Jumlah Janda Akibat Cerai di Pamekasan Disebut Masih Tinggi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panitera Muda Hukum, Heri Kushendar
Panitera Muda Hukum, Heri Kushendar

i

PAMEKASAN- Angka perceraian yang telah di putuskan Pengadilan Agama (PA) di tahun 2022 dalam satu semester mencapai 747 kasus.

Jumlah Janda di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur masih dibilang cukup tinggi.

Pencapaian angka perceraian tersebut Tahun 2022 di jelaskan oleh Panitera Muda Hukum, Heri Kushendar bahwa angka perkara perceraian yang sudah masuk di Meja kami sebanyak 322 dan untuk gugat cerai sebanyak 612.

Menurutnya, terhitung dari bulan Januari hingga Juni 2022 jumlah angka perceraian di PA Pamekasan mencapai 747 yang rincian nya terdiri dari,Kasus cerai Talak sejumlah 258 dan untuk kasus cerai Gugat sebanyak 489.

Tak hanya itu, Kata Heri sapaan akrabnya menjelaskan, Untuk cerai yang diputuskan oleh Pengadilan Agama di dominasi oleh Cerai Gugat dan untuk perbandingan nya dari Cerai Talak dengan Cerai Gugat hampir mencapai 50 Persen.

"Artinya, di Pengadilan Agama ini sifatnya pasif, dan itupun tergantung dari pihak pemohon dan pihak kami harus menerima dan dari putusan cerai ini nilai condong pada Gugat Cerai dengan alasan, karena ekonomi, lantaran ditinggal suami, KDRT, perselisihan dan yang lain," kata Heri saat di temui diruang kerja, Rabu (20/07/2022).

Sebelum dilakukan sidang, Kata Panetra Muda Hukum, pihaknya melakukan mediasi terlebih dahulu, dengan catatan dari kedua belah pihak bisa hadir saat pelaksanaan mediasi.

Disinggung tentang Isbad Nikah, Heri menyampaikan mulai dari bulan Januari hingga Juni 2022 yang masuk ke PA telah mencapai 165 pasutri dan yang dikabulkan sebanyak 121.

Sementara itu, soal Dispensasi kawin (Diska) yang memohonkan kepada PA ada 131 Diska dan yang dikabulkan sebanyak 121.

"Dari Dispensasi Kawin ini, kami melakukan persidangan dengan menghadirkan orang tua Pasutri dan Majelis Hakim meminta pertimbangan terhadap kedua belah pihak orang tua Pasutri," terangnya.

Pihak PA telah melakukan MoU dengan P3A dan Dinas Kesehatan, jadi untuk melakukan Diska harus ada rekom dari P3A dan Dinkes. (Hen)

Berita Terbaru

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…

BRI BO Surabaya Diponegoro Serahkan Ambulans untuk Satuan Brimob Polda Jatim

BRI BO Surabaya Diponegoro Serahkan Ambulans untuk Satuan Brimob Polda Jatim

Kamis, 22 Okt 2026 15:45 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:45 WIB

BRI BO Surabaya Diponegoro Serahkan Ambulans untuk Satuan Brimob Polda Jatim…

Bos BPI Banding Usai Divonis Bersalah, Edward Raimond: Ada Prinsip Hukum yang Harus Diuji

Bos BPI Banding Usai Divonis Bersalah, Edward Raimond: Ada Prinsip Hukum yang Harus Diuji

Senin, 19 Okt 2026 22:03 WIB

Senin, 19 Okt 2026 22:03 WIB

Bos BPI Banding Usai Divonis Bersalah, Edward Raimond: Ada Prinsip Hukum yang Harus Diuji…

Dua Rute Pelayaran Baru Perkuat Konektivitas Internasional Terminal Teluk Lamong

Dua Rute Pelayaran Baru Perkuat Konektivitas Internasional Terminal Teluk Lamong

Senin, 19 Okt 2026 20:28 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:28 WIB

TTL memperkuat konektivitas internasional melalui CSE Service dan SCJX Service serta 25 kunjungan kapal nonreguler hingga September 2026.…

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Polisi Dalami Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya, Dua Bocah Tetangga Diperiksa

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:27 WIB

Tragedi di Rungkut! Bocah Down Syndrome Tewas, Polisi Periksa Dua Anak Tetangga…