Diduga Terlibat Penyerobotan Ruko di Surabaya, Tiga Anggota BNPM Jadi Tersangka

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA,Seputarindonesia.net – Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyerobotan sebuah rumah toko (ruko) yang sempat viral di Jalan Krukah Utara, Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Kasus yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.51 WIB itu diduga melibatkan sejumlah anggota Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM). Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan perkara karena diduga masih terdapat pelaku lain yang terlibat.

Tiga tersangka yang telah diamankan masing-masing berinisial AA (36), warga Sidotopo Jaya VII, Surabaya, SL (46), asal Kabupaten Sampang yang tinggal di kawasan Gubeng Klingsingan, Surabaya, serta NH (45), warga Simogunung Kramat Barat, Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Lutfi Sulistyawan, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk aksi premanisme yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Terkait penyerobotan ruko yang viral di wilayah Ngagel Wonokromo, saat ini kami telah melakukan penangkapan, penahanan, dan proses hukum terhadap tiga orang pelaku. Namun, kami masih terus mengembangkan kasus ini karena diduga masih ada pihak lain yang terlibat berdasarkan keterangan saksi maupun rekaman CCTV,” ujar Kombes Pol. Lutfi Sulistyawan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Lutfi, Polrestabes Surabaya berkomitmen menindak tegas setiap bentuk premanisme, termasuk aksi pengerahan massa yang menghalangi hak seseorang untuk menguasai atau memasuki aset yang dimilikinya secara sah.

“Pada prinsipnya, Polrestabes Surabaya berkomitmen tidak ada ruang bagi aksi premanisme. Tidak boleh ada pengerahan massa untuk menghalangi seseorang masuk ke rumah atau aset yang menjadi haknya. Semua harus diselesaikan melalui jalur hukum,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) agar menjalankan aktivitas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Ormas harus tetap mematuhi peraturan hukum. Jangan sampai melanggar aturan. Tidak ada toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum di Kota Surabaya,” tambahnya.

Dalam perkara tersebut, korban berinisial B.A.D.P. diketahui merupakan pemenang lelang yang sah atas objek ruko tersebut. Kepemilikan telah ditetapkan melalui KPKNL dan proses balik nama juga telah dilakukan sesuai prosedur.

Namun, saat korban hendak memasuki ruko, ia diduga dihalangi oleh sekelompok orang yang mengklaim memiliki hak atas lokasi tersebut. Peristiwa itulah yang kemudian dilaporkan ke Polrestabes Surabaya hingga berujung pada penetapan tiga tersangka.

Dalam penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari pihak korban berupa fotokopi legalisir Surat Izin Pemakaian Tanah (SIPT) jangka menengah milik Pemerintah Kota Surabaya, gembok beserta anak kuncinya, satu unit telepon seluler, serta rekaman CCTV yang tersimpan dalam flashdisk.

Sementara dari para tersangka, penyidik menyita satu unit telepon seluler iPhone, dua lembar surat kuasa, dua lembar surat tugas, satu unit printer, satu unit kipas angin, dua banner bertuliskan BNPM DPD Surabaya, serta satu unit pompa air.

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 257 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Polrestabes Surabaya memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi penyerobotan tersebut.

Berita Terbaru

Percepat Transaksi Elektronik, Bapenda Tulungagung Sosialisasi ETPD

Percepat Transaksi Elektronik, Bapenda Tulungagung Sosialisasi ETPD

Senin, 02 Nov 2026 18:40 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:40 WIB

percepatan pembayaran pajak secara digitalisasi dapat terlaksana secara transparan…

Dindik Tulungagung Dapat Penghargaan SAKIP 2026

Dindik Tulungagung Dapat Penghargaan SAKIP 2026

Senin, 02 Nov 2026 09:38 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:38 WIB

Tulungagung,SeputarIndonesia.net- Dinas pendidikan Kabupaten Tulungagung menerima anugerah terbaik penghargaan ( Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Daerah)…

Omah Sehat Bersinar Edukasi 1.100 Warga Binaan Lapas Porong, Perkuat Pencegahan Narkoba dan Pembinaan Rohani

Omah Sehat Bersinar Edukasi 1.100 Warga Binaan Lapas Porong, Perkuat Pencegahan Narkoba dan Pembinaan Rohani

Minggu, 01 Nov 2026 19:24 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 19:24 WIB

Omah sehat bersinar beri edukasi warga binaan lapas porong…

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

DPRD Jatim Dorong Wayang Kulit Lebih Dekat dengan Generasi Muda

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:36 WIB

Rasiyo Dorong Wayang Kulit Dikemas Lebih Menarik agar Diminati Generasi Muda…

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…