Peringatan HANI 2026: Sugeng Hari Kartono Soroti Peran Keluarga dan Rehabilitasi bagi Korban Penyalahgunaan Narkoba

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa penanganan penyalahgunaan narkotika tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.

Praktisi hukum, Sugeng Hari Kartono SH, menilai penyalahguna narkotika pada dasarnya merupakan korban yang membutuhkan pendampingan serta pemulihan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata hukuman pidana.

Menurut Sugeng, keluarga memiliki peran strategis dalam mencegah anggota keluarganya terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Edukasi yang memadai dinilai menjadi kunci agar keluarga mampu mengenali tanda-tanda penyalahgunaan sejak dini.

“Penyalahguna narkotika harus dipandang sebagai korban yang perlu diselamatkan. Karena itu, langkah pertama yang perlu dikedepankan adalah rehabilitasi, selama yang bersangkutan tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika,” ujar Sugeng.

Ia menjelaskan, dalam praktik pendampingan hukum yang dijalaninya, pendekatan restorative justice selalu diutamakan bagi pengguna narkoba yang memenuhi ketentuan hukum. Menurutnya, pidana seharusnya menjadi pilihan terakhir setelah upaya pemulihan dilakukan.

“Kalau seseorang hanya sebatas penyalahguna dan tidak terbukti menjadi bagian dari sindikat peredaran narkoba, maka fokusnya adalah proses penyembuhan melalui rehabilitasi. Jangan langsung diberikan stigma sebagai pelaku kejahatan tanpa melihat kondisi yang sebenarnya,” katanya.

Sugeng menambahkan, keberhasilan rehabilitasi tidak hanya bergantung pada lembaga yang menangani, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sosial. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya jaringan pengedar narkotika di lingkungannya.

Di sisi lain, Sugeng mengakui angka penyalahgunaan narkoba masih menunjukkan peningkatan meski berbagai upaya pencegahan dan penindakan telah dilakukan oleh aparat penegak hukum maupun lembaga terkait.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan lemahnya regulasi, melainkan dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya masih rendahnya pemahaman masyarakat, khususnya keluarga, mengenai bahaya narkotika.

“Berbagai langkah sudah dilakukan, mulai dari penegakan hukum hingga rehabilitasi. Namun, peningkatan kasus masih terjadi. Ini menunjukkan masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keluarga agar lebih peka terhadap tanda-tanda penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Ia menilai banyak keluarga yang tidak menyadari ketika salah satu anggotanya mulai menggunakan narkotika karena minimnya pengetahuan mengenai ciri-ciri maupun dampaknya. Karena itu, edukasi secara berkelanjutan dinilai menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

Momentum HANI 2026, lanjut Sugeng, harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pencegahan, rehabilitasi, dan kepedulian lingkungan.

Berita Terbaru

Waspada Penipuan Tiket PELNI, Calon Penumpang Diminta Hanya Gunakan Kanal Resmi

Waspada Penipuan Tiket PELNI, Calon Penumpang Diminta Hanya Gunakan Kanal Resmi

Jumat, 25 Sep 2026 17:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:25 WIB

PELNI Cabang Surabaya mengingatkan calon penumpang mewaspadai akun palsu, tawaran tiket mencurigakan, hingga permintaan transfer yang mengatasnamakan perusahaan…

Wujudkan Pernikahan Impian di Surabaya, HARRIS Bundaran Satelit Suguhkan Ballroom Elegan hingga Chinese Cuisine

Wujudkan Pernikahan Impian di Surabaya, HARRIS Bundaran Satelit Suguhkan Ballroom Elegan hingga Chinese Cuisine

Jumat, 25 Sep 2026 10:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 10:13 WIB

HARRIS Bundaran Satelit Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Pernikahan Internasional…

Santoso Utomo Akui Tak Tahu Dokumen Wire Rope dari Pemasok Tak Ber SNI Lengkap

Santoso Utomo Akui Tak Tahu Dokumen Wire Rope dari Pemasok Tak Ber SNI Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 12:49 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:49 WIB

Santoso Utomo Akui Tak Tahu Dokumen Wire Rope dari Pemasok Tak Ber SNI Lengkap…

Bongkar Muat Peti Kemas Dipercepat, Simpul Logistik Darat Diminta Tak Jadi Titik Macet Baru

Bongkar Muat Peti Kemas Dipercepat, Simpul Logistik Darat Diminta Tak Jadi Titik Macet Baru

Kamis, 24 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:32 WIB

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Diminta Ikut Diperkuat…

Satu Bulan Jadi Kurir, Pria di Surabaya Ditangkap Bawa 100,72 Gram Sabu

Satu Bulan Jadi Kurir, Pria di Surabaya Ditangkap Bawa 100,72 Gram Sabu

Rabu, 23 Sep 2026 20:05 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:05 WIB

Seorang pria berinisial G.S. (35) diamankan setelah kedapatan menyimpan sabu dengan berat bruto mencapai 100,72 gram.…

Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Pemerintah Tutup Lembaran Krisis 1997-1998

Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Pemerintah Tutup Lembaran Krisis 1997-1998

Selasa, 22 Sep 2026 18:36 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 18:36 WIB

Pemerintah resmi menuntaskan pembayaran utang obligasi BLBI kepada Bank Indonesia senilai Rp218,3 triliun.…