” jelas Helmi.

Bojonegoro sendiri mempunyai banyak sentra kedelai. Diantaranya di Kecamatan Sumberrejo, Balen, Kapas, Dander, Sukosewu, Kedungadem, dan Kepohbaru.

“Sementara luas tanam mengalami peningkatan. Di 2021 total 9.742 hektar. Di 2022 naik menjadi 10.282 hektar. Dengan rincian, 4.889 hektar bantuan APBN dan 5.393 hektar merupakan swadaya,” ujarnya.

Bantuan kedelai dari pusat tahun 2022 seluas 4.889 hektar rencananya, hasil panen ini akan dijadikan benih kembali melalui pemurnian varietas seluas 1.110 hektar. Dengan harapan dapat membantu meringankan biaya usaha tani, meningkatkan produksi, produktivitas, serta nilai jual komoditas kedelai dibandingkan dengan dijual untuk konsumsi.

“Bupati sangat konsen pada pertanian melalui program petani mandiri. Terima kasih kepada Kementrian Pertanian, mudah-mudahan menjadi momentum baik dan harga kedelai bersahabat,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro Kusnandaka Tjatur menuturkan, Indonesia merupakan gudangnya pertanian. Wilayah Bojonegoro pun juga unik. Seperti bantaran sungai yang saat ini digunakan untuk pertanian dan sudah merasakan tiga kali panen.

“Saya yakin dulur-dulur petani Bojonegoro siap menjadi bagian praktik dari Kementerian Pertanian dalam arti praktek produktif. Panen kedelai merupakan terobosan karena trennya masih impor. Ini sebagai peluang,” ujarnya. (Rul)

 

Sabairi August 24, 2022
Previous Article Warga Pancer Dukung Survey Geologi di Gunung Salakan
Next Article Mengaku Jual Barang dari Orang Dalam Lapas
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

2 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

4 days ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

1 week ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?