Menjadi Catatan Sejarah, Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung di Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung Di Surabaya
Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung Di Surabaya

i

Selasa.14 Nopember 2023

SURABAYA-Pembukaan Piala Dunia U-17 telah dilaksanakan di Kota Surabaya pada 10 November 2023. Suksesnya pembukaan Piala Dunia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) dan warga Surabaya.

Kemeriahan pembukaan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT kemarin, dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo beserta keluarga, Presiden FIFA Gianni Infantino, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, serta Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.

Pembukaan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT malam (10/11/2023) lalu menjadi magnet bagi pecinta bola tanah air. Sekitar 38.000 penonton berbondong-bondong memadati tribun Stadion GBT demi menyaksikan ajang bertaraf internasional tersebut.

Perhelatan ini semakin meriah ketika penyanyi Wika Salim bersama Aurelie Moeremans tampil di panggung opening ceremony Stadion GBT sembari menyanyikan lagu “Rungkad”, ditambah gemerlap lampu yang membuat megah. Bahkan, suporter dari mancanegara turut hadir menyaksikan kemegahan pembukaan Piala Dunia U-17 di stadion kebanggaan arek-arek Suroboyo itu.

Dalam event itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama keluarga, menyaksikan euforia pembukaan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT. Tak hanya menyaksikan euforia Piala Dunia U-17, Wali Kota Eri bersama istrinya berbaur dengan suporter lain di bangku tribun, membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia saat melawan Timnas Ekuador.

Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bangga, Stadion GBT akhirnya bisa menjadi venue penyelenggaraan Piala Dunia U-17 sekaligus kandang Timnas Indonesia. Wali Kota Eri juga bersyukur pelaksanaan pembukaan event internasional ini berjalan lancar. “Alhamdulillah, ini menunjukkan kepercayaan FIFA terhadap Kota Surabaya sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-17. Stadionnya luar biasa, penontonnya luar biasa,” kata Wali Kota Eri, Senin (13/11/2023).

Wali Kota Eri menyampaikan, perbaikan yang selama ini dilakukan Pemkot Surabaya bersama Pemerintah Pusat menuai hasil memuaskan. Lebih membanggakannya lagi, ofisial dan FIFA turut mengapresiasi fasilitas yang telah dipersiapkan secara matang selama pertandingan Piala Dunia U-17 berlangsung di Kota Surabaya.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menegaskan, perhelatan internasional ini menjadi catatan sejarah baru bagi Kota Surabaya. Menurutnya, dengan penyelenggaraan piala dunia ini Kota Surabaya akan selalu dikenang sepanjang masa.

“Maka dari itu, jaga nama baik Kota Surabaya dan Stadion GBT,” ujar tegas Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Untuk menciptakan rasa aman, pemkot juga memasang 123 CCTV dan 7 kamera 360 derajat di Stadion GBT. Selain itu, pemkot bersama FIFA menyiapkan 6 rute shuttle bus untuk penonton menuju ke Stadion GBT. Titiknya, ada di Balai Kota, Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Ciputra World, Terminal Osowilangun, Terminal Benowo, dan tempat Pengujian Kendaraan Bermotor Tandes.

Sebelum pembukaan Piala Dunia U-17, Pemkot Surabaya juga menggelar serangkaian kegiatan promosi. Mulai dari coaching clinic, street soccer, lomba sepak bola antar kecamatan, eSport, hingga Trophy Experience Piala Dunia U-17.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, Piala Dunia U-17 tahun 2023 menjadi momentum tak terlupakan bagi seluruh warga Kota Surabaya. Melalui kegiatan-kegiatan itu, diharapkan dapat memberikan atmosfer dan inspirasi kepada semua pihak, terutama anak-anak muda di Kota Pahlawan.

“Kami harap seluruh warga Surabaya bisa menjadi tuan rumah yang baik. Ini menjadi kehormatan dan kebanggaan arek-arek Suroboyo,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terbaru

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Operasi penggeledahan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, bersama personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR)…

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kuasa hukum Santoso, Edward Raimond, menegaskan bahwa perkara yang menjerat kliennya tidak semestinya hanya dilihat dari adanya kekeliruan…