Kominfo Bareng Dokter Spesialis Anak Lewat SAPA! Sosialisasi Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dokter spesialis anak dari RSUD Kepohbaru dan RS Aisyiyah Bojonegoro
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dokter spesialis anak dari RSUD Kepohbaru dan RS Aisyiyah Bojonegoro

i

BOJONEGORO- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dokter spesialis anak dari RSUD Kepohbaru dan RS Aisyiyah Bojonegoro melalui SAPA! (SELAMAT PAGI) Malowopati FM edisi Jumat (22/07/2022) sosialisasikan pentingnya Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Dipandu penyiar Lia Yunita, siaran ini dapat diikuti secara live YouTube kanal Malowopati Radio dan interaksi langsung melalui nomor WhatsApp 08113322958.

Dr. Suhasta Nova,Sp.A., spesialis anak RSUD Kepohbaru mengungkapkan hal yang harus dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu menjaga kesehatan dan nutrisi ibu hamil, memberikan stimulasi, memberikan nutrisi yang tepat, menjaga anak dari infeksi, dan istirahat yang cukup.

Dia menjelaskan pada usia 0-18 tahun terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang merupakan ciri khas anak. Usia 1.000 hari pertama kehidupan (0-2 tahun) merupakan fase emas sekaligus fase kritis. Disebut fase emas karena terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat terutama pada otak sekitar 80%. Selain itu, fase kritis karena jika salah dalam pengasuhan anak maka pertumbuhan otak akan terhambat. "Otak penting karena merupakan pusat dari segala aktivitas organ tubuh yang lainnya," tandasnya.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dan nutrisi ibu hamil. Ibu hamil harus rutin periksa kehamilan minimal 6 kali selama kehamilan dan minimal 2 kali pemeriksaan oleh dokter pada trimester 1 dan 3 (2x TM1, 1x TM2, 3x TM3). Berikutnya makan gizi seimbang (1 porsi lebih banyak daripada sebelum hamil), menjaga pola hidup bersih dan sehat (hindari merokok, alkohol), melakukan aktivitas fisik dengan memperhatikan kondisi ibu dan keamanan janin, istirahat cukup (6-7 jam/hari), serta menghindari stres berlebihan.

Dia juga menjelaskan cara memberikan stimulasi anak yaitu dengan interaksi 2 arah, menghindari penggunaan handphone, televisi, atau laptop pada anak usia < 2 tahun. Untuk anak usia 2-6 tahun maksimal 1 jam, anak usia 6-12 tahun maksimal 1,5 jam, untuk usia 12-18 tahun maksimal 2 jam, serta memberikan stimulasi dengan penuh kasih sayang.

Lebih lanjut dr. Suhasta menunjukkan cara agar berhasil dalam memberikan ASI pada anak adalah dengan melakukan inisiasi dini. Tidak memberikan minum atau makanan yang lain pada anak usia sampai 6 bulan, kecuali ada indikasi khusus yang ditentukan oleh dokter.

"Susui bayi sesering mungkin 8-12 kali dan setiap kali bayi menginginkan, susui sampai payudara terasa kosong lalu pindah ke payudara yang lain. Menyusui selama 15-20 menit pada tiap payudara, susui anak dalam kondisi yang menyenangkan, nyaman dan penuh kasih sayang, hindari stress berlebihan, dan ibu harus makan makanan dengan gizi seimbang," tuturnya.

Menurut dia, cara memberikan nutrisi yang tepat pada anak adalah memberikan ASI eksklusif pada usia 6 bulan dan ASI bisa dilanjutkan sampai usia 2 tahun dengan pemberian MP (Makanan Pendamping) ASI. "Berikan MP ASI sesuai jumlah, jenis, dan jadwal, serta berikan MP ASI sesuai dengan aturan makan," imbuhnya.

Cara memberikan MP ASI sesuai jumlah, jenis, dan jadwal adalah sebagai berikut :

1. Usia 6-8 bulan sebanyak 1/2 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 2-3 kali sehari dengan makanan ringan 1-2x (200 kkal) + ASI;

2. Usia 9-11 bulan sebanyak 1/2 - 3/4 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 3-4 kali dengan selingan 1-2 kali (300 kkal) + ASI;3. Usia 12-23 bulan sebanyak 3/4 - 1 mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan dan berikan 3-4 kali dengan selingan 1-2 kali (500 kkal) + ASI.

Dr. Suhasta juga menyarankan agar orang tua memberikan makan sesuai jumlah, jenis dan jadwal. Memberikan makanan dengan sabar, telaten dan penuh kasih sayang. Hindari kegiatan lain saat makan seperti memberikan handphone, televisi, mainan, mengajak jalan-jalan, karena hal ini menyebabkan anak tidak sadar bahwa saat itu dia dalam posisi makan. Jangan pula memaksa ana

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…