PONOROGO,Seputarindonesia.net – Usianya baru 16 tahun, namun kiprah Ghataka Radysca Wyldan Priatna di dunia modeling mulai mencuri perhatian. Berbekal keberanian tampil, kemauan belajar, dan konsistensi berlatih, siswa kelas XI SMK di Ponorogo itu sukses mengukir sederet prestasi di berbagai ajang modeling dan fashion.
Ghataka bukanlah talenta yang hanya mengandalkan penampilan. Di balik setiap penampilannya di atas panggung maupun di depan kamera, terdapat proses panjang untuk membangun kemampuan, karakter, hingga rasa percaya diri.
Baca juga: Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia
Bergabung dengan LS Model Ponorogo, Ghataka mendapatkan pembinaan secara bertahap. Ia mempelajari berbagai aspek modeling, mulai dari teknik catwalk, penguasaan panggung, public speaking, hingga teknik foto model.
Pengalaman demi pengalaman tersebut kemudian menjadi modal penting bagi Ghataka untuk berani tampil dalam berbagai kompetisi.
Hasilnya pun tidak main-main. Pada 2026, Ghataka berhasil menyabet Juara 1 Top Model Casual Erlina Production 2026 dan Juara 1 Foto Model Casual Erlina Production 2026.
Dua gelar juara tersebut menjadi pencapaian yang cukup membanggakan bagi remaja yang tengah serius mengembangkan bakatnya di dunia modeling.
Tak hanya unggul di kategori casual, Ghataka juga mampu menunjukkan kemampuan ketika berhadapan dengan konsep fashion yang lebih beragam. Ia berhasil meraih Harapan 3 PCC For Chinese Vaganza 2026.
Prestasinya semakin lengkap setelah Ghataka meraih Runner Up 2 Wajah Wastra Indonesia Provinsi Jawa Timur 2026. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa bakatnya tidak hanya berkembang dalam dunia modeling modern, tetapi juga mampu berpadu dengan unsur budaya dan wastra Indonesia.
“Bagi saya, setiap lomba bukan hanya tentang menang atau kalah. Saya justru mendapatkan pengalaman baru dan belajar bagaimana menjadi lebih percaya diri ketika tampil di depan banyak orang,” ujar Ghataka.
Baca juga: Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim
Menurutnya, dunia modeling memberikan banyak pelajaran yang tidak selalu didapatkan di bangku sekolah. Salah satunya adalah bagaimana membangun keberanian, berkomunikasi, menjaga sikap, serta mampu menunjukkan karakter diri di hadapan publik.
“Saya masih ingin terus belajar karena perjalanan saya masih panjang. Saya ingin meningkatkan kemampuan catwalk, public speaking, foto model, dan tentunya bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Ghataka menyadari bahwa mempertahankan prestasi tentu tidak mudah. Karena itu, ia memilih untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih.
Setiap latihan catwalk, sesi pemotretan, maupun kesempatan tampil di atas panggung dianggapnya sebagai bagian dari proses untuk menjadi model yang lebih profesional.
Baca juga: Dari Kelas ke Catwalk: Sheril Eka Aura, Siswi SMAN Ponorogo Buktikan Kecantikan Datang dari Karakter
“Prestasi yang saya dapat sekarang justru menjadi penyemangat untuk latihan lebih giat. Saya ingin membuktikan bahwa dengan konsisten belajar dan berani mencoba, kita bisa mengembangkan potensi yang kita punya,” tutur Ghataka.
Di usia yang masih sangat muda, perjalanan Ghataka menjadi gambaran bahwa dunia modeling bisa menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri.
Bukan sekadar mengejar mahkota atau piala, Ghataka memilih menjadikan setiap panggung sebagai tempat untuk belajar, membangun karakter, dan menguji keberanian.
Dengan sederet prestasi yang telah diraih sepanjang 2026, nama Ghataka Radysca Wyldan Priatna kini menjadi salah satu talenta muda Ponorogo yang layak diperhitungkan di dunia modeling.
Perjalanannya masih panjang. Namun dari setiap langkah yang dijalani, satu hal telah ia buktikan: bakat akan menjadi prestasi ketika keberanian bertemu dengan latihan dan konsistensi.
Editor : Bcl