Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Wamendagri Beri Pengarahan Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah kepada Jajaran Aparat Pemkot Surabaya
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Pemerintahan > Wamendagri Beri Pengarahan Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah kepada Jajaran Aparat Pemkot Surabaya
PemerintahanSosial BudayaTeknologi

Wamendagri Beri Pengarahan Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah kepada Jajaran Aparat Pemkot Surabaya

Irman 1 year ago 89 Views
Wamendagri Bima Arya Sugiarto

SURABAYA-Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menggelar rapat pengarahan sinkronisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, di Graha Sawunggaling, Kamis, (19/12/2024). Dalam rapat dan pengarahan ini, turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia (RI), Bima Arya Sugiarto.

Rapat pengarahan tersebut, juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Alwis Rustam dan diikuti oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD), Camat, hingga Lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan, di kesempatan ini ingin menyampaikan terkait efisiensi anggaran daerah dalam rangka mendukung pembangunan pemerintah pusat. Bima Arya menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah pusat memiliki berbagai program strategis nasional, diantaranya adalah target pertumbuhan ekonomi setinggi 8 persen, makan bergizi gratis (MBG), hingga ketahanan pangan.

“Jadi Kemendagri mengingatkan, agar semua kota-kabupaten itu memahami prinsip-prinsip ekonomi itu. Mana yang perlu diprioritaskan, dan mana yang tidak perlu, seperti makan, minum, seremoni, kemudian alat tulis kantor, perjalanan dinas, itu harusnya diminimalkan, kecuali yang betul-betul darurat,” kata Wamendagri Bima Arya.

Dalam pengarahan tersebut, Wamendagri Bima Arya mengapresiasi jajaran Pemkot Surabaya, karena telah berhasil merealisasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) secara efektif dan efisien. “Namun, tentunya kita awasi bersama terus, agar tetap terjaga. Jadi banyak kota yang harus diingatkan, Surabaya ini justru contoh yang baik, best practices ini banyak sekali di Surabaya,” ujarnya.

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung
Siomay Diduga Basi Dibagikan ke Siswa SDN Sukomanunggal 3, Program MBG Tuai Kritik
Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua
Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius
Istri Korban Dugaan Kriminalisasi Polresta Sidoarjo Mengadu ke Komisi III DPR RI

Menurutnya, efisiensi anggaran itu nantinya tidak akan membuat program-program akan dijalankan di daerah terdampak, karena pemerintah pusat juga akan memfasilitasi sumber pendanaan melalui pinjaman pihak ketiga. Contohnya, yaitu pinjaman dana melalui internasional World Bank.

“Nah, di Surabaya ini timnya berjalan, kalau di daerah-daerah lain itu seringkali tidak ingin melalui proses yang berliku. Karena untuk mendapatkan pinjaman ke World Bank itu perlu proses, dan Surabaya bisa melakukan itu, misalnya, itu salah satu contohnya. Kan pemerintah pusat memfasilitasi itu (pinjaman) dan kita memberikan rekomendasi,” terangnya.

Meskipun begitu, mantan Ketua APEKSI itu menyebutkan, efisiensi anggaran ini tidak boleh sampai mengesampingkan kebutuhan layanan dasar di daerah. Contohnya, seperti anggaran pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. “Nah, itu harus dibedakan, mana yang kebutuhan dasar, dan mana yang bisa dihemat-hemat,” sebutnya.

Di samping itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pemkot siap membantu program-program pemerintah pusat dengan cara melakukan efisiensi anggaran. Di dalam rapat tersebut, ia juga menjelaskan, pemkot juga sudah menyiapkan strategi agar pembangunan Kota Surabaya tidak sampai memberatkan fiskal pemerintah pusat ke depannya.

“Nah di situ kami akan melakukan pembiayaan, yang insyaallah akan bisa dilakukan (pinjaman) SMI, bisa dilakukan melalui bank. Tapi kemarin kita masih menego soal besaran bunganya, nah itu nanti kami harap Pak Wamen bisa membantu kami dan kota-kota yang ada di Indonesia, karena kami ingin membantu pemerintah pusat dengan kemampuan fiskal yang ada di kota kami,” jelas Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menambahkan, bahwa dirinya yakin apa yang disampaikan oleh Wamendagri Bima Arya adalah untuk mendukung kemajuan kota-kota lain di Indonesia. “Insyaallah kalau ini lancar, pembiayaannya ini sekitar Rp 5 triliun lebih yang kami usulkan kepada SMI sehingga kota bisa mempercepat pembangunan seperti yang dikatakan Pak Presiden. Dan hari ini seluruh lurah, camat, kepala dinas, hingga asisten, kami siap menunggu arahan Pak Wamen,” pungkasnya. (irm)

TAGGED: Pemkot Surabaya
Irman December 19, 2024
Previous Article Tata, Vincent, dan Gilang Anak Disabilitas RAP Surabaya Borong Juara di Kompetisi Seni Internasional
Next Article Satpol PP Surabaya Amankan Pencuri Kursi Besi Milik Pemkot, Pelaku dibawa ke Polsek Bubutan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung

1 day ago

Siomay Diduga Basi Dibagikan ke Siswa SDN Sukomanunggal 3, Program MBG Tuai Kritik

1 week ago

Pengukuhan Pengurus DPC FPPI Surabaya, Wisnu Wardana Resmi Jabat Ketua

2 weeks ago

Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Dua Pelajar Gresik Alami Luka Serius

2 weeks ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?