Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Reading: Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Korban Tragedi Pondok Pesantren Al-Khoziny
Share
Aa
Berita Nasional IndonesiaBerita Nasional Indonesia
Aa
  • Dewan Redaksi
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net
Berita Nasional Indonesia > Pemerintahan > Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Korban Tragedi Pondok Pesantren Al-Khoziny
PemerintahanPeristiwaSosial BudayaTNI Polri

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Korban Tragedi Pondok Pesantren Al-Khoziny

Bcl 7 months ago 43 Views

Sidoarjo, Seputarindonesia.net — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali merilis hasil terbaru proses identifikasi korban tragedi kebakaran di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga hari ini, Selasa (7/10/2025), sebanyak 17 jenazah dan 1 body part berhasil teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA, medis, sidik jari, dan properti pribadi.

Kabid Dokkes Polda Jatim melalui rilis resmi menjelaskan, dari 18 kantong jenazah yang diperiksa hari ini, seluruhnya cocok atau “match” dengan 17 nomor AM (Ante Mortem). Sehingga hingga kini, total 34 korban dari 67 kantong jenazah sudah berhasil diidentifikasi oleh tim gabungan.

Beberapa korban yang berhasil teridentifikasi di antaranya:

Mohammad Anas Fahmi (15), warga Bangkalan, teridentifikasi melalui DNA dan medis.

Muhammad Reza Syfai Akbar (14), warga Peneleh, Surabaya.

Polrestabes Surabaya Junjung Prosedur Hukum, Tiga Pria Diduga Konsumsi Narkotika Dipulangkan
Dari Jatim ke Istana, DPRD Jawa Timur Pastikan Aspirasi May Day Diterima Prabowo Subianto
Saham Anjlok Drastis, Direktur PT Harum Resource Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polisi
Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung
Eks Napi Narkoba Diduga Terlibat Pembunuhan Sadis di Jalan Pragoto Simolawang, Pelaku Masih Diburu Polisi.

Afifuddin Zarkasi (13), warga Tandes, Surabaya.

Moh. Rizki Maulana Saputra (16), warga Wadungasih, Sidoarjo.

Khoirul Mutaqin (18), warga Kediri.

Achmad Ghiffary Haekal Nur (17), warga Gresik.

Serta beberapa santri lainnya yang berasal dari Surabaya, Bangkalan, Lamongan, Sampang, hingga Kalimantan Barat.

Identifikasi dilakukan dengan kombinasi tes DNA, rekam medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, serta pencocokan barang milik korban.

“Proses identifikasi berjalan dengan hati-hati dan penuh kehati-hatian. Kami memastikan setiap korban dikenali dengan benar agar dapat dikembalikan kepada pihak keluarga,” terang perwakilan Tim DVI dalam rilis tersebut.

Polda Jatim menegaskan, operasi DVI masih terus berlanjut dengan fokus pada pendalaman data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM) untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi.

Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga akibat kejadian ini dapat menghubungi Pusat Informasi Operasi DVI di nomor 0851-9044-7911.

Dengan terus bertambahnya jumlah korban yang berhasil diidentifikasi, diharapkan keluarga korban bisa segera mendapatkan kepastian dan melakukan proses pemakaman secara layak.

TAGGED: Dvi, Polda Jatim, Pondok Pesantren Al-Khoziny, ponpes
Bcl October 7, 2025
Previous Article Rayakan HUT Pemprov Jatim ke-80, DPRD Jatim Hadirkan Mahfud MD dan Akan Libatkan 80 Warga Pilihan
Next Article Ahli Waris Wamnebo Datangi AURI Namlea, Klarifikasi Sengketa Lahan di Samping Jembatan Pamali
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

Polrestabes Surabaya Junjung Prosedur Hukum, Tiga Pria Diduga Konsumsi Narkotika Dipulangkan

2 days ago

Dari Jatim ke Istana, DPRD Jawa Timur Pastikan Aspirasi May Day Diterima Prabowo Subianto

2 days ago

Saham Anjlok Drastis, Direktur PT Harum Resource Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polisi

2 days ago

Prestasi Mendunia, Tapi Kasus Korupsi KBS Masih Menggantung

4 days ago
about us

Kabar terbaru di Seluruh Indonesia

All Rights Reserved. Seputar Indonesia Net

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?