Pengedar Sabu di Surabaya Sembunyikan Narkoba dalam Bohlam Lampu, Satresnarkoba Polrestabes Tangkap Dua Pelaku

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA,Seputarindonesia.net  – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali mengungkap kasus peredaran narkoba di Kota Pahlawan. Kali ini, dua pengedar sabu ditangkap setelah kedapatan menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam bohlam lampu untuk mengelabui petugas saat penggerebekan.

Kedua pelaku berinisial MH (49) dan RS (43) ditangkap di sebuah kamar kos lantai dua di Jalan Babatan Gang Buntu, Kecamatan Bubutan, Surabaya, pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Modus penyimpanan sabu di dalam bohlam lampu itu nyaris membuat petugas tidak menemukan barang bukti. Namun, berkat ketelitian anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya saat melakukan penggeledahan, upaya kedua pelaku akhirnya berhasil digagalkan.

Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Rendik Tribawanto, menjelaskan bahwa anggota awalnya tidak menemukan narkotika di lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, petugas menemukan sebuah bohlam lampu yang mencurigakan.

“Di dalam bohlam lampu tersebut ditemukan tiga plastik klip berisi sabu dengan berat keseluruhan 0,274 gram,” kata Kompol Rendik.

Selain mengamankan barang bukti sabu, polisi juga menyita satu unit timbangan elektrik, satu skrop yang digunakan untuk mengemas sabu, serta dua telepon genggam yang diduga dipakai sebagai sarana transaksi narkotika.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku memperoleh sabu seberat 0,5 gram dari seorang pria berinisial LT di wilayah Parseh, Bangkalan, Madura. Paket sabu tersebut dibeli seharga Rp600 ribu.

Selanjutnya, sabu dibagi menjadi enam paket kecil untuk diedarkan di wilayah Surabaya. Saat ditangkap polisi, tiga paket telah berhasil dijual kepada pembeli, sedangkan tiga paket lainnya masih disimpan dan akhirnya ditemukan di dalam bohlam lampu.

Polisi menduga kedua pelaku telah beberapa kali menjalankan bisnis haram tersebut dengan menggunakan berbagai cara untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Atas perbuatannya, MH dan RS kini ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena diduga mengedarkan narkotika golongan I.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya juga masih memburu pemasok sabu berinisial LT yang diduga menjadi penyuplai narkotika kepada kedua tersangka.

Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar guna menekan peredaran narkotika di Surabaya.

Berita Terbaru

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya, Perkuat Kompetensi dan Dorong Pemberdayaan UMKM

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:24 WIB

Bukan Sekadar Tenaga Pemasar, Mantri BRI Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan UMKM…

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Pinjaman Online Rp16 Juta, Kasusnya Ditangani Polrestabes Surabaya

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:06 WIB

SURABAYA,Seputarindonesia.net– Polrestabes Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan data pribadi yang diduga digunakan untuk pengajuan pinjaman o…

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…