BLITAR KOTA,- Sejumlah perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di wilayahnya dicek oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, pada, Sabtu (12/03/2022) siang.
Polres Blitar Kota juga memberikan sarana kontak atau peralatan pendukung kepada Sukarelawan Pengatur Lalu-lintas (Supeltas). Khususnya para Supeltas yang berjaga di perlintasan.
Baca juga: 127 sapi, 22 kambing Diserahkan Polda Jatim di Idul Adha 1447 H Tahun 2026
Dalam kesempatan itu, Kapolres Blitar Kota memberikan bantuan sembako dan sarana kontak atau peralatan pendukung untuk Supeltas penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu
AKBP Argowiyono didampingi Kasat narkoba AKP Sujarwo, Kaur reg ident Iptu Didik dan Kanit dikyasa Iptu Samsul mendatangi dua perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Supriyadi dan Jalan Brawijaya Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.
Selanjutnya, Kapolres Blitar Kota memberikan sembako dan sarana kontak atau peralatan pendukung untuk penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Alat Operasional yang diberikan antara lain Bendera, Rompi, dan peluit.
AKBP Argowiyono mengatakan kegiatan ini bagian dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2022.
Baca juga: Rekam Pawai Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tunjungan
Dengan perhatian dari Polres Blitar Kota ini, diharapkan kedepan dapat memotivsi kinerja para Supeltas menjaga perlintasan tanpa palang pintu. Dengan begitu, angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu bisa ditekan.
"Ini bentuk perhatian kami kepada relawan penjaga perlintasan tanpa palang pintu agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan lancar," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono
AKBP Argowiyono juga meminta pemerintah daerah dan PT KAI lebih memperhatikan perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Pemerintah daerah dan PT KAI diminta memberikan rambu-rambu peringatan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
Baca juga: Tersangka Otak Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang Ternyata Wanita
"Syukur-syukur pemerintah daerah dan PT KAI segera membangun palang pintu di perlintasan yang belum ada palang pintunya," ujarnya
Sementara itu salah satu Supeltas yang berjaga di perlintasan Sanankulon yaitu Sukarno(60) mengaku terbantu dengan sarana kontak yang diberikan polisi. Ia berharap, pemberian sarana kontak itu dapat memudahkan pekerjaannya mengatur lalu lintas yang melewati rel kereta api.
"Alhamdulillah dapat bantuan sarana kontak jadi kami bisa lebih maksimal menjalankan tugas," pungkas Sukarno.(*)
Editor : admin