Harus Fokus Kelola Keuangan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Bojonegoro
Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Bojonegoro

i

BOJONEGORO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meminta pemerintah desa mengelola keuangan desa dengan baik dan terus fokus pada tiga prioritas pembangunan. Yakni mengurangi kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan dengan mengurangi angka stunting, serta meningkatkan pelayanan masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah saat memberi sambutan dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Pendopo Malowopati Pemkab, Kamis (24/11/2022).

Sekda Nurul Azizah menegaskan saat ini sudah mendekati ujung tahun 2022. Sehingga harus ada refleksi dan evaluasi karena banyak program berasal dari dana desa, ataupun dana dari APBD.

“Apakah dalam pelaksanaan sudah tepat sasaran, sudah tepat waktu, serta sudah tepat dalam proses pertanggung jawaban,” ucapnya.

Dia menjelaskan era digital kini, perlu bersama-sama introspeksi dan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan. Terutama sesuai program pemerintah pusat dalam tiga hal prioritas. Yakni penurunan angka kemiskinan, peningkatan derajat kesehatan dengan mengurangi angka stunting, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Karena program pemerintah sudah banyak diluncurkan di setiap desa meliputi dana desa yang bersumber dari APBD baik melalui BKK atau BKD,” ujarnya.

Nurul Azizah juga berharap masyarakat terus mengawal program pemerintah kabupaten, baik program pembangunan fisik maupun non fisik di Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi mengatakan pemerintah desa sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya dengan strategi membangun dari pinggiran.

“Dalam hal ini peran pemerintahan desa sangat diperlukan untuk mengurangi ketimpangan kondisi kesejahteraan masyarakat desa dengan kota. Desa juga mampu memberikan kesejahteran jika dikelola dengan baik,” jelasnya.

BPKP melakukan kegiatan ini sesuai mandat Presiden RI agar dana desa bisa efektif pemanfaatanya. BPKP sendiri merupakan aparatur pengawasan internal.

Sementara, Endang Sri Wigati Kepala Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu saat dikonfirmasi Jum'at (25/11/2022) mengungkapkan workshop sangat diperlukan pemerintah desa terutama dalam pengelolaan keuangan dalam proses pembangunan desa.

“Apalagi saat ini pemerintah desa sudah banyak yang mendapat Bantuan Keuangan Desa (BKD), diharuskan tertib administrasi sesuai pelaksanaanya,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa Desa Ngringinrejo telah mendapat BKD dari Pemkab Bojonegoro yang digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan yang terbagi di tiga dusun. Yaitu Dusun Mejayan, Margorejo dan Ngringinrejo.

“Semoga tahun 2023 program BKD dapat dilanjutkan kembali, karena Desa Ngringinrejo termasuk dalam desa wisata. Dengan adanya akses jalan yang bagus maka akan semakin ramai pengunjung dan berimbas kepada pertumbuhan ekonomi desa khususnya masyarakat desa Ngringinrejo,” tuturnya.

Workshop yang digelar Pemkab Bojonegoro bersama BPKP Perwakilan Jawa Timur ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Djoko Lukito, Anggota Komisi XI DPR RI Farida Hidayati (daring), koordinator fasilitas pembangunan partisipasi masyarakat pada Kementerian Desa PDTT, kantor wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, OPD terkait, Kepala Desa dan Camat Se-kabupaten Bojonegoro.(Irul)

Tag :

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…