SURABAYA, SEPUTARINDONESIA.NET – Transformasi bisnis dan operasional pasca integrasi Pelindo terus menuai hasil positif. PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), berhasil meningkatkan kinerja operasionalnya secara signifikan berkat implementasi standarisasi operasional berbasis Planning and Control (P&C) dalam penanganan kapal bermuatan penuh (full and down).
Penerapan sistem P&C, yang merupakan bagian dari strategi Pelindo pasca integrasi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses bongkar muat. Direktur Operasi TPS, Rino Wisnu Putro, menjelaskan bahwa pendekatan sistematis ini dengan perencanaan detail dan pengawasan terintegrasi mampu mengurangi gangguan dan mempercepat proses sandar dan muat kapal. Hal ini sangat krusial untuk kapal bermuatan penuh yang membutuhkan akurasi tinggi guna memaksimalkan ruang palka dan meminimalkan broken stowage.
TPS menerapkan beberapa strategi pendukung, termasuk penguatan koordinasi internal, pemisahan muatan berpotensi mengganggu rencana pemuatan, klasifikasi berat peti kemas, dan evaluasi kinerja harian. Hasilnya pun mengesankan. Pada kapal Brickell yang melayani rute Singapura dan Tanjung Pelepas, Malaysia, produktivitas (Boxes per Ship per Hour atau BSH) meningkat dari 39,76 box per jam pada 5 Februari 2025 menjadi 57,74 box per jam pada 13 Maret 2025, atau naik 31 persen. Waktu sandar (Port Stay) pun menurun dari 28,17 jam menjadi 25,97 jam (efisiensi 8 persen).
Peningkatan ini mendapat apresiasi dari Setyawan Nurhadi, Operations PT Pelayaran Bintang Putih (agen Kapal Brickell), yang menyebutnya sebagai perbaikan layanan positif dalam penanganan bongkar muat kapal bermuatan penuh.
Keberhasilan TPS ini selaras dengan visi SPTP untuk menjadi operator terminal petikemas berkelas dunia dengan total trafik 15,7 juta TEUs pada 2029. Komitmen TPS dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya sistem logistik nasional yang modern, efisien, dan kompetitif.

