Heboh! Peserta Ghatering Bank Indonesia Diduga Keracunan Makanan di Hotel Banyuwangi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta ghatering saat dirawat medis (Istimewa)
Peserta ghatering saat dirawat medis (Istimewa)

i

BANYUWANGI, - Peristiwa dugaan keracunan menghebohkan sejumlah peserta ghatering Bank Indonesia Surabaya.

Ternyata, peserta ghatering tersebut mengalami dugaan keracunan saat berada di hotel Ketapang Indah Banyuwangi.

Saat ini Polresta Banyuwangi telah mengirim sejumlah aparat ke Hotel Ketapang Indah tempat menginap para peserta gathering Bank Indonesia Surabaya tersebut.

Informasi penanganan peristiwa dugaan keracunan massal ini dikatakan oleh Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarna Praja.

Aparat bahkan telah menggelar olah TKP terkait kasus dugaan keracunan yang dialami peserta gathering Bank Indonesia Surabaya itu.

"Tim Sat Reskrim beserta Inafis dan Dokpol Polresta sudah cek dan olah TKP mas, nanti perkembangan kita informasikan," kata Kasat Reskrim.

Peristiwa keracunan massal yang dialami peserta gathering Bank Indonesia Surabaya ini terjadi sejak Minggu 11 Desember 2022 malam sampai Senin 12 Desember 2022 pagi.

Sejumlah peserta gathering tiba - tiba mengalami muntah dan diare hebat usai santap malam. Saking parahnya sampai ada korban yang terkulai di kursi Hotel Ketapang Indah.

Apa penyebab keracunan massal ini masih diselidiki polisi. Informasi yang diterima AdaTah.com menyebut bahwa para peserta gathering yang mengalami keracunan massal berjumlah belasan orang.

Saat ini mereka sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit yang ada di Banyuwangi. Diantara rumah sakit yang dijadikan lokasi perawatan peserta gathering Bank Indonesia Surabaya itu adalah RSUD Blambangan, Rumah Sakit Yasmin dan RS Fatimah.

Mengenai kondisi terkini para korban dugaan keracunan massal tersebut masih dalam pemantauan tim medis rumah sakit. (*)

Tag :

Berita Terbaru

EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jadi Gerbang UMKM dan Industri Mamin Tembus Pasar Global

EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jadi Gerbang UMKM dan Industri Mamin Tembus Pasar Global

Kamis, 18 Jun 2026 15:53 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:53 WIB

EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jadi Gerbang UMKM dan Industri Mamin Tembus Pasar Global…

Food Indonesia 2026 Resmi Digelar di Surabaya, Dorong Inovasi dan Perluas Peluang Bisnis Industri Makanan Minuman

Food Indonesia 2026 Resmi Digelar di Surabaya, Dorong Inovasi dan Perluas Peluang Bisnis Industri Makanan Minuman

Kamis, 18 Jun 2026 14:46 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:46 WIB

Food Indonesia 2026 Resmi Digelar di Surabaya, Dorong Inovasi dan Perluas Peluang Bisnis Industri Makanan Minuman…

Seribu Siswa Ta’miriyah Surabaya Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Lewat Pawai Ta’aruf

Seribu Siswa Ta’miriyah Surabaya Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Lewat Pawai Ta’aruf

Selasa, 16 Jun 2026 23:48 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 23:48 WIB

Seribu Siswa Ta’miriyah Surabaya Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Lewat Pawai Ta’aruf…

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan 696 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Surabaya

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan 696 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Surabaya

Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Ratusan Aparat Gabungan Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT Surabaya di Kenjeran…

Ekonomi Jatim Tumbuh Tertinggi di Pulau Jawa, Krista Exhibitions Hadirkan Tiga Pameran Internasional di Surabaya

Ekonomi Jatim Tumbuh Tertinggi di Pulau Jawa, Krista Exhibitions Hadirkan Tiga Pameran Internasional di Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 18:20 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:20 WIB

Lebih dari 270 peserta dan puluhan UMKM siap meramaikan sektor makanan, pengemasan, hingga kecantikan sepanjang Juni-Juli 2026.…

Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Senin, 15 Jun 2026 18:12 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:12 WIB

Sebagai insan pers, fenomena ini patut menjadi perhatian karena berpotensi mengancam independensi kerja jurnalistik…