Dari Jatim ke Istana, DPRD Jawa Timur Pastikan Aspirasi May Day Diterima Prabowo Subianto

seputarindonesia.net

Surabaya,Seputarindonesia.net – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, berlangsung penuh semangat pada Kamis (1/5/2026). Aksi ini diikuti ratusan hingga ribuan massa dari berbagai elemen buruh, mahasiswa, dan organisasi masyarakat yang menyuarakan tuntutan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja.

Dalam aksi tersebut, perwakilan massa diterima langsung oleh anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, bersama anggota Komisi A, Jordan Batara Goa. Cahyo Harjo Prakoso dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta aksi yang dinilai tetap menjaga suasana kondusif, sekaligus sarat nilai persatuan dan nasionalisme.

Baca juga: Rayakan HUT Pemprov Jatim ke-80, DPRD Jatim Hadirkan Mahfud MD dan Akan Libatkan 80 Warga Pilihan

“Terima kasih, hari ini kita memperingati hari yang bersejarah. Suasana yang kita lihat penuh semangat nasionalisme dan persatuan, baik dari mahasiswa maupun tokoh-tokoh yang hadir,” ucap Cahyo.

[caption id="attachment_35084" align="alignnone" width="300"] foto: Cahyo Harjo Prakoso Anggota Komisi E Fraksi Gerinda Setelah menemui masa dalam peringatan hari buruh [/caption]

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan para buruh dan elemen masyarakat menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan ekonomi, kesehatan, hingga jaminan keberlangsungan keluarga pekerja.Menurutnya, berbagai masukan yang disuarakan dalam aksi tersebut sebenarnya telah tercatat dan menjadi bagian dari agenda pemerintah pusat. Ia mencontohkan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada kelompok rentan, termasuk pekerja perempuan, ibu rumah tangga, pengemudi ojek online (ojol), serta pekerja di sektor perikanan dan nelayan.

“Pemerintah pusat sudah menyampaikan komitmen untuk menghadirkan regulasi yang memberikan perlindungan kesejahteraan bagi kelompok-kelompok tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Jagung Godok, Untuk Pendemo MayDay dari Polsek Tegalsari

Selain itu, isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di sejumlah perusahaan juga menjadi sorotan dalam dialog antara massa aksi dan anggota dewan. Cahyo menilai, negara harus hadir memberikan jaminan keadilan bagi para pekerja yang terdampak.

“Ada masukan terkait PHK massal. Ini menjadi perhatian serius agar ke depan ada jaminan dan keadilan dari negara melalui kebijakan ketenagakerjaan yang lebih kuat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya mendorong pertumbuhan industri agar mampu menyerap tenaga kerja secara lebih luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Baca juga: Orasi Kapolri saat May Day, Kompolnas : Bentuk Pengakuan Negara Atas Peran Buruh

“Kita berharap industri kita bisa terus naik kelas dan bertumbuh, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan pekerja dan masa depan tenaga kerja di Indonesia,” pungkasnya.

Aksi May Day di Surabaya ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa berharap, peringatan Hari Buruh tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum nyata untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kaum pekerja.

Editor : Bcl

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru