Lebih dari 270 peserta dan puluhan UMKM siap meramaikan sektor makanan, pengemasan hingga kecantikan

Ekonomi Jatim Tumbuh Tertinggi di Pulau Jawa, Krista Exhibitions Hadirkan Tiga Pameran Internasional di Surabaya

Reporter : Bcl

SURABAYA, Seputarindonesia.net – Kinerja ekonomi Provinsi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan tren yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, provinsi ini berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,96 persen secara tahunan (year-on-year) dan 1,25 persen secara triwulanan (quarter-to-quarter), menjadikannya sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.

Momentum positif tersebut mendapat dukungan dari sektor perdagangan dan industri melalui penyelenggaraan sejumlah pameran internasional yang digelar Krista Exhibitions Group di Surabaya sepanjang Juni hingga Juli 2026.

Baca juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jadi Gerbang UMKM dan Industri Mamin Tembus Pasar Global

Sebagai penyelenggara pameran nasional berskala internasional, Krista Exhibitions kembali menghadirkan rangkaian ajang Business-to-Business (B2B) yang bertujuan memperkuat sektor riil, memperluas jaringan usaha, serta membuka akses pasar nasional maupun global bagi pelaku industri dan UMKM.

Rangkaian kegiatan diawali dengan suksesnya penyelenggaraan Jogja Food & Beverage Expo 2026 pada April lalu di Yogyakarta. Selanjutnya, perhatian pelaku industri akan tertuju ke Surabaya melalui EastFood Indonesia International Food Expo (IIFEX) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di Grand City Convention Hall.

Tidak berhenti di situ, Krista Exhibitions juga akan menggelar ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) yang berfokus pada sektor pengemasan, pengolahan, dan plastik, bersamaan dengan East Beauty Pack Expo 2026 pada 1–4 Juli 2026 di lokasi yang sama.

Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyatakan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, berbagai pameran yang diselenggarakan pihaknya menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan mendapat respons besar dari pelaku industri.

“EastFood Indonesia Expo 2026 akan diikuti lebih dari 180 peserta dari dalam dan luar negeri, sekaligus memberikan ruang promosi bagi sekitar 30 pelaku UMKM. Sementara ALLPACK Surabaya dan East Beauty Pack Expo akan menghadirkan lebih dari 90 peserta, termasuk 10 UMKM,” ujar Daud dalam konferensi pers.

Menurutnya, penyelenggaraan pameran tersebut diharapkan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang investasi baru, serta mempertemukan produsen, distributor, dan pembeli dari berbagai negara dalam satu platform bisnis yang terintegrasi.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa memberikan optimisme besar bagi dunia usaha. Melalui penyelenggaraan pameran internasional ini, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan pelaku industri, investor, distributor, hingga buyer dari berbagai negara,” ujar Daud saat konferensi pers di Surabaya.

Selain menjadi ajang promosi produk dan teknologi terbaru, EastFood Indonesia Expo 2026 juga menghadirkan berbagai program unggulan. Salah satunya adalah Bakat Boga Challenge 2026, kompetisi kuliner yang telah dikenal luas di kalangan pelaku industri makanan dan bakery nasional.

Kompetisi ini akan mempertandingkan berbagai kategori seperti Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Jajanan Pasar Tradisional, Western Seafood Spaghetti, Risoles, Classic Chiffon Cake hingga Chicken Main Course. Penilaian dilakukan oleh para chef profesional dengan fokus pada cita rasa, teknik pengolahan, inovasi, dan kreativitas penyajian.

“Kompetisi ini bukan sekadar lomba memasak, tetapi juga ruang bagi para pelaku kuliner untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan kualitas produk mereka. Kami berharap lahir lebih banyak talenta baru yang mampu mengangkat kekayaan kuliner Indonesia ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai sesi Cooking & Baking Demo yang menghadirkan chef profesional serta merek-merek ternama seperti IndoBake, Kewpie, Rich’s, dan sejumlah perusahaan makanan dan minuman lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperoleh wawasan mengenai tren kuliner terkini, inovasi produk, hingga pemanfaatan teknologi dalam industri makanan dan minuman yang semakin berkembang.

Untuk memperluas peluang kerja sama bisnis, penyelenggara juga menyiapkan program Business Matching dan Hosted Buyer Program. Kedua program ini dirancang untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra strategis, distributor, maupun pembeli potensial dari dalam dan luar negeri.

Melalui inisiatif tersebut, Krista Exhibitions berharap dapat mendorong peningkatan ekspor, memperluas jaringan usaha, serta memperkuat daya saing industri makanan, minuman, pengemasan, dan kecantikan nasional di pasar global.

EastFood Indonesia International Food Expo (IIFEX) 2026 akan dibuka untuk pelaku usaha maupun masyarakat umum pada 18–21 Juni 2026, mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB di Grand City Convention Hall Surabaya. Pengunjung dapat melakukan registrasi secara daring atau membeli tiket langsung di lokasi dengan harga Rp100.000 untuk akses selama empat hari penyelenggaraan.

Editor : Bcl

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru