Jakarta,Seputarindonesia.net – Kongres Advokat Indonesia kembali memperkuat sinergi dengan Divisi Hukum Polri dan Universitas Borobudur melalui penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) yang digelar pada 18–23 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari kalangan anggota Polri.
Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Ketua Presidium DPP KAI, Heru S. Notonegoro. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman hukum tidak hanya secara formal, tetapi juga secara substansial.
“Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendidikan profesi, tetapi juga menjadi wadah networking yang mampu memperkuat sinergi antarlembaga demi meningkatkan profesionalitas dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” ujar Heru.
Ia menambahkan, jejaring yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dengan para advokat di seluruh Indonesia dalam perspektif yang positif dan konstruktif.
Menurutnya, PKPA kali ini menghadirkan mentor dari kalangan akademisi maupun praktisi hukum yang kompeten dan berpengalaman. Karena itu, para peserta diminta aktif memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi dan pertukaran wawasan.
“Saya berharap peserta dapat menggali ilmu sebanyak mungkin dari para mentor. Pelatihan ini harus berlangsung dua arah agar benar-benar memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas peserta,” katanya.
Heru juga menyampaikan apresiasi kepada Kadivkum Polri Agus Nugroho serta Dekan Fakultas Hukum Universitas Borobudur Megawati Barthos atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan PKPA dan UKDPA bersama KAI.
“Selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, semoga seluruh peserta dapat lulus dan menjadi insan hukum yang profesional,” tutupnya.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota Presidium DPP KAI Diyah Sasanti R, Bendahara Umum DPP KAI Yaqutina Kusumawardani, serta Honorary Chairman KAI Tjoetjoe Sandjaja Hernanto yang sekaligus memberikan materi.
Advokasi KAI
Sementara itu, Direktur Advokasi Hukum dan HAM KAI, Arif Wahyudi mengatakan kerja sama pendidikan PKPA antara KAI dan Polri telah beberapa kali dilaksanakan dan berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah hubungan baik antara Kongres Advokat Indonesia dengan Polri selama ini selaras dan sejalan dalam membangun sumber daya manusia di bidang hukum yang profesional, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” ujar Arif saat dihubungi awak media.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman hukum di lingkungan kepolisian, khususnya terkait profesi advokat dan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Di samping meningkatkan kompetensi peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat komunikasi dan kolaborasi antarlembaga, sehingga ke depan dapat tercipta sinergitas yang semakin solid dalam pelayanan hukum kepada masyarakat,” tambah Arif yang juga menjabat sebagai Direktur di PT UPG Probolinggo.
Arif juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut lantaran memiliki agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan di Surabaya. Kehadirannya dalam kegiatan PKPA dan UKDPA kali ini diwakilkan oleh jajaran Presidium KAI lainnya.
Editor : Bcl