Wali Kota Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot hingga BUMD Bikin Proposal Visi Misi Pembangunan di 2025

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYA-Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengumpulkan jajaran kepala perangkat daerah (PD) di Graha Sawunggaling, Kamis, (2/1/2025). Mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten, Kepala Dinas, Camat, hingga Lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Di awal tahun ini, Wali Kota Eri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para jajaran PD di Pemkot Surabaya, karena telah bekerja keras di 2024. Dirinya menilai, jajarannya telah berhasil menciptakan pelayanan dan suasana serta penataan yang baik di Kota Surabaya.

“Alhamdulilah teman-teman semuanya, di tahun 2025, kita harus punya semangat yang baru, dengan jiwa yang baru. Dan terima kasih di tahun 2024 kita sudah berjibaku bersama dalam hal menata Kota Surabaya sampai dengan Pileg, Pilpres, dan Pilkada, alhamdulilah berjalan lancar, aman di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Menariknya, dalam pengarahan ini, Wali Kota Eri membuka peluang besar bagi seluruh jajarannya di pemkot untuk naik kelas. Naik kelas yang dimaksud adalah, setiap pejabat di pemkot bisa menduduki jabatan yang diinginkan. Mulai dari jabatan sekda hingga kepala dinas, asalkan punya visi misi besar dalam pembangunan Kota Surabaya ke depannya.

“Jadi, saya ingin jabatan-jabatan yang di Kota Surabaya adalah yang memang dia memiliki inovasi atau visi untuk memajukan wilayahnya masing-masing. Misalkan, di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPP), maka dia (pejabat pemkot) harus tahu, Cipta Karya ini mau diapakan, perizinan mau diapakan, dan dia harus punya visi misi itu,” paparnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengungkapkan, bagi pejabat pemkot yang memiliki visi misi pembangunan kota, maka dia bisa saja berkesempatan untuk menduduki jabatan tertentu, baik di kecamatan, kelurahan, dinas, asisten hingga sekda. Oleh karena itu, ia meminta kepada jajaran di lingkungan Pemkot Surabaya untuk membuat proposal visi misi sebagai bahan pertimbangannya.

“Nah, ketika dia (pejabat) memiliki visi misi itu, maka dia akan tuangkan di proposal itu untuk mendapatkan (jabatan) di cipta karya. Sedangkan, kepala dinas cipta karya (DPRKPP) kan sekarang sudah ada kepala dinasnya, maka dia nanti juga membuat proposal, lalu kita bandingkan, apik endi (bagus mana),” ungkapnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, bagi pejabat pemkot yang berminat untuk menduduki jabatan tertentu, harus bisa menjalankan sesuai roposal yang dibuat. “Maka proposal itu berbunyi, (program) harus berjalan di 2025, kemudian di 2026 hingga 2027. Mau camat ataupun lurah juga begitu, sehingga tidak tabu lagi orang mengambil jabatan yang dia mau,” sebutnya.

Cak Eri menegaskan, proposal visi misi ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kekosongan pejabat dan meminimalisir kegagalan pembangunan Kota Surabaya ke depannya. Dirinya memberi contoh, misalnya ada pejabat yang ditugaskan sebagai lurah di suatu wilayah, namun dia tidak tahu tugas utamanya dan tidak memiliki visi misi, maka program yang dijalankan akan berjalan kurang maksimal.

“Bisa selesai (kacau) kelurahan ini, dan nggak akan bisa maju. Karena apa? Terkait aturan kepegawaian, setiap orang yang tidak bisa memenuhi kontrak kinerja atau output dan outcome-nya, maka diberi waktu enam bulan kesempatan untuk mencapai itu. Nah, kalau tidak mampu, dia bisa dievaluasi, mau diturunkan jabatannya dan bisa tidak menjabat, tapi eselon golongannya tetap, dan itu boleh, maka saya akan menerapkan itu,” tegasnya.

Di tahun sebelumnya, Cak Eri mengaku telah melakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya menggunakan kontrak kinerja. Namun, di tahun ini ia akan menerapkan cara proposal program pembangunan ke depan.

Selain jajaran Kepala PD di lingkungan pemkot, Cak Eri mengatakan, proposal program ini juga berlaku untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, pejabat di BUMD juga berkesempatan menduduki jabatan tinggi, asalkan bisa menjalankan program pembangunan ke depanya.

Menurutnya, jajaran di BUMD juga perlu dilakukan evaluasi. Tujuannya, agar BUMD di Kota Surabaya berkembang dan membawa perubahan besar ke depannya. “Di BUMD juga harus ada evaluasi, seumpama PD Pasar, nah semua pasar harus diperbaiki di 2025, kalau nggak bisa berarti aku harus mundur. Jadi dia (pejabat) harus punya gambaran,” tuturnya.

Maka dari itu, ia meminta kepada para jajarannya untuk segera membuat dan mengumpulkan proposal visi misi pembangunan. Setelah itu, nantinya masing-masing pejabat diminta untuk paparan proposal yang buatnya pada pekan depan.

“Karena kan anak-anak (pejabat pemkot) sekarang sungkan daftar sama kepalanya kalau ada pembukaan posisi jabatan, kan itu tabu. Setiap orang harus bermimpi mewujudkan cita-citanya untuk kepentingan umat, kalau kepalanya nggak pensiun-pensiun lalu siapa yang mau menata Surabaya ini,” tandasnya. (irm)

Berita Terbaru

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Tragedi di Rungkut! Bocah Down Syndrome Tewas, Polisi Periksa Dua Anak Tetangga…

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Kapolri dan Para Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Ziarah ke Makam Gus Dur Jadi Momentum Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:12 WIB

Dari Gus Kikin hingga Kiai Sepuh Kediri, Ini Momen Silaturahmi Kapolri di Tebuireng…

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…