Surabaya,Seputarindonesia.net – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Surabaya memastikan kesiapan penuh mereka dalam menghadapi periode puncak arus mudik dan balik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi pada masa liburan akhir tahun telah diantisipasi dengan penyiagaan armada serta kesiapan mitigasi terhadap potensi kendala, terutama akibat cuaca buruk. Kepala Cabang PT Pelni Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan bahwa seluruh armada kapal yang beroperasi di wilayah Surabaya telah menjalani pemeriksaan kelaikan intensif (ramping check) dan siap melayani peningkatan jumlah penumpang.
“Kami sudah siagakan penuh. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang jelang Nataru diprediksi akan signifikan. Karena itu, kami telah menyiapkan skema penambahan kapasitas dan mengatur jadwal pelayaran agar semua penumpang terlayani dengan baik dan aman,” ujar Roni Abdullah saat Ditemui pada Rabu (10/12).
Fokus utama kesiapan Pelni Surabaya adalah pada dua hal: kapasitas angkut dan keselamatan pelayaran. Lonjakan Penumpang,Untuk mengantisipasi peningkatan volume penumpang, Pelni Cabang Surabaya telah menyiapkan kapal-kapal cadangan dan memanfaatkan seluruh kapasitas tempat tidur resmi pada kapal reguler. Pihak Pelni mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari untuk menghindari penumpukan di hari keberangkatan.Mitigasi Cuaca Buruk: Menyadari potensi perubahan cuaca ekstrem di akhir tahun, PT Pelni telah berkoordinasi erat dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak.
“Aspek keselamatan adalah prioritas utama. Kami rutin memantau informasi cuaca maritim dari BMKG. Jika terjadi cuaca ekstrem yang membahayakan pelayaran, kami tidak akan ragu untuk melakukan penundaan keberangkatan demi keselamatan seluruh penumpang dan kru,” tegas Roni Abdullah.
Koordinasi ini mencakup penyiapan prosedur tanggap darurat, pelatihan kesiapsiagaan kru kapal, dan memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan di atas kapal melebihi standar minimum.
PT Pelni Surabaya mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kapal laut untuk:
Memesan tiket melalui saluran resmi (aplikasi, website, atau loket resmi) dan tidak membeli dari calo.
Tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket untuk kelancaran proses boarding.
Memperhatikan barang bawaan dan menjaga protokol kesehatan selama berada di area pelabuhan dan di atas kapal.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk kelancaran perjalanan Nataru tahun ini. Semoga seluruh perjalanan dapat berjalan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tutup Roni Abdullah.

