Bojonegoro Bangun Dua Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Dalam Dua Tahun

seputarindonesia.net
Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Bojonegoro

BOJONEGORO - Kabupaten Bojonegoro telah membangun dua jembatan antar kabupaten. Di antaranya Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) dan Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT).

“Untuk pengerjaannya selama dua tahun. Untuk Jembatan TBB di 2020 sementara Jembatan TBT di 2021. Capaian kinerja tersebutnya tentunya atas dukungan berbagai pihak hingga lintas kabupaten,” Pejabat Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Muda BM 1 Dinas PU BIMA PR Arik Nur Cahyo, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Kyai Muda Jawa Timur Adakan Terapi Akupuntur Gratis, Peduli Kesehatan

Arik menjelaskan, Jembatan TBB menghubungkan Desa Luwihaji di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Dengan panjang jembatan sepanjang 220 meter. Sementara untuk lebar total sembilan (9) meter. Masing-masing trotoar lebar satu (1) meter dan untuk jalur kendaraan, memiliki lebar tujuh (7) meter.

Baca juga: Bangun Jalan Melalui BKKD Tahap I dan II Kelar

“Sementara untuk Jembatan TBT bentang 210 meter. Untuk lebar total dan trotoar sama dengan Jembatan TBB,” jelasnya.

Sedangkan Jembatan TBT menghubungkan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Ngadirejo, Kabupaten Tuban.

Baca juga: Seniman Reog dan Jaranan Jagong Bareng Bupati Ana

Dengan dibangunnya dua jembatan sebagai konektivitas dua kabupaten dan pembangunan kawasan, lanjut Arik, dapat memudahkan mobilitas warga antar kabupaten dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Baik dari segi efektifitas waktu, kenyamanan berlalu-lintas, hingga meningkatkan perekonomian warga di sekitar jembatan. (*)

Editor : admin

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru