Polisi Didesak Tangkap Pelaku Diduga Penyebar Aliran Sesat

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Demo terkait aliran sesat di Pamekasan
Demo terkait aliran sesat di Pamekasan

i

PAMEKASAN- Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan di desak untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku diduga penyebar aliran sesat.

Aksi digelar dikarenakan adanya penyebaran aliran sesat yang dilakukan oleh Fathor yang merupakan tokoh dari aliran sesat yang telah mensyiarkan ajaran bahwa kaum perempuan yang sedang menstruasi diperbolehkan melakukan puasa dan menjalankan sholat.

Ribuan umat islam yang tergabung dari berbagai daerah ikut serta melakukan aksi damai di Mako Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur dan menyuarakan untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku pada, Sabtu (21/1/2023).

Pendemo juga lantunan adzan yang dikumandangkan ditengah tengah para massa dengan iringan do'a oleh para massa aksi ummat islam yang di pandu salah satu massa aksi.

Tak hanya itu yang syiarkan oleh Fathor diapun mengatakan bahwakedudukan Nabi dan Allah SWT ini dikatakan tidak ada perbedaan dalam aliran itu.

Dalam orasinya, R.KH Abdul Aziz yang merupakan Orator aksi unras menyuarakan, sudah diberikan teguran terhadap Fathor terkait aliran sesat yang dinilai sudah menyimpang pada agama islam.

"Pihaknya sudah melakukan peneguran terhadap Fathor atas aliran yang sudah melakukan penyimpangan agama," ujarnya saat orasinya.

Aliran yang disyiarkan oleh Fathor melalui proses yang panjang dari pihak MUI telah mengeluarkan Fatwa bahwasanya syiar yang dilakukan Fathor itu adalah aliran sesat,Lanjutnya Orator aksi.

"Aksi kami ini meminta kepada pihak Kepolisian Resor Pamekasan untuk segera menangani kasus ini dengan serius dan bertindak yang seadil adilnya, yang sesuai dengan harapan dari para ulama, para tokoh agama, tokoh masyarakat sekaligus khalayak masyarakat Kabupaten Pamekasan," tegasnya.

Ditengah aksi unras, Kapolres Pamekasan AKBP Satria Permana menemui para aksi massa ummat islam menyampaikan, meskipun baru menjabat Kapolres di Polres Pamekasan ini pihaknya akan menindaklanjuti kasus dugaan adanya aliran sesat yang terjadi di daerah pantura.

" Ini sebuah pengaduan terhadap pihak kami artinya pihaknya menerima pengaduan ini dengan secepatnya kamu akan menindak lanjuti persoalan kasus aliran sesat ini," tandas Kapolres dalam komentarnya. (hn)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…