Dugaan Penyerbuan di Kandangan-Pesanggaran Diproses Polda Jatim

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BANYUWANGI – Pelaku penyerbuan dan dugaan persekusi Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, harap siap-siap dibekuk aparat kepolisian. Karena Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, telah memintai keterangan para korban.

Bahkan guna mempercepat proses penemuan tersangka, Polda Jatim melimpahkan penanganan laporan kasus dugaan persekusi Desa Kandangan, ke Polresta Banyuwangi. Pelimpahan tersebut dilakukan menyusul kondisi Wartanto, salah satu korban, yang tak kunjung membaik.

Suparmin SH, selaku kuasa hukum menyampaikan, pada Kamis, 4 Agustus 2022, dia bersama para korban bertolak ke Surabaya menghadiri undangan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Undangan ini merupakan tindak lanjut laporan yang dilakukan pada, Selasa, 19 Juli 2022 lalu.

Laporan tersebut terkait aksi penyerbuan dan dugaan persekusi terhadap keluarga Wartanto, yang dilakukan oleh gerombolan Orang Tak Dikenal (OTK), pada pertengahan Juli 2022.

“Karena kondsi Pak Wartanto tidak memungkinkan, akhirnya pihak Polda Jatim melimpahkan proses penanganan kepada Polresta Banyuwangi,” kata Suparmin, Sabtu (6/8/2022).

Aktivis senior Ketua LSM Konsorsium Demokrasi Banyuwangi (LSM Kodeba) ini menjabarkan. Pertimbangan Polda Jatim melimpahkan penanganan perkara dugaan persekusi adalah kondisi kesehatan Wartanto. Meski begitu, masih Suparmin, sewaktu-waktu penanganan bisa kembali ditarik ke Polda Jatim. Yakni ketika kegaduhan atau aksi penyerbuan serta dugaan persekusi kembali terjadi.

Seperti diketahui, pada pertengahan Juli 2022, masyarakat Desa Kandangan telah diserbu dan diduga dipersekusi oleh gerombolan OTK. Aksi yang melukai rasa keadilan tersebut dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Dan pada aksi hari kedua, Kamis, 14 Juli 2022, sampai jatuh korban. Yaitu Wartanto, yang merupakan Kepala Dusun (Kadus) Sumberbopong, Desa Kandangan, beserta istri, kedua anak dan dua cucu.

Wartanto yang mengetahui keluarganya telah menjadi korban dugaan persekusi langsung drop dan terkena serangan jantung. Sedang istri, kedua anak dan dua cucunya mengalami trauma mendalam. Mereka terpaksa dirawat selama 3 hari di Rumah Sakit (RS) Ar-Rohmah, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Pada Selasa, 19 Juli 2022, kasus ini dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Jatim. Menjadi pelapor adalah Kades Kandangan, Riyono SH dan Kadus Sumberbopong, Wartanto. Keduanya menunjuk Suparmin, S Pd, SH dan Ir Sugeng Widodo, SH, sebagai kuasa hukum.

Terdapat satu nama yang menjadi terlapor. Yakni RSD, warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Diduga dia merupakan oknum yang mengkoordinir massa OTK pelaku penyerbuan dan dugaan persekusi terhadap masyarakat Desa Kandangan.

Serangan dan dugaan persekusi yang dilakukan oleh gerombolan OTK kepada masyarakat Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini disinyalir imbas adanya gerakan pro investasi. Di mana warga Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi telah memberikan dukungan penuh terhadap investasi PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Sementara massa OTK, dikabarkan tidak sepakat dengan adanya investasi hingga akhirnya melakukan penyerbuan dan dugaan persekusi kepada masyarakat Desa Kandangan. Meskipun gerombolan OTK berasal dari luar Desa Kandangan. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…