Surabaya,Seputarindonesia.net – Momen pergantian tahun baru selalu identik dengan kebersamaan. Hal inilah yang dilakukan oleh Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkari Indonesia (LRPPN-BI) dalam membina keakraban para residennya. Menjelang malam pergantian tahun 2025 ke 2026, lembaga ini menggelar aktivitas membakar ikan dan daging bersama di halaman panti rehabilitasi.
Suasana hangat terpancar saat para residen dan pengurus berkumpul mengelilingi api unggun kecil. Tanpa sekat, mereka bahu-membahu menyiapkan kayu bakar, menjaga bara api, hingga menyajikan hidangan sederhana hasil olahan bersama.
Membangun Dukungan Sosial
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bagian dari metode pemulihan psikososial. Melalui aktivitas berkelompok seperti ini, para residen diajak untuk kembali berinteraksi secara sehat dan membangun ikatan emosional yang positif.
”Membangun kebersamaan adalah kunci dalam proses rehabilitasi. Kami ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan dan perayaan bisa dinikmati dengan cara-cara yang sederhana, positif, dan tentu saja tanpa penyalahgunaan zat,” ujar Prof.Siswanto Ketua Lrppn-BI.
Refleksi di Balik Bara Api
Di sela-sela aktivitas membakar makanan, nampak para residen saling bercengkerama dan berbagi cerita. Aktivitas ini menjadi ruang bagi mereka untuk merefleksikan perjalanan pemulihan selama setahun terakhir dan memupuk optimisme untuk memulai lembaran baru di tahun 2026.
Salah seorang residen mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, rasa kekeluargaan yang diciptakan oleh LRPPN-BI membantunya merasa lebih diterima dan termotivasi untuk sembuh total.
LRPPN-BI terus berkomitmen memberikan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada medis, tetapi juga pada aspek sosial dan kemanusiaan. Dengan pendekatan yang akrab dan kekeluargaan, diharapkan para penyintas mampu kembali ke masyarakat dengan mental yang lebih kuat dan keterampilan sosial yang lebih baik.
“Melihat residen bisa senang dan akrab seperti mendapatkan keluarga baru lagi,Sehingga nantinya kembali tanpa menyentuh narkoba lagi” ucap Anik Salah satu pengurus LRPPN-BI.
Malam itu, api yang menyala di tengah lingkaran para residen seolah menjadi simbol semangat baru yang terus berkobar untuk menjemput masa depan yang lebih cerah dan bebas dari narkoba.

