Jadwal Tajem Diprotes Warga Nasrani di Jember, Ini Penyebabnya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

JEMBER- Gerak jalan tradisional Tanggul-Jember 30 Km yang biasanya digelar usai perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, tahun ini diubah jadwalnya pelaksanaannya pada bulan Desember.

Namun belum digelar, jadwal Tajem telah diprotes umat Nasrani. Penyebabnya pelaksanaan berdasarkan flyer yang telah menyebar di media sosial pada tanggal 24 Desember 2022.

Penetapan tanggal inilah yang kemudian disikapi oleh banyak pihak terutama warga beragama Nasrani (Kristen-Katolik). Pasalnya jika pelaksanaan Tajem dipaksakan pada tanggal itu maka akan mempersulit warga Nasrani pergi beribadah misa Natal.

Ibadah Misa Natal biasanya pada tanggal 24 Desember dari sore hingga malam hari. Jika Tajem tetap digelar pada tanggal itu dan tidak diubah maka warga yang akan beribadah akan terganggu terutama akses menuju gereja.

Sepanjang jalur utama yang digunakan rute Tajem pasti akan ditutup. Sementara di jalur tersebut terdapat banyak gereja seperti Gereja Katolik Tanggul, Gereja HTSPM, Gereja GPDI Bangsalsari, GPDI Mangli, GKI Sentot, GKA Kertanegara, Gereja Santo Yusup Jalan Kartini Jember, Gereja GPDI Jalan PB Sudirman Jember.

Protes warga terekam dalam grup WA antar umat beragama. Penutupan akses jalan menurut warga akan mempersulit warga beribadah.

Menanggapi munculnya protes masyarakat terkait jadwal pelaksanaan Tajem, Anggota DPRD Jember menyayangkan panitia yang gegabah menentukan jadwal. Bahkan terkesan intoleran.

David mengaku telah ditelpon oleh masyarakat umat Kristiani. Mereka protes dan keberatan dengan jadwal tersebut.

"Tanggal 24 Desember kan malam Natal malam sakral bagi umat Kristiani. Saya menyayangkan apa yang dilakukan Pemkab Jember dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora,"katanya.

David juga menjelaskan sebelumnya sempat beredar flyer jadwal pelaksanaan Tajem dengan tanggal 17 Desember 2022 namun tiba-tiba muncul jadwal baru. Bahkan flyer pertama yang beredar dihoax-kan oleh Diskominfo.

"Bisa saja itu menyakiti umat Kristiani, dan (bisa muncul) intoleransi umat beragama ini nantinya,"jelasnya.

Untuk itu legislator dari Fraksi NasDem ini meminta agar Bupati Jember dan jajarannya segera mengevaluasi jadwal tersebut.

"FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) untuk menyampaikan kepada Bupati agar dievaluasi untuk dirubahlah biar kerukunan antar umat beragama di Jember tetap terjaga,"pungkasnya.

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…