DPO Kasus Illegal Logging di Banyuwangi Masih Gentayangan

seputarindonesia.net
DPO Kasus Illegal Logging Masih Gentayangan

BANYUWANGI, - Sangat istimewa nasib si N, DPO Kasus Ilegal Logging, di Banyuwangi.

Meski menyandang status DPO alias buronan, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tersebut tetap bebas berkeliaran. Dan istimewanya, N seolah kebal hukum. Dia tidak tersentuh pihak kepolisian.

Baca juga: Terbuai Upah dan Sabu Gratis, Pemuda Semampir Edarkan 399 Gram Barang Haram

Untuk diketahui, status DPO alias buron melekat pada N bermula dari penangkapan truk Nopol DK 8672 SA, bermuatan balok kayu jati ilegal. Penangkapan yang terjadi pada Sabtu, 27 Maret 2021, tersebut dilakukan oleh tim gabungan Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan dan Unit Resmob Polresta Banyuwangi.

Narto menjadi DPO Polsek Srono, Banyuwangi, lantaran lokasi penangkapan berada diwilayah Kecamatan Srono.

Kapolsek Srono, AKP A. Junaedi. S.H, membenarkan bahwa N adalah DPO kasus ilegal logging. Dan hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengejaran.

Baca juga: Proses Rekrutmen Karyawan YACHT Diduga Belum Sesuai UU Cipta Kerja, Begini Ceritanya

“Kita terus berupaya untuk melakukan penangkapan,” katanya, Kamis (30/6/2022).

Sementara itu, menurut kesaksian masyarakat, Narto masih sering berkeliaran di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Buronan Polsek Srono tersebut juga kerap kali kumpul-kumpul dengan warga lain dan berkomunikasi dengan jajaran Pemerintah Desa Sumberagung.

Baca juga: Diduga Janggal, Peserta Seleksi Calon Perangkat Desa Mangir Banyuwangi Tidak Puas

Perlakuan khusus yang diterima N ini kini menjadi perhatian seluruh masyarakat Banyuwangi. Semua pihak berharap penegakan supremasi hukum bisa berjalan sesuai aturan yang berlaku. Tanpa memandang bulu.

“Kalau ada DPO yang tetap bisa aman kayak gini, kejahatan di Banyuwangi, berpotensi terus meningkat,” ucap salah satu warga. (*)

Editor : Red.01 seputar indonesia

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru