Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: RSUD Sosodoro Ajak Warga Bojonegoro Lebih Peduli Kesehatan Mata
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Daerah > RSUD Sosodoro Ajak Warga Bojonegoro Lebih Peduli Kesehatan Mata
DaerahPemerintahan

RSUD Sosodoro Ajak Warga Bojonegoro Lebih Peduli Kesehatan Mata

admin 4 years ago 536 Views
RSUD Sosodoro Ajak Warga Bojonegoro Lebih Peduli Kesehatan Mata

BOJONEGORO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama RSUD Sosodoro Djatikoesoemo melalui SAPA! (SELAMAT PAGI) Malowopati FM mengajak warga Bojonegoro untuk lebih peduli Kesehatan pada mata. Dipandu penyiar Lia Yunita, siaran edisi Jumat (14/10/2022) ini dapat diikuti di channel YouTube Malowopati Radio dan interaksi langsung melalui nomor WhatsApp 08113322958.

Dr. Agung Pambudi Setyowibowo, Sp.M menjelaskan kelainan refraksi adalah kondisi di mana cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan dengan jelas. Hal ini membuat bayangan benda terlihat buram atau tidak tajam. Penyebabnya bisa karena panjang bola mata terlalu panjang atau bahkan terlalu pendek, perubahan bentuk kornea, dan penuaan lensa mata.

Kelainan refraksi pada mata yaitu rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), mata silinder (astigmatisme), dan mata tua (presbiopi).

Normalnya nilai 6/6 merupakan tajam penglihatan (visus) optimal yang dimaksudkan sebagai objek dapat dilihat pada jarak 6 meter sama seperti pada populasi mata normal.

Faktor penyebab mata minus yaitu faktor pertambahan usia. Mata minus bisa semakin parah seiring bertambahnya usia, kebiasaan membaca di cahaya redup. Selain itu sering membaca dengan cahaya redup juga dapat membuat mata minus bertambah parah, terlalu lama menatap layar gadget.

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI
Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan
Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com
“ART FOR FREEDOM”, Suara Sunyi Seniman Surabaya Menggema dari Kanvas Perlawanan Elegan

Sementara, gangguan penglihatan mata plus terjadi akibat cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina, melainkan di
belakangnya. Hal ini disebabkan oleh bola mata yang terlalu pendek atau bentuk kornea maupun lensa mata yang tidak normal.

“Mata plus yang disebabkan oleh penuaan biasanya mulai muncul di usia 40 tahun. Dan akan semakin memburuk jika anda tak melakukan penanganan yang cepat dan tepat. Anak-anak yang memiliki orangtua dengan mata plus, bisa pula mengalami gangguan mata ini sedari kecil meski dalam taraf yang ringan,” ujarnya.

Dr. Agung Pambudi Setyowibowo, Sp.M juga mengungkapkan, fungsi kacamata yang utama adalah sebagai alat bantu penglihatan bagi mereka yang mengidap masalah pada mata. Bagi pengidap gangguan mata, fungsi kacamata adalah membantu agar objek yang tidak terlihat jelas jatuh di titik dekat atau di titik jauh mata sehingga bayang itu bisa terlihat.

Penderita juga bisa memakai lensa kontak, di mana merupakan salah satu cara untuk memperbaiki penglihatan supaya lebih jelas bagi orang dengan gangguan penglihatan. Seperti minus, astigmatisma dengan rabun jauh dan dekat. “Bentuk lensa kontak itu berupa lensa tipis yang dipakai menempel pada kornea mata,” imbuhnya.

Perbedaan kacamata dan lensa kontak adalah pada bidang penglihatan. Kacamata menawarkan penglihatan depan yang baik, walaupun penglihatan tepi mereka sangat buruk. Lensa kontak di sisi lain menawarkan bidang penglihatan yang luas, termasuk penglihatan tepi.

“Tips saat memakai softlens, meskipun terkesan sepele, kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar kesehatan mata tetap terjaga yaitu tidak mengganti lensa kontak, tidur tanpa melepas softlens dengan baik, mencampur cairan softlens, membilas lensa kontak dengan air keran, mandi dan berenang pakai softlens,” pungkasnya. (rul)

TAGGED: Bojonegoro
admin October 17, 2022
Previous Article Sidang Anak Kiai Jombang, Masuk Agenda Pledoi
Next Article Bisa Aja Kelabuhi Polisi, ini Modusnya Agar Aman

Berita Lainnya

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

4 days ago

Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

6 days ago

Halal Bihalal Pengadilan Tinggi Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Integritas Aparat Peradilan

2 weeks ago

Gelar Halalbihalal di kota madiun, Simbol Mempererat Tali Silaturahmi Redaksi Nusantaraabadi.com

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?