Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jawa Timur

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera Jatim
Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera Jatim

i

SURABAYA-Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pemerintah terus berupaya menggalang sinergi nasional yang erat guna memastikan terjaganya stabilitas ekonomi serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.(28/5/2025).

Kegiatan yang diadakan pada hari tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmen bahwa Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim akan ikut menjaga Harkamtibmas agar situasi berjalan aman dan damai beserta pelaku UMKM serta mendukung penuh pertumbuhan ekonomi nasional di wilayah Jawa Timur.

Beatrix Ketua Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim ucapkan terima kasih kepada para pengurus dan teman-teman anggota Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir di tempat ini, pada kesempatan pagi hari ini kita akan melaksanakan deklarasi pernyataan sikap untuk mendukung Harkamtibmas untuk menciptkan suasana aman dan damai serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional di wilayah Jawa Timur

“Stabilitas dan kondusifitas kamtibmas sangat penting bagi semua elemen masyarakat karena akan memberikan kepastian dan ketenangan dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya baik dalam kegiatan perekonomian dan sosial bermasyarakat maupun menjalankan kegiatan usaha.” tambahnya.

Dengan adanya dukungan ini, Beatrix Ketua Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim berharap agar elemen masyarakat khususnya pelaku usaha untuk tetap menjaga Harkamtibmas selama tahun 2025 agar bisa berjalan aman dan damai beserta pelaku UMKM mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur dan Pemerintah juga harus memperhatikan pelaku UMKM karena kepentingan rakyat di atas segalanya.

Dukungan Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim juga mencakup ajakan untuk menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur.

Selain mengutamakan prinsip keadilan, deklarasi ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menghindari penyebaran hoaks, dan bijak dalam menyikapi isu-isu yang membuat lemahnya perekonomian menjelang bulan ramadhan

"Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk saling mendukung dan menjaga ketertiban. Dengan itu, kita dapat memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berasal dari ketidakstabilan sosial,” ujar beatrix.juga memfokuskan perhatian pada pentingnya percepatan ekonomi yang berkelanjutan.

bahwa masyarakat harus memahami bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan adalah kunci untuk mencapai tujuan besar Indonesia, yakni Generasi Emas 2045. “Percepatan ekonomi harus berlandaskan pada kebutuhan rakyat dan tujuan besar bangsa Indonesia. Kami berharap agar Jawa Timur dapat berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.

Dengan adanya deklarasi ini, Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Timur, terutama dalam menjaga keamanan dan stabilitas politik meningkatkan perekonomian nasional Melalui pelaku UMKM yang tergabung dalam PPKS dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang lebih baik dan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.

Diharapkan kepada teman-teman anggota Pemberdayaan Perempuan Kreatif Sejahtera (PPKS) Jatim dan beberapa pelaku UMKM Jatim mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar, dan mampu berkontribusi nyata dengan bisnis yang berkelanjutan agar pelaku usaha agar dapat berkembang lebih maju, bermental kuat, dan cerdik melihat persaingan dan potensi pasar sehingga berdampak meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional kemudian antar anggota agar tetap saling menjaga kekompakan sehingga tidak mudah di adu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (irm)

Berita Terbaru

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Usai Ditangkap Kasus Sabu, Ronzah Adenin Eks Cak Surabaya 2019 Disorot, Perempuan Mengaku Dimanfaatkan karena Utang

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:50 WIB

Eks Cak Surabaya 2019 Ronzah Adenin Ditangkap Kasus Sabu, Kini Muncul Pengakuan Perempuan soal Dugaan Pelecehan Berkedok Utang…

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Pernah Jadi Duta Lalu Lintas, Ronzah Adenin Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:47 WIB

Kasat Narkoba Tanjung Perak Benarkan Penangkapan Alumni Cak dan Ning 2019, Satu Poket Sabu Diamankan…

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Midea Perkuat Pasar Surabaya, Kenalkan Inovasi AI SMART MASTER Lewat Kampanye #JujurSebagusItu

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:05 WIB

Midea Bidik Pasar Jawa Timur, Andalkan Teknologi Pintar dan Layanan Purna Jual…

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Diduga Terseret Kasus Narkoba, Alumni Cak dan Ning 2019 Jadi Sorotan, Salah satu Anggota Buka Suara

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:56 WIB

Polres Tanjung Perak Dikabarkan Tangani Kasus Narkoba yang Seret Alumni Cak dan Ning 2019…

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Rutan Kelas I Surabaya Gencarkan Razia Blok Hunian, Antisipasi Peredaran HP Ilegal dan Narkoba

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:46 WIB

Operasi penggeledahan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, bersama personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR)…

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Pledoi Dirut BPI Santoso Utomo Tjioe: Tak Ada Mens Rea, Kuasa Hukum Minta Pidana Percobaan

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:36 WIB

Kuasa hukum Santoso, Edward Raimond, menegaskan bahwa perkara yang menjerat kliennya tidak semestinya hanya dilihat dari adanya kekeliruan…