Nasib Pekerja dan Pelaku Investasi di Banyuwangi Diduga Terhambat

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BANYUWANGI – Pekerja dan pelaku investasi di Banyuwangi tak selalu menyenangkan seperti yang ditawarkan dalam promosi.

Bisa jadi itu yang dirasakan oleh pekerja dan pelaku investasi di Banyuwangi. Bahwa kelancaran tak selalu sesuai dengan apa yang ramai diberitakan.

Setidaknya kiranya itu yang kini dirasakan oleh para pekerja dan pelaku investasi PT Merdeka Copper Gold Tbk.Seperti diketahui, induk perusahaan PT Bumi Suksesindo (PT BSI) tersebut sedang menjalankan project geologi di gunung Salakan, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Dalam menjalankan aktivitas, para pekerja beberapa kali dihambat oleh sekelompok orang yang menyebut sebagai kelompok tolak tambang. Para pekerja dihadang dan dilarang bekerja.

“Kami ini hanya ingin bekerja tapi kenapa selalu saja dihambat oleh mereka (Kelompok tolak tambang),” kata Supri, salah satu pekerja, Selasa (30/8/2022).

Ya, Supri bersama rekan-rekannya hari ini kembali harus menelan pil pahit kembali. Keinginan bisa bekerja yang telah diniatkan dari rumah, kembali pupus lantaran dihadang kelompok tolak tambang. Penghadangan terjadi dijalur akses menuju area lompongan, gumuk gendruwo dan goa macan yang berada di tikungan Mbah Maruah, Dusun Pancer.

Penghadangan terhadap kegiatan pelakju investasi yang telah memegang legalitas perizinan dari pemerintah ini disaksikan oleh aparat kepolisian Polresta Banyuwangi. Dan petugas seakan tak berdaya.

“Padahal ini kan sudah ada izinnya,” gumam Supri.

Kelompok tolak tambang mengaku sengaja melakukan penghadangan terhadap pekerja dengan dalih menyelamatkan lingkungan. Mereka juga meminta agar PT Merdeka Copper Gold Tbk, melakukan sosialisasi.

H Caesar Muhni Rizal, perwakilan PT Merdeka Copper Gold Tbk, menjelaskan bahwa sebenarnya pihaknya telah melakukan sosialisasi. Terakhir, sosialiasi juga digelar kembali pada 24 Agustus 2022 di kantor External Affairs PT BSI.

“Kita mengundang hadirkan perwakilan masyarakat dan Forpimka Kecamatan Pesanggaran, termasuk kepolisian,” ucapnya.

“Agar lebih efektif, sosialisasi juga kita sampaikan melalui media,” imbuhnya.

Sebenarnya, selama mengelola PT BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, PT Merdeka Copper Gold Tbk telah banyak melakukan program melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastuktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan. Termasuk menjadi salah satu penyumbang anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai pelaku investasi, masih Eca, sapaan akrab H Caesar Muhni Rizal, dia berharap bisa segera menjalankan aktivitas. Dengan begitu, manfaat yang bisa diberikan perusahaan akan lebih banyak.

“Kehadiran kami untuk menjadi bagian sekaligus keluarga bagi masyarakat. Dan sudah menjadi komitmen perusahaan untuk bisa memberi manfaat kepada masyarakat,” bebernya.

Kisah pekerja dan pelaku investasi, PT Merdeka Copper Gold Tbk ini sejatinya bisa menjadi preseden buruk iklim investasi di Banyuwangi, Jawa Timur. Kelancaran dan kepastian hak investor seakan terabaikan. Disisi lain, lokasi project geologi di gunung Salakan, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sudah bukan rahasia umum banyak menjadi jujugan para pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) dan mereka bisa leluasa beroperasi. (*)

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Tumbuh Tertinggi di Pulau Jawa, Krista Exhibitions Hadirkan Tiga Pameran Internasional di Surabaya

Ekonomi Jatim Tumbuh Tertinggi di Pulau Jawa, Krista Exhibitions Hadirkan Tiga Pameran Internasional di Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 18:20 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:20 WIB

Lebih dari 270 peserta dan puluhan UMKM siap meramaikan sektor makanan, pengemasan, hingga kecantikan sepanjang Juni-Juli 2026.…

Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Senin, 15 Jun 2026 18:12 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:12 WIB

Sebagai insan pers, fenomena ini patut menjadi perhatian karena berpotensi mengancam independensi kerja jurnalistik…

Teknologi Modern, Bhabinkamtibmas Jemur Wonosari Dampingi Kelompok Tani Kembangkan 1.400 Ikan Nila  

Teknologi Modern, Bhabinkamtibmas Jemur Wonosari Dampingi Kelompok Tani Kembangkan 1.400 Ikan Nila  

Minggu, 14 Jun 2026 23:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 23:36 WIB

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat…

Operasi Mendadak di Pelabuhan Tanjung Perak, 5 Sopir Positif Narkoba dan 6 Dus Rokok Tanpa Cukai Diamankan

Operasi Mendadak di Pelabuhan Tanjung Perak, 5 Sopir Positif Narkoba dan 6 Dus Rokok Tanpa Cukai Diamankan

Sabtu, 13 Jun 2026 19:46 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 19:46 WIB

Operasi Mendadak di Pelabuhan Tanjung Perak, 5 Sopir Positif Narkoba dan 6 Dus Rokok Tanpa Cukai Diamankan…

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum

Sabtu, 13 Jun 2026 12:22 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:22 WIB

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum…

Bhabinkamtibmas Kejawan Putih Tambak Dukung Budidaya Lele Rumahan dan Ketahanan Pangan Warga

Bhabinkamtibmas Kejawan Putih Tambak Dukung Budidaya Lele Rumahan dan Ketahanan Pangan Warga

Sabtu, 13 Jun 2026 09:20 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 09:20 WIB

Door to Door System (DDS) atau sambang warga tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejawan Putih Tambak…